Pengaruh pengalaman organisasi dan pengalaman magang terhadap kesiapan kerja pada mahasiswa Jurusan Manajemen Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Riau angkatan 2021

Authors

  • Lukman Hakim Program Studi Manajemen, Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Riau, Pekanbaru, Indonesia
  • Ahmad Rifqi Program Studi Manajemen, Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Riau, Pekanbaru, Indonesia
  • Sharnuke Asrilsyak Program Studi Manajemen, Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Riau, Pekanbaru, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.60036/jbm.983

Keywords:

Pengalaman Organisasi, Pengalaman Magang, Kesiapan Kerja

Abstract

Tujuan – Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh pengalaman organisasi dan pengalaman magang terhadap kesiapan kerja mahasiswa Jurusan Manajemen Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Riau Angkatan 2021, baik secara parsial maupun simultan.

Desain/metodologi/pendekatan – Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode Structural Equation Modeling (SEM) berbasis Partial Least Square (PLS) yang dianalisis menggunakan software SmartPLS. Populasi penelitian adalah seluruh mahasiswa Jurusan Manajemen Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Riau Angkatan 2021 yang berjumlah 346 orang. Teknik pengambilan sampel menggunakan non-probability sampling dengan metode convenience sampling, dan penentuan jumlah sampel menggunakan rumus Slovin dengan tingkat kesalahan 5%, menghasilkan 186 responden. Data dikumpulkan melalui kuesioner tertutup dengan skala Likert lima poin. Analisis data meliputi pengujian outer model untuk validitas dan reliabilitas konstruk, serta pengujian inner model untuk menganalisis pengaruh antar variabel.

Temuan – Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengalaman organisasi dan pengalaman magang secara parsial berpengaruh positif dan signifikan terhadap kesiapan kerja mahasiswa (t-statistik pengalaman organisasi = 8,247; pengalaman magang = 8,543; p-value = 0,000). Secara simultan, kedua variabel berpengaruh signifikan terhadap kesiapan kerja dengan nilai F-hitung sebesar 282,524 dan p-value 0,000. Koefisien determinasi (Adjusted R-Square) menunjukkan nilai 0,753, yang berarti 75,3% variasi kesiapan kerja dapat dijelaskan oleh pengalaman organisasi dan pengalaman magang, sedangkan 24,7% dipengaruhi oleh faktor lain di luar model penelitian.

Keterbatasan penelitian – Penelitian ini terbatas pada mahasiswa Jurusan Manajemen Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Riau Angkatan 2021 sehingga hasilnya mungkin tidak dapat digeneralisasikan ke mahasiswa dari angkatan atau jurusan lain. Variabel yang diteliti terbatas pada pengalaman organisasi dan pengalaman magang, sementara faktor lain seperti motivasi, kemampuan akademik, atau lingkungan keluarga tidak dimasukkan dalam analisis. Penggunaan instrumen kuisioner yang bersifat self-report berpotensi mengandung bias subyektif responden. Penelitian menggunakan metode regresi linear berganda yang mengasumsikan hubungan linier antar variabel, sementara hubungan sebenarnya mungkin lebih kompleks dan dipengaruhi oleh faktor moderasi atau mediasi yang belum dianalisis.

Implikasi – Secara akademik, universitas perlu mendorong partisipasi aktif mahasiswa dalam kegiatan organisasi dan memberikan peluang magang yang relevan dengan bidang studi untuk meningkatkan kesiapan kerja. Secara praktis, mahasiswa perlu menyadari pentingnya keterlibatan dalam organisasi dan magang sebagai sarana pengembangan soft skills, kemampuan adaptasi, serta peningkatan pengetahuan dan keterampilan profesional. Bagi institusi dan penyedia magang, hasil penelitian dapat menjadi dasar untuk merancang program pembelajaran berbasis pengalaman yang lebih terstruktur dan efektif. Secara sosial, mahasiswa yang memiliki pengalaman organisasi dan magang yang baik cenderung lebih percaya diri, mandiri, dan kompeten, sehingga dapat memberikan kontribusi positif bagi lingkungan kerja dan masyarakat.

Kebaruan – Penelitian ini memberikan kontribusi empiris dengan menggunakan metode SEM-PLS dalam menganalisis pengaruh pengalaman organisasi dan magang terhadap kesiapan kerja pada konteks mahasiswa Manajemen di Universitas Riau. Temuan bahwa kedua variabel secara simultan menjelaskan 75,3% variasi kesiapan kerja memperkuat teori kompetensi yang menyatakan bahwa kesiapan kerja terbentuk dari kombinasi pengetahuan, keterampilan, dan sikap yang diperoleh melalui pengalaman formal dan non-formal.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Agid Darwis, Bunda, & Giatman, M. (2019). Definisi pengalaman berorganisasi (disitasi dalam Majalah Ekonomi: Telaah Manajemen, Akuntansi dan Bisnis, 28(1)). Majalah Ekonomi: Telaah Manajemen, Akuntansi dan Bisnis, 28(1).

Agus Fitriyanto. (2016). Ketidakpastian memasuki dunia kerja karena pendidikan. Jakarta: Dineka Cipta.

Azwar, E. (2019). Program pengalaman lapangan (magang) terhadap kepercayaan diri mahasiswa pendidikan jasmani kesehatan dan rekreasi. Jurnal Penjaskesrek, 6(9), 211–221.

Dacre Pool, L., & Sewell, P. (2015). The key to employability: Developing a practical model of graduate employability. Education + Training, 49(4), 277–289.

Damiya, D., Nugroho, J., & Estiana, R. (2022). Pengaruh pengalaman organisasi dan motivasi belajar terhadap peningkatan kualitas soft skill mahasiswa di era industri 4.0 dan society 5.0. The 1st LP3I National Conference of Vocational Business and Technology, 1, 109–120.

Dewi, R., & Lestari, S. (2021). Kesiapan kerja mahasiswa dalam menghadapi dunia kerja. Jurnal Pendidikan Manajemen, 6(2), 145–154.

Hamalik, O. (2014). Proses belajar mengajar. Jakarta: Bumi Aksara.

Irmayanti, I., Nuraina, E., & Setyaningrum, F. (2020). Pengaruh keaktifan mahasiswa dalam berorganisasi terhadap kesiapan kerja dengan soft skill sebagai variabel intervening. Review of Accounting and Business, 1(1), 54–63.

Lisdiyanto, R., Sutaryadi, & Susantiningrum. (2018). Pengaruh praktik kerja lapangan dan pengalaman berorganisasi terhadap kesiapan kerja siswa kelas XII program keahlian administrasi perkantoran SMK Kristen 1 Surakarta. Dalam Prosiding Seminar Nasional Pendidikan Administrasi Perkantoran (SNPAP) 2018 (hlm. 183–188). Surakarta: FKIP Universitas Sebelas Maret.

Muhammad, A., & Mustari, I. (2021). Pengaruh pengalaman magang dan organisasi terhadap kesiapan kerja (Studi pada mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Brawijaya). JIMFEB (Jurnal Ilmiah Mahasiswa FEB), 9(1), 1–18.

Notoatmodjo, S. (2015). Pengembangan sumber daya manusia. Jakarta: Rineka Cipta.

Nuswantoro, T. J., & Warsito, H. (2013). Perbedaan kematangan perencanaan karir pada mahasiswa laki-laki dan perempuan ditinjau dari keaktifan organisasi kemahasiswaan. Character: Jurnal Penelitian Psikologi, 2(1), 1–9.

Robbins, S. P., & Judge, T. A. (2017). Organizational behavior (17th ed.). Harlow, England: Pearson Education.

Setiarini, H., Prabowo, H., Sutrisno, S., & Gultom, H. C. (2022). Pengaruh soft skill dan pengalaman magang kerja terhadap kesiapan kerja mahasiswa melalui motivasi kerja sebagai variabel intervening. EKOBIS: Jurnal Ilmu Manajemen dan Akuntansi, 10(2), 195–204.

Setyaningrum, D. F., Sawiji, H., & Ninghardjanti, P. (2018). Pengaruh keaktifan berorganisasi dan prestasi belajar terhadap kesiapan kerja mahasiswa. Jurnal Informasi dan Komunikasi Administrasi Perkantoran, 2(2), 26–40.

Sutrisno, E. (2019). Manajemen sumber daya manusia. Jakarta: Kencana.

Suyanto, F., Rahmi, E., & Tasman, A. (2019). Pengaruh minat kerja dan pengalaman magang terhadap kesiapan kerja mahasiswa Fakultas Ekonomi Universitas Negeri Padang. Jurnal Ecogen, 2(2), 187–194.

Ulfa, A. Y. (2016). Psikologi pendidikan. Jakarta: Prenadamedia Group.

Downloads

Published

2026-01-26

How to Cite

Hakim, L., Rifqi, A., & Asrilsyak, S. (2026). Pengaruh pengalaman organisasi dan pengalaman magang terhadap kesiapan kerja pada mahasiswa Jurusan Manajemen Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Riau angkatan 2021. Jurnal Bisnis Mahasiswa, 6(1), 234–246. https://doi.org/10.60036/jbm.983