Pengaruh persepsi penggunaan QRIS dan uang tunai terhadap preferensi metode pembayaran
DOI:
https://doi.org/10.60036/jbm.1341Keywords:
QRIS, Uang Tunai, Preferensi Metode PembayaranAbstract
Tujuan – Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh persepsi penggunaan QRIS dan persepsi penggunaan uang tunai terhadap preferensi metode pembayaran pada salah satu kota di Indonesia.
Desain/metodologi/pendekatan – Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan teknik purposive sampling terhadap 125 responden yang berusia minimal 17 tahun serta memiliki pengalaman menggunakan QRIS dan uang tunai dalam bertransaksi.
Temuan – Penelitian ini mengindikasikan bahwa preferensi metode pembayaran masyarakat tidak hanya dipengaruhi oleh persepsi metode pembayaran QRIS dan persepsi metode pembayaran tunai.
Keterbatasan penelitian – Penelitian ini memiliki keterbatasan pada penggunaan pendekatan kuantitatif, jumlah variabel yang terbatas, serta cakupan penelitian yang hanya dilakukan di satu kota.
Implikasi – Penelitian ini menunjukkan bahwa penyedia layanan pembayaran digital dan pelaku usaha perlu mempertimbangkan faktor lain seperti kebiasaan konsumen, kemudahan akses, dan situasi transaksi dalam mendorong penggunaan metode pembayaran tertentu.
Kebaruan – Kebaruan penelitian ini terletak pada pengujian persepsi penggunaan QRIS dan uang tunai secara simultan terhadap preferensi metode pembayaran, di tengah fenomena meningkatnya penggunaan QRIS di Indonesia namun penggunaan uang tunai yang masih tetap dominan dalam transaksi sehari-hari.
Downloads
References
Apanel, A. P. (2025). Economic And Regional Studies Studia Ekonomiczne I Regionalne The Importance Of Cash And A Swot Analysis Of The Limits On Cash Payments. 18(1), 206–219.
Ayuningtyas, A. D. (2025). Transaksi QRIS Tumbuh Hampir 600% pada Kuartal I 2025. https://goodstats.id/article/transaksi-qris-tumbuh-hampir-600-pada-kuartal-i-2025-Wo7Cm
Bank Indonesia. (2019). Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS). https://www.bi.go.id/id/fungsi-utama/sistem-pembayaran/ritel/kanal-layanan/qris/default.aspx
Coase, R. H. (1993). The nature of the firm (1937). The Nature of the Firm: Origins, Evolution, and Development, 18–33. http://dx.doi.org/10.21609/jsi.v13i1.465
Davis, F. D. (1989). Perceived usefulness, perceived ease of use, and user acceptance of information technology. MIS Quarterly, 13(3), 319–340.
Hair, J. F., Risher, J. J., Sarstedt, M., & Ringle, C. M. (2019). When to use and how to report the results of PLS-SEM. European Business Review, 31(1), 2–24. https://doi.org/10.1108/EBR-11-2018-0203
Judijanto, L., Rusdi, M., & Rifky, S. (2024). Dampak Penggunaan Teknologi dalam Pelaksanaan Pembelajaran terhadap Pola Pikir Inovatif Siswa di Jawa Barat. Jurnal Pendidikan West Science, 2(1), 43–50. https://doi.org/10.58812/jpdws.v2i01.953
Kasmir, S. E. (2017). Manajemen Perbankan-Rajawali Pers. PT. RajaGrafindo Persada.
Kotler, P., & Keller, K. L. (2016). Marketing Management, 15th Edition,. Pearson Education,Inc.
Pangestika, Z. N., Putri, D. K., Angelica, S. F., Nuryana, I., & Nihayah, D. M. (2025). Systematic Literature Review: Persepsi Penggunaan QRIS sebagai Peningkatan Efektivitas Alat Pembayaran dan Sistem Keuangan Digital. Jurnal Pendidikan Ekonomi (JUPE), 13(2), 103–115.
Populix. (2025). QRIS Jadi Pilihan Digital Favorit: Bagaimana Perilaku Gen Z dan Millennials dalam Bertransaksi? https://info.populix.co/articles/penggunaan-qris-jadi-pilihan-digital-favorit
Pudin, A. S., Karyani, E., Pamungkas, P., & Achsanta, A. F. (2024). Digital Literacy and Cashless Payment: Evidence from Indonesia. The Asian Journal of Technology Management (AJTM), 17(1), 51–58.
Rachman, A., Julianti, N., & Arkoyah, S. (2024). Challenges and Opportunities for QRIS Implementation as a Digital Payment System in Indonesia. 8(1), 1–13. https://doi.org/10.14421/EkBis.2024.8.1.2134
Rahimi, Y., Restuti, S., & Wasnury, R. (2024). Analisis Penggunaan QRIS (Quick Response Indonesian Standard) dengan Pendekatan Technology Acceptance Model (TAM). Jurnal Manajemen Pemasaran dan Perilaku Konsumen, 3(1), 177–187.
Saripudin, Yuniarti, R., & Ernawati, D. (2023). Exploring the Factors Influencing the Adoption of QRIS as a Digital Payment in Indonesia. The Journal of Management Theory and Practice, 4(1), 53–59. https://doi.org/10.37231/jmtp.2023.4.1.322
Stavins, J. (2018). Consumer preferences for payment methods : Role of discounts and surcharges R. Journal of Banking and Finance, 94, 35–53. https://doi.org/10.1016/j.jbankfin.2018.06.013
Swastika, M. T. (2024). Analisis Persepsi Pelanggan Terhadap Penggunaan Pembayaran Cashless pada UMKM Kedai Kopi Jember. EKOMA : Jurnal Ekonomi, Manajemen, Akuntansi, 4(1), 2540–2547. https://doi.org/10.56799/ekoma.v4i1.5986
Trocchia, P., & Watkins, A. (2026). Motivational Profiles in Consumer Retail Payment Choice. Journal of Financial Services Marketing, 31, Article 42.
Tempo.co. (n.d.). Kode QR vs uang tunai. Tempo. Retrieved July 15, 2026, https://www.tempo.co/data/data/kode-qr-vs-uang-tunai-2088141
Venkatesh, V., Morris, M. G., Davis, G. B., & Davis, F. D. (2003). User Acceptance of Information Technology: Toward a unified view. MIS Quarterly: Management Information Systems, 27(3), 425–478. https://doi.org/10.2307/30036540
Widyastuti, K., Handayani, P. W., & Wilarso, I. (2017). Tantangan dan Hambatan Implementasi Produk Uang Elektronik Di Indonesia: Studi Kasus PT XYZ. 13, 38–48.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Sheren Tesalonika Santoso, Affiana Aulia, Arief Budiman

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.



