Pengaruh beban kerja mental dan lingkungan kerja fisik terhadap kinerja karyawan pada PT Henson Alfa Gros di Kota Pekanbaru
DOI:
https://doi.org/10.60036/jbm.885Keywords:
Beban Kerja Mental, Lingkungan Kerja Fisik, Kinerja Karyawan, Regresi Linier, Manajemen OperasionalAbstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh beban kerja mental dan lingkungan kerja fisik terhadap kinerja karyawan pada PT. Henson Alfa Gros. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan pendekatan regresi linier berganda. Pengumpulan data dilakukan melalui penyebaran kuesioner kepada 72 karyawan. Hasil analisis regresi menunjukkan bahwa variabel beban kerja mental berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan (p < 0,05), sedangkan variabel lingkungan kerja fisik tidak menunjukkan pengaruh yang signifikan (p > 0,05). Uji F menyatakan bahwa secara simultan kedua variabel independen tersebut berpengaruh signifikan terhadap kinerja karyawan (p < 0,05), dengan nilai koefisien determinasi (R²) sebesar 15,3%. Implikasi dari penelitian ini menekankan pentingnya manajemen operasional dalam mengelola beban kerja mental karyawan secara proporsional guna menciptakan kinerja yang optimal. Penelitian ini juga merekomendasikan agar perusahaan meningkatkan sistem insentif dan distribusi kerja yang adil sebagai upaya strategis dalam manajemen sumber daya manusia.
Downloads
References
Alex S, N. (2014). Manajemen Personalia. Cetakan ke 9. Edisi ke 4. Jakarta: Ghalia Indonesia.
Grandjean, E. (2014). Fitting the Task to the Man, An Ergonomic Approach, (4th ed ed.). London: Taylor and Francis Inc.
Hamali, A. (2018). Pemahaman Sumber Daya Manusia. Yogyakarta: PT. Buku Seru.
Handoko, T. (2014). Manajemen Personalia dan Sumber Daya Manusia. Yogyakarta: BPFE.
Hart, S., & Staveland, L. (2018). Development of NASA-TLX (Task Load Index). Results of empirical and theoretical research, Advances in psychology, pp.139 183.
Hasibuan, M. (2014). Manajemen SDM. Edisi Revisi, Cetakan Ke Tiga Belas. Jakarta: Bumi Aksara.
Kasmir. (2017). Customer Service Excellent: Teori dan Praktik. Jakarta: PT Raja Grafindo Persada.
Mangkunegara, A. (2017). Manajemen Sumber Daya Manusia Perusahaan. Bandung: Remaja Rosdakarya.
Maryati, T. (2021). Budaya Organisasi, Lingkungan Kerja, Kepuasan Kerja, dan Kinerja Karyawan. Yogyakarta: UMY Press.
Naismith, P. (2017). The assessment of mental workload in human-machine systems. International Journal of Industrial Ergonomics.
Prabawati , R. (2017). Hubungan Beban Kerja Mental Dengan Stress Kerja Pada Perawat Bagian Rawat Inap RSJD Dr. R. M. Soedjarwadi Klaten. Tesis.
Robbins, S. (2015). Organizational Behavior 10th edition. USA: Prentice-Hall International Inc.
Sarwono, J. (2015). Metode Penelitian Kuantitatif dan Kualitatif. Yogyakarta: Graha Ilmu.
Sarwono, S. (2015). Psikologi Lingkungan. Jakarta: Gramedia Grasindo.
Sedarmayanti. (2015). Manajemen Sumber Daya Manusia, Reformasi Birokrasi Manajemen Pegawai Negeri Sipil. Bandung: Rafika Aditama.
Siagian. (2019). Langkah-langkah yang dapat diambil dalam mengahadapi stres kerja pada karyawan. Jakarta: PT. Gramedia Pustaka Utama.
Sidanti, H. (2015). Pengaruh Lingkungan Kerja, Disiplin Kerja Dan Motivasi Kerja Terhadap Kinerja Pegawai Negeri Sipil Di Sekretariat DPRD Kabupaten Madiun. JIBEKA Volume 9 , Nomor 1: 44 - 53.
Simanjuntak, R. A. (2014). Analisis beban kerja mental dengan metode Nasa-TLX. Yogyakarta: AKPRIND.
Sluiter, J. (2016). High-demand Jobs and Mental Load. Occupational Health Journal. 187 -195.
Tarwaka. (2014). Ergonomi Industri : Dasar-Dasar Pengetahuan ergonomi dan Aplikasi di Tempat Kerja. Solo: Harapan Press.
Wibowo. (2016). Manajemen kinerja. Jakarta: Rajawali Pers.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Bayu Ferisa Nalta, Iwan Nauli Daulay, Sharnuke Asrilsyak

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.



