Pengaruh financial distress terhadap nilai perusahaan manufaktur Indonesia dan Malaysia

Peran konservatisme

Authors

  • Vani Vauliyanti Universitas Pamulang, Serang, Indonesia
  • Arif Wahyu Nur Kholid Universitas Pamulang, Serang, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.60036/jbm.992

Keywords:

Financial Distress, Konservatisme Akuntansi, Nilai Perusahaan, Teori Keagenan, Perusahaan Manufaktur

Abstract

Tujuan – Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh financial distress terhadap nilai perusahaan dengan konservatisme akuntansi sebagai variabel moderasi dalam perspektif teori keagenan pada perusahaan manufaktur di pasar berkembang (Indonesia dan Malaysia).

Desain/metodologi/pendekatan – Penelitian kuantitatif ini menggunakan data sekunder dari laporan keuangan dan laporan tahunan perusahaan manufaktur yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) dan Bursa Efek Malaysia (BEM) tahun 2024. Sampel dipilih menggunakan metode purposive sampling dengan total 1.595 observasi. Nilai perusahaan diukur dengan Tobin's Q, financial distress diukur dengan Interest Coverage Ratio (ICR) dikalikan -1, dan konservatisme diukur dengan total akrual ditambah depresiasi dibagi total aset dikalikan -1. Analisis data dilakukan menggunakan regresi berganda dan Moderated Regression Analysis (MRA) dengan kovarians HAC (Newey-West) untuk mengatasi masalah heteroskedastisitas, berbantuan perangkat lunak E-Views 13.

Temuan – Hasil penelitian menunjukkan bahwa financial distress berpengaruh negatif signifikan terhadap nilai perusahaan (koefisien -0,0023; prob. 0,000). Konservatisme akuntansi tidak berpengaruh langsung terhadap nilai perusahaan (prob. 0,3607), namun terbukti memperlemah dampak negatif financial distress terhadap nilai perusahaan (koefisien interaksi 0,0091; prob. 0,0033). Dengan demikian, konservatisme berperan sebagai pure moderator dan berfungsi sebagai governance buffer yang meredam perilaku oportunistik manajer saat tekanan keuangan meningkat.

Keterbatasan penelitian – Penelitian ini tidak menggunakan variabel kontrol seperti negara, ukuran perusahaan, atau kualitas audit. Nilai perusahaan hanya diukur dengan proksi Tobin's Q padahal terdapat beragam pengukur lainnya. Penelitian tidak melakukan pengujian split sample atau pengujian terpisah antara Indonesia dan Malaysia. Penelitian hanya menggunakan data cross-section tahun 2024 sehingga pengaruh antar waktu tidak diakomodasi.

Implikasi – Secara teoretis, penelitian ini memperkaya literatur teori keagenan dengan menunjukkan bahwa konservatisme bekerja sebagai variabel moderasi murni (pure moderator) yang nilainya baru terasa ketika perusahaan berada dalam tekanan keuangan, sehingga berfungsi sebagai governance buffer yang mereduksi perilaku oportunistik manajer. Secara praktis, manajemen perlu memandang konservatisme akuntansi bukan sebagai penghambat kinerja jangka pendek, tetapi sebagai strategi perlindungan nilai (value protection strategy) ketika menghadapi tekanan keuangan. Penerapan kebijakan pelaporan yang lebih hati-hati dapat mengurangi reaksi negatif pasar terhadap kondisi distress.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Agarwal, B., Dubey, R. K., & Avabruth, S. (2025). Exploring accounting conservatism: a comprehensive review and current landscape. Journal of Accounting Literature, 1-31. https://doi.org/10.1108/jal-08-2024-0203

Agustina, L., Apriliyani, P., & Jati, K. W. (2023). The Influence of Managerial Ownership , Institutional Ownership , Investment Opportunity Set , and Capital Intensity on Accounting Conservatism with Political Connections as A Moderation Variable. Accounting Analysis Journal, 11(1), 64-74. https://doi.org/10.15294/aaj.v11i1.63340

Ahmed, A. S., Billings, B. K., Morton, R. M., & Stanford‐Harris, M. (2002). The role of accounting conservatism in mitigating bondholder‐shareholder conflicts over dividend policy and in reducing debt costs. The accounting review, 77(4), 867-890.

Chakkravarthy, B., Irudayasamy, F. G., Elangovan, R., Rengaraju, N., & Parayitam, S. (2023). Relationship between return on assets and firm value: institutional holdings and firm size as moderators. Quality & Quantity. https://doi.org/10.1007/s11135-023-01696-7

Cui, L., Kent, P., Kim, S., & Li, S. (2021). Accounting conservatism and firm performance during the COVID-19 pandemic. Accounting & Finance, 61(4), 5543-5579. https://doi.org/https://doi.org/10.1111/acfi.12767

Delima, A. (2023). The Effect of Accounting Conservatism, Free Cash Flow and Financial Distress on Company Value. Sinergi International Journal of Economics, 1(2), 100-110.

Fama, E. F., & Jensen, M. C. (2019). Separation of ownership and control. In (pp. 163-188). Taylor and Francis. https://doi.org/10.1086/467037

García Lara, J. M., García Osma, B., & Penalva, F. (2009). Accounting conservatism and corporate governance. Review of accounting studies, 14(1), 161-201.

Gupta, V. (2024). Evaluating the impact of geopolitical risk on the financial distress of Indian hospitality firms. Journal of Risk and Financial Management, 17(12), 535.

Hajek, P., & Munk, M. (2024). Corporate financial distress prediction using the risk-related information content of annual reports. Information Processing & Management, 61(5), 103820.

Hartam, W., & Kresnawati, E. (2022). Accounting Conservatism and Earnings Management: Moderating Effect of the Corporate Life Cycle. Proceedings of the International Conference on Sustainable Innovation Track Accounting and Management Sciences (ICOSIAMS 2021), 201(Icosiams 2021), 295-303. https://doi.org/10.2991/aebmr.k.211225.041

Heling, P., & Lastanti, H. S. (2024). The Influence of Financial Distress, Earnings Management, and Financial Performance on Firm Value with Good Corporate Governance as a Moderating Variable. Eduvest-Journal of Universal Studies, 4(10), 9375-9393.

Hermuningsih, S., Kusuma, H., Erawati, T., & Rahmawati, A. D. (2022). Fundamental aspects of leverage, profitability and financial distress as mediating variables that influence firm value. Jurnal Akuntansi dan Auditing Indonesia, 130-144.

Jensen, M., & Meckling, W. (1976). Theory of the firm: Managerial behaviour, agency costs and ownership. Strategic Management Journal, 21(4), 1215-1224.

Jensen, M. C. (1986). Agency costs of free cash flow, corporate finance, and takeovers. The American Economic Review, 76(2), 323-329.

Jensen, M. C., & Meckling, W. H. (1976). Theory of the firm: Managerial behavior, agency costs and ownership structure. Journal of Financial Economics, 3(4), 305-360. https://doi.org/10.1016/0304-405X(76)90026-X

Kholid, A. W. N., & Prayoga, H. (2023). PROFITABILITAS, KEPEMILIKAN INSTITUSIONAL DAN NILAI PERUSAHAAN: DAMPAK PANDEMI COVID-19. Jurnal Bisnis dan Akuntansi, 25(2), 337-350. https://doi.org/10.34208/jba.v25i2.1552

Kholid, A. W. N., & Rahmawati, E. (2023). Does Executive Compensation Reinforce the Influence of Political Connection and Investment Opportunity Set on Firm Value? Jurnal Dinamika Akuntansi, 15(2), 139-152. https://doi.org/10.15294/jda.v15i1.44081

Kim, T., Lee, B. B., Meng, B., & Paik, D. G. (2023). The effect of accounting conservatism on measures of financial constraints. Journal of Corporate Accounting & Finance, 34(2), 166-186. https://doi.org/https://doi.org/10.1002/jcaf.22602

Maiyo, R., Cheboi, J., & Limo, P. (2025). Accounting Conservatism as a Protective Mechanism: Exploring Its Impact on the Relationship Between Financial Decisions and Likelihood of Financial Distress among Listed Firms in Kenya. SEISENSE Journal of Management, 8(1), 36-58.

Murtadha, M. A., Arfan, M., & Saputra, M. (2018). Factors influencing financial distress and its impact on company values of the sub-sectors firms in Indonesian. Journal of Accounting Research, Organization and Economics, 1(2), 191-204.

Myers, S. C. (1977). Determinants of corporate borrowing. Journal of Financial Economics, 5(2), 147-175.

Orbaningsih, D., Kholid, A. W. N., & Sujianto, A. E. (2022). Determinants of Financial Distress of Mining Sector Companies: Indonesia Evidence. Journal of Accounting and Investment, 23(3), 563-575. https://doi.org/10.18196/jai.v23i3.15146

Seifzadeh, M. (2022). The Effectiveness of Management Ability on Firm Value and Tax Avoidance. (2010).

Tang, H., Shen, Y., & Chiang, Y.-M. (2014). Overinvestment, Underinvestment, Efficient Investment Decrease, and Efficient Investment Increase. International Journal of Asian Social Science, 4(6e), 752-766.

Toyibah, Z., & Ruhiyat, E. (2023). Z Pengaruh Risiko Bisnis, Financial Distress, Dan Kebijakan Investasi Terhadap Nilai Perusahaan Dengan Peran Research And Development Sebagai Variabel Moderasi: Studi Empiris pada Perusahaan Keuangan yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia Tahun 2017-2021. Account: Jurnal Akuntansi, Keuangan dan Perbankan, 10(1), 2000-2013.

Downloads

Published

2026-01-06

How to Cite

Vauliyanti, V., & Kholid, A. W. N. (2026). Pengaruh financial distress terhadap nilai perusahaan manufaktur Indonesia dan Malaysia: Peran konservatisme . Jurnal Bisnis Mahasiswa, 6(1), 115–126. https://doi.org/10.60036/jbm.992