Pengaruh kecerdasan emosional terhadap kinerja pegawai melalui kepuasan kerja pada institusi penerima beasiswa BPDPKS di Sumatera Utara
DOI:
https://doi.org/10.60036/jbm.654Keywords:
Kecerdasan Emosional, Kepuasan Kerja, Kinerja PegawaiAbstract
Tujuan – Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kecerdasan emosional terhadap kinerja pegawai, baik secara langsung maupun melalui kepuasan kerja sebagai variabel mediasi, pada institusi penerima beasiswa BPDPKS di Sumatera Utara, yaitu Politeknik Pembangunan Pertanian (Polbangtan) Medan, Politeknik Kimia Industri (PTKI) Medan, dan Institut Teknologi Sawit Indonesia (ITSI) Deliserdang.
Desain/metodologi/pendekatan – Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain asosiatif-kausal. Populasi berjumlah 165 pegawai dari tiga institusi dan sampel ditentukan sebanyak 117 responden dengan rumus Slovin serta teknik proportionate stratified random sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner skala Likert dan dianalisis menggunakan uji validitas, reliabilitas, uji asumsi klasik, analisis jalur (path analysis), uji t, uji F, koefisien determinasi, dan uji Sobel dengan bantuan SPSS 25.
Temuan – Kecerdasan emosional berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasan kerja (t = 7,113; p < 0,001) dan terhadap kinerja pegawai (t = 4,806; p < 0,001). Kepuasan kerja juga berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja pegawai (t = 5,827; p < 0,001). Hasil uji Sobel menunjukkan bahwa kepuasan kerja secara signifikan memediasi pengaruh kecerdasan emosional terhadap kinerja pegawai (z = 4,250; p < 0,001), sehingga mediasi bersifat parsial.
Keterbatasan penelitian – Penelitian hanya dilakukan pada tiga institusi penerima beasiswa BPDPKS di Sumatera Utara dan menggunakan dua variabel utama. Nilai R Square model kedua sebesar 0,450 menunjukkan bahwa masih terdapat 55,0% variasi kinerja pegawai yang dijelaskan oleh faktor lain di luar model.
Implikasi – Institusi penerima beasiswa BPDPKS perlu mengembangkan program penguatan kecerdasan emosional pegawai serta kebijakan yang mendukung kepuasan kerja agar kinerja pegawai dapat meningkat secara berkelanjutan.
Kebaruan – Penelitian ini memberikan bukti empiris mengenai peran mediasi kepuasan kerja dalam hubungan antara kecerdasan emosional dan kinerja pegawai pada konteks institusi pendidikan vokasi mitra program beasiswa sumber daya manusia kelapa sawit (BPDPKS), yang belum banyak diteliti sebelumnya.
Downloads
References
Akwukwuma, N., & Addah, G. A. (2025). Effect of Emotional Intelligence on Employee's Performance. Academy of Business Studies Journal, 7(1), 1-14.
Antara News. (2023, Maret). Gandeng BPDPKS, Kemenperin Buka Beasiswa SDM Sawit 2023. Jakarta: Antara News.
Badan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit (BPDPKS). (2023). Pengumuman Lolos Seleksi Proposal Calon Lembaga Penyelenggara Program Beasiswa Pendidikan Pengembangan SDM Perkebunan Kelapa Sawit 2023, Nomor PENG-3/DPKS/2023. Jakarta: BPDPKS.
Bano, U., Ahmed, A., Aziz, S., Tassadaq, N., Ahsan, O., & Wasim, M. (2021). Emotional Intelligence and Job Satisfaction among Medical Teaching Faculty. Pakistan Armed Forces Medical Journal, 71(2), 634-638. https://doi.org/10.51253/pafmj.v71i2.6615
Barkah, J., & Hidayat, F. (2023). Pengaruh Kecerdasan Emosional dan Motivasi Kerja terhadap Kinerja Guru di Sekolah Dasar. Jurnal Pendidikan Tambusai, 7(2), 12473–12481.
Baron, R. M., & Kenny, D. A. (1986). The Moderator-Mediator Variable Distinction in Social Psychological Research: Conceptual, Strategic, and Statistical Considerations. Journal of Personality and Social Psychology, 51(6), 1173-1182. https://doi.org/10.1037/0022-3514.51.6.1173
Bhagwan, J., & Anupama, A. (2025). Study of Impact of Emotional Intelligence on Employee Performance. Journal of Marketing & Social Research, 2(2), 301–307.
Cherniss, C., & Goleman, D. (2001). The Emotionally Intelligent Workplace. San Francisco: Jossey-Bass.
Elsaid, E. (2025). The Impact of Emotional Intelligence on Job Satisfaction: An Empirical Study. Journal of Management and Strategy, 16(1), 36–49.
Ghozali, I. (2018). Aplikasi Analisis Multivariate dengan Program IBM SPSS 25. Semarang: Badan Penerbit Universitas Diponegoro.
Goleman, D. (1995). Emotional Intelligence: Why It Can Matter More Than IQ. New York: Bantam Books.
Goleman, D. (2001). An EI-Based Theory of Performance. In C. Cherniss & D. Goleman (Eds.), The Emotionally Intelligent Workplace (pp. 27-44). San Francisco: Jossey-Bass.
Gunadi, I., Prahiawan, W., & Imron, A. (2025). Pengaruh Kualitas Kehidupan Kerja dan Kecerdasan Emosional terhadap Kinerja Karyawan dengan Kepuasan Kerja sebagai Mediasi. Jurnal Multidisiplin Ibrahimy, 3(1), 117-129. https://doi.org/10.35316/jummy.v3i1.7809
Hayes, A. F. (2018). Introduction to Mediation, Moderation, and Conditional Process Analysis: A Regression-Based Approach (2nd ed.). New York: Guilford Press.
Huda, N., Putri, D. K., & Ancok, D. (2023). Kecerdasan Emosional dan Kepuasan Kerja pada Tenaga Pendidik: Studi Meta-Analisis. Arjwa: Jurnal Psikologi, 2(3), 108-120.
I Kadek Dony Adi Surya, Astawa, I. P. P., & Mashyuni, I. A. (2023). Pengaruh Kecerdasan Emosional terhadap Kinerja Karyawan Dimediasi oleh Kepuasan Kerja pada Puri Dajuma Beach Eco-Resort & Spa di Pekutatan Jembrana. Widya Amrita: Jurnal Manajemen, Kewirausahaan dan Pariwisata, 3(10), 2040-2049.
Kader, M. A., Rahman, M. S., & Hasan, M. K. (2024). Impacts of Emotional Intelligence on Job Satisfaction and Job Performance of Employees: Evidence From Bangladesh. Journal of Applied Business and Economics, 26(6).
Kontan. (2022). BPDPKS Sebut Pengembangan SDM Dapat Meningkatkan Produktivitas Petani. Jakarta: Kontan.co.id.
Locke, E. A. (1976). The Nature and Causes of Job Satisfaction. In M. D. Dunnette (Ed.), Handbook of Industrial and Organizational Psychology (pp. 1297-1349). Chicago: Rand McNally.
Luthans, F. (2011). Organizational Behavior: An Evidence-Based Approach (12th ed.). New York: McGraw-Hill.
Mangkunegara, A. A. A. P. (2017). Manajemen Sumber Daya Manusia Perusahaan. Bandung: Remaja Rosdakarya.
Maulana, F. A., & Wartini, S. (2025). Pengaruh Kecerdasan Emosional Terhadap Kinerja Karyawan dengan Kepuasan Kerja sebagai Mediasi (Studi Kasus pada CV Yamaha Jaya Motor, Kota Bekasi). Unnes Business Quarterly, 1(1).
Mayer, J. D., & Salovey, P. (1990). Emotional Intelligence. Imagination, Cognition and Personality, 9(3), 185-211. https://doi.org/10.2190/DUGG-P24E-52WK-6CDG
Nasrul, Hadiyanto, & Sulastri. (2025). Kontribusi Kecerdasan Emosional Terhadap Kinerja Guru. Jurnal Niara, 17(3), 267-277.
O'Boyle, E. H., Humphrey, R. H., Pollack, J. M., Hawver, T. H., & Story, P. A. (2011). The Relation between Emotional Intelligence and Job Performance: A Meta-Analysis. Journal of Organizational Behavior, 32(5), 788-818. https://doi.org/10.1002/job.714
Robbins, S. P., & Judge, T. A. (2019). Organizational Behavior. New Jersey: Pearson Education.
Spector, P. E. (1997). Job Satisfaction: Application, Assessment, Causes, and Consequences. Thousand Oaks: Sage Publications.
Sugiyono. (2019). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta.
Susanto, Taufiqulloh, & Priatin, Y. (2024). Pengaruh Kecerdasan Emosional dan Kecerdasan Spiritual terhadap Kinerja Guru SMK Swasta. Journal of Education Research, 5(4), 6321-6327.
Sy, T., Tram, S., & O'Hara, L. A. (2006). Relation of Employee and Manager Emotional Intelligence to Job Satisfaction and Performance. Journal of Vocational Behavior, 68(3), 461-473.
Wibowo. (2018). Manajemen Kinerja. Jakarta: Rajawali Pers.
Wong, C. S., & Law, K. S. (2002). The Effects of Leader and Follower Emotional Intelligence on Performance and Attitude: An Exploratory Study. The Leadership Quarterly, 13(3), 243-274. https://doi.org/10.1016/S1048-9843(02)00099-1
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Purjianto

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.



