Pengaruh fasilitas kerja guru terhadap kinerja guru di SMKS PGRI Pagaralam
DOI:
https://doi.org/10.60036/Keywords:
Fasilitas Kerja Guru, Kinerja Guru, Sarana dan Prasarana Sekolah, Sekolah Menengah KejuruanAbstract
Tujuan – Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh fasilitas kerja guru terhadap kinerja guru di SMKS PGRI Pagaralam.
Desain/metodologi/pendekatan – Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif asosiatif dengan teknik pengumpulan data survei. Populasi berjumlah 26 guru dan seluruhnya dijadikan responden melalui teknik sampling jenuh (sensus). Data dikumpulkan melalui kuesioner berskala Likert yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya, kemudian dianalisis menggunakan uji normalitas, regresi linear sederhana, uji t parsial, dan koefisien determinasi (R²) dengan bantuan IBM SPSS.
Temuan – Fasilitas kerja guru berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja guru (t hitung = 4,727 > t tabel = 2,064; p < 0,001). Nilai koefisien determinasi (R²) sebesar 0,482 menunjukkan bahwa fasilitas kerja guru menjelaskan 48,2% variasi kinerja guru, sedangkan 51,8% dijelaskan oleh faktor lain di luar model.
Keterbatasan penelitian – Penelitian ini hanya melibatkan satu variabel bebas pada satu sekolah dengan jumlah responden terbatas dan desain cross-sectional. Pengujian asumsi klasik juga terbatas pada uji normalitas sehingga generalisasi temuan perlu dilakukan secara berhati-hati.
Implikasi – Secara praktis, temuan ini mendukung prioritas pengadaan perangkat teknologi operasional dan penguatan jaringan internet sekolah—dua aspek yang pada observasi awal teridentifikasi paling terbatas—sebagai langkah yang paling langsung menopang kinerja guru.
Kebaruan – Penelitian ini mengukur kinerja guru menggunakan indikator Permendikdasmen Nomor 11 Tahun 2025 yang masih jarang digunakan dalam kajian terdahulu, sekaligus menyoroti konteks sekolah menengah kejuruan swasta di daerah yang justru mencatat kinerja guru tinggi di tengah keterbatasan fasilitas.
Downloads
References
Bakker, A. B., & Demerouti, E. (2017). Job demands–resources theory: Taking stock and looking forward. Journal of Occupational Health Psychology, 22(3), 273–285. https://doi.org/10.1037/ocp0000056
Dewi, S. (2024). Pengaruh fasilitas dan kompensasi terhadap kinerja guru SMK Plus Al-Farhan Sukabumi. Jurnal Ilmiah Ekonomi Manajemen & Bisnis, 2(1), 1–13. https://doi.org/10.60023/6ajt8w33
Efendi, M. N., & Winarsih, T. (2022). Analisis peningkatan kinerja guru pada sekolah SMK Antartika Surabaya. Jurnal Ilmiah Edunomika, 6(2), 923–935. https://doi.org/10.29040/jie.v6i2.4859
Hahury, J. J. (2022). Pengaruh fasilitas kerja terhadap kinerja pegawai pada Kantor LPP RRI Ambon. Jurnal Maneksi, 11(1), 1–8.
Hakim, L. (2023). Urgensi kualitas sumber daya manusia dalam meningkatkan mutu lembaga pendidikan Islam. Al-Zayn: Jurnal Ilmu Sosial & Hukum, 1(2), 10–17.
Herzberg, F., Mausner, B., & Snyderman, B. B. (1959). The motivation to work. John Wiley & Sons.
Ilham, Sari, R. P., & Rahman, A. (2023). Metode penelitian kualitatif dan kuantitatif. PT Global Eksekutif Teknologi.
Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah Republik Indonesia. (2025). Peraturan Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Republik Indonesia Nomor 11 Tahun 2025 tentang Pengelolaan Kinerja Guru dan Kepala Sekolah.
Lailatussaadah, L. (2015). Upaya peningkatan kinerja guru. Intelektualita, 3(1), 15–26.
Novita, N., & Kale, O. (2023). Pengaruh kepemimpinan kepala sekolah, motivasi kerja guru, dan sarana prasarana terhadap kinerja guru di sekolah. Jurnal Sosial Teknologi, 3(8), 692–702.
Nuraeni, N. (2023). Pengaruh kompetensi guru dan manajemen sarana prasarana pembelajaran terhadap kinerja guru di Gugus 5 Korwil Karawaci Kota Tangerang. Jurnal Riset Manajemen dan Teknologi Pendidikan Indonesia, 1(1), 41–50.
Purwoko, S. (2018). Pengaruh kepemimpinan kepala sekolah, komitmen guru, disiplin kerja guru, dan budaya sekolah terhadap kinerja guru SMK. Jurnal Akuntabilitas Manajemen Pendidikan, 6(2), 150–162. https://doi.org/10.21831/amp.v6i2.8467
Rasdi, R. (2021). Pengaruh fasilitas kerja terhadap kinerja pada guru SMPN 8 Kota Jambi. Ekonomis: Journal of Economics and Business, 5(2), 487–491. https://doi.org/10.33087/ekonomis.v5i2.395
Rohman, H. (2020). Pengaruh kompetensi guru terhadap kinerja guru. Jurnal Madinasika Manajemen Pendidikan dan Keguruan, 1(2), 92–102.
Sedarmayanti, S., & Rahadian, N. (2018). Hubungan budaya kerja dan lingkungan kerja terhadap peningkatan kinerja pegawai pada lembaga pendidikan tinggi. Jurnal Ilmu Administrasi: Media Pengembangan Ilmu dan Praktek Administrasi, 15(1), 63–77. https://doi.org/10.31113/jia.v15i1.133
Sidik, H. A. B., Aziz, S., & Taolin, M. L. (2022). Pengaruh fasilitas kerja dan lingkungan kerja terhadap kinerja karyawan (Studi pada PT Karunia Berlian Makmur). Jurnal Manajemen Bisnis dan Organisasi, 1(2), 72–79.
Siregar, I. M. W., & Paizah, N. (2025). Dampak keterbatasan sarana dan prasarana terhadap keefektifan pembelajaran peserta didik. Jurnal Intelek Insan Cendikia, 2(9), 16413–16420.
Sitompul, R. (2018). Pengaruh fasilitas kerja terhadap kinerja pegawai di Dinas Pendidikan Kota Palangka Raya. JISPAR: Jurnal Ilmu Sosial, Politik dan Pemerintahan, 7(1), 31–37. https://doi.org/10.33084/jispar.v7i1.717
Sugiyono. (2019). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif, dan R&D. Alfabeta.
Suminaringwulan, N., & Suhana, S. (2025). Pengaruh fasilitas kerja, kesejahteraan, dan stres kerja terhadap kinerja guru pada tingkat Sekolah Menengah Pertama. Al-Kharaj: Jurnal Ekonomi, Keuangan & Bisnis Syariah, 7(8), 3544–3554.
Widiyanto, J. (2010). SPSS for Windows untuk analisis data statistik dan penelitian. BP-FKIP UMS.
Yandi, A., Ismiasih, I., & Trimerani, R. (2023). Indikator fasilitas kerja dan kinerja karyawan di PT Karya Makmur Langgeng Kalimantan Barat. Jurnal Ilmiah Management Agribisnis (Jimanggis), 4(1), 31–42.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Nanni Putri Maharani, Sastra Mico, Ahmad Feriyansyah

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.



