Pengaruh kompetensi dan beban kerja terhadap kinerja pegawai pada Dinas Perhubungan Kota Pagar Alam
DOI:
https://doi.org/10.60036/jbm.1424Keywords:
Kompetensi, Beban Kerja, Kinerja Pegawai, Challenge Stressor, Sektor PublikAbstract
Tujuan – Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh kompetensi dan beban kerja terhadap kinerja pegawai pada Dinas Perhubungan Kota Pagar Alam, baik secara parsial maupun simultan.
Desain/metodologi/pendekatan – Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif asosiatif. Seluruh populasi sebanyak 71 pegawai dijadikan responden melalui teknik sampling jenuh. Data dikumpulkan dengan kuesioner berskala Likert lima poin dan dianalisis menggunakan regresi linear berganda dengan bantuan SPSS versi 26.
Temuan – Secara parsial, kompetensi tidak berpengaruh signifikan terhadap kinerja pegawai (B = 0,190; t = 1,914; p = 0,060), sedangkan beban kerja berpengaruh positif dan signifikan (B = 0,613; t = 5,817; p < 0,001) dan menjadi variabel paling dominan. Secara simultan kedua variabel menjelaskan 56,6% variasi kinerja pegawai (R² = 0,566).
Keterbatasan penelitian – Pengujian asumsi klasik terbatas pada uji normalitas; uji multikolinearitas, heteroskedastisitas, dan linearitas belum dilakukan, padahal hasil mengindikasikan kemungkinan tumpang tindih varians antarvariabel bebas. Penelitian juga terbatas pada satu instansi dengan desain cross-sectional.
Implikasi – Karena beban kerja menjadi determinan dominan, prioritas perbaikan diarahkan pada Analisis Beban Kerja (ABK) per jabatan, redistribusi tugas antarbidang pada periode beban puncak, dan pelatihan teknis spesifik bidang lalu lintas dan angkutan, bukan pelatihan generik.
Kebaruan – Penelitian ini menempatkan arah positif pengaruh beban kerja dalam kerangka challenge–hindrance stressor dan Job Demands–Resources, sekaligus menunjukkan bahwa pada organisasi perhubungan daerah dengan kerja lapangan terstandardisasi dan komposisi pegawai ASN–PPPK yang relatif homogen kompetensinya, daya jelas kompetensi terhadap variasi kinerja menjadi terbatas.
Downloads
References
Afandi, P. (2021). Manajemen sumber daya manusia: Teori, konsep dan indikator. Zanafa Publishing.
Anggraini, P., & Ayi, A. (2025). The influence of competence and workload on employee performance in an Indonesian customs office. International Journal of Management Studies, 7(1), 1–14.
Bakker, A. B., & Demerouti, E. (2017). Job demands–resources theory: Taking stock and looking forward. Journal of Occupational Health Psychology, 22(3), 273–285. https://doi.org/10.1037/ocp0000056
Cavanaugh, M. A., Boswell, W. R., Roehling, M. V., & Boudreau, J. W. (2000). An empirical examination of self-reported work stress among U.S. managers. Journal of Applied Psychology, 85(1), 65–74. https://doi.org/10.1037/0021-9010.85.1.65
Elvera, & Astarina, Y. (2021). Metodologi penelitian. Andi.
Fernandez de Henestrosa, M., Sischka, P. E., & Steffgen, G. (2023). Examining the challenge-hindrance-threat distinction of job demands alongside job resources. Frontiers in Psychology, 14, 1011815. https://doi.org/10.3389/fpsyg.2023.1011815
Ghozali, I. (2021). Aplikasi analisis multivariate dengan program IBM SPSS 26 (Ed. ke-10). Badan Penerbit Universitas Diponegoro.
Gordon, J. R. (1991). A diagnostic approach to organizational behavior. Allyn and Bacon.
Hair, J. F., Black, W. C., Babin, B. J., & Anderson, R. E. (2019). Multivariate data analysis (8th ed.). Cengage Learning.
Harini, S., Sudarijati, & Kartiko, N. D. (2018). Manajemen sumber daya manusia. Erlangga.
Kementerian Perhubungan Republik Indonesia. (2016). Peraturan Menteri Perhubungan Nomor PM 139 Tahun 2016 tentang pedoman nomenklatur, tugas dan fungsi organisasi perangkat daerah. Kementerian Perhubungan Republik Indonesia.
Kementerian Perhubungan Republik Indonesia. (2018). Profil dan tugas pokok dinas perhubungan. Kementerian Perhubungan Republik Indonesia.
LePine, J. A., Podsakoff, N. P., & LePine, M. A. (2005). A meta-analytic test of the challenge stressor–hindrance stressor framework: An explanation for inconsistent relationships among stressors and performance. Academy of Management Journal, 48(5), 764–775. https://doi.org/10.5465/amj.2005.18803921
Mahawati, E., Yuniwati, I., Ferinia, R., Rahayu, P. P., Fani, T., Sari, A. P., Setijaningsih, R. A., Fitriyatinur, Q., Sesilia, A. P., Mayasari, I., Dewi, I. K., & Bahri, S. (2021). Analisis beban kerja dan produktivitas kerja. Yayasan Kita Menulis.
Manja, I., & Tavip, A. (2025). Pengaruh kompetensi, beban kerja, dan lingkungan kerja terhadap kepuasan dan kinerja pegawai BKPSDM Rokan Hilir. Jurnal Terapan Ilmu Manajemen, 5(1), 1–15.
Peraturan Wali Kota Pagar Alam Nomor 16 Tahun 2017 tentang Kedudukan, Susunan Organisasi, Tugas dan Fungsi serta Tata Kerja Dinas Perhubungan Kota Pagar Alam. (2017). Pemerintah Kota Pagar Alam.
Putra, D. A., & Hikmah. (2023). Pengaruh kompetensi, beban kerja dan motivasi terhadap kinerja pegawai di Dinas Komunikasi dan Informatika Pemerintah Kota Batam. Jurnal Ilmiah Manajemen dan Bisnis, 6(2), 1–14.
Rasyid, M. R., Abunawas, & Dwi. (2025). Pengaruh kompetensi, beban kerja, dan lingkungan kerja terhadap kinerja pegawai pada UPTPKB Dinas Perhubungan Kota Pekanbaru. Jurnal Ilmiah Ekonomi dan Manajemen, 5(2), 1–15.
Rosiana, A., & Istiatin. (2025). Performance of employees in the human resources and general affairs Directorate General of Land Transportation Ministry of Transportation. Journal of Public Sector Performance, 7(10), 1–14.
Siagian, S. P. (2018). Manajemen sumber daya manusia. Bumi Aksara.
Spencer, L. M., & Spencer, S. M. (1993). Competence at work: Models for superior performance. John Wiley & Sons.
Sugiyono. (2022). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif dan R&D. Alfabeta.
Sutrisno, E. (2025). Manajemen sumber daya manusia. Kencana.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Amanda Fitriani, Sastra Mico, Zulaiha

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.



