Dinamika gaya kepemimpinan dalam meningkatkan kinerja birokrasi desa
DOI:
https://doi.org/10.60036/jbm.876Keywords:
Manajemen, Gaya Kepemimpinan, Kinerja Birokrasi, Pemerintah Desa, Kecamatan TuriAbstract
Tujuan – Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh manajemen dan gaya kepemimpinan (otoriter, demokratis, dan laissez-faire) terhadap kinerja birokrasi pemerintah desa di Kecamatan Turi, Kabupaten Lamongan, baik secara parsial maupun simultan.
Desain/metodologi/pendekatan – Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan teknik purposive sampling terhadap 70 perangkat desa dari 8 desa terpilih di Kecamatan Turi. Data dikumpulkan melalui kuesioner dengan skala Likert 5 poin. Analisis data menggunakan uji validitas, reliabilitas, uji asumsi klasik (normalitas, linearitas, multikolinearitas, dan heteroskedastisitas), serta analisis regresi linier berganda dengan uji parsial (uji t), uji simultan (uji F), dan koefisien determinasi (R²).
Temuan – Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara simultan, manajemen dan ketiga gaya kepemimpinan berpengaruh signifikan terhadap kinerja birokrasi dengan kontribusi sebesar 34,6%. Secara parsial, semua variabel berpengaruh signifikan namun dengan arah yang berbeda: gaya kepemimpinan demokratis dan laissez-faire berpengaruh positif dan signifikan, sementara manajemen dan gaya kepemimpinan otoriter berpengaruh negatif dan signifikan. Temuan unik ini mengindikasikan bahwa penerapan manajemen dan kontrol otoriter cenderung intensif sebagai respons korektif saat kinerja menurun, dan melemah ketika kinerja membaik.
Keterbatasan penelitian – Penelitian ini terbatas pada satu kecamatan sehingga generalisasi temuan terbatas. Penggunaan metode kuantitatif berpotensi mengandung bias persepsi responden. Penelitian bersifat cross-sectional dan belum mencakup variabel-variabel lain seperti motivasi kerja, budaya organisasi, dan dukungan teknologi yang diduga berkontribusi terhadap 65,4% faktor penentu kinerja yang belum terjelaskan dalam model.
Implikasi – Pemerintah desa perlu mengembangkan kepemimpinan partisipatif melalui pelatihan gaya demokratis, memberikan otonomi yang lebih besar kepada perangkat desa dengan penguatan akuntabilitas, mengembangkan sistem manajemen kinerja berbasis digital yang transparan, serta mengurangi penerapan gaya kepemimpinan otoriter kecuali dalam situasi darurat. Pemerintah daerah disarankan menyusun pedoman kepemimpinan desa yang adaptif dan mengintegrasikan indikator kepemimpinan dalam sistem evaluasi kinerja sebagai bagian dari tata kelola yang baik.
Downloads
References
Alfattama, L. C., & Kuncoro, A. S. (2023). Analisis pengaruh gaya kepemimpinan otokratis, demokratis, dan laissez faire terhadap peningkatan kinerja perangkat desa. Business, Entrepreneurship, and Management Journal, 2(1), 45–58. https://doi.org/10.xxxxx/bemj.v2i1.xxx
Ardiansyah. (2012). Analisis gaya kepemimpinan situasional (situational leadership) sebagai model kepemimpinan di era modern. Jurnal Ilmu Keperawatan, 5(2), 112–120.
Bappenas. (2016). Kajian manajemen yang berorientasi pada peningkatan kinerja instansi pemerintah (suatu profil). Direktorat Aparatur Negara, Bappenas.
Bappenas. (2022). Pemutakhiran laporan kinerja (LKJ) Kementerian PPN/Bappenas. Kementerian PPN/Bappenas.
Basyar, A. H. (2018). Relevansi kualitas birokrasi dan manajemen kinerja. Jurnal Administrasi Publik, 12(3), 215–230.
Darmawan, A., & Putri, M. A. (2016). Pengaruh gaya kepemimpinan terhadap komitmen organisasi melalui kepuasan kerja sebagai variabel intervening. Jurnal Manajemen dan Bisnis, 8(2), 89–102.
Dirham. (2019). Gaya kepemimpinan yang efektif. Dinamis: Jurnal Islamic Management and Business, 4(1), 55–68.
Drucker, P. F. (2006). The practice of management. Harper Business.
Fayol, H. (1916). General and industrial management. Institute of Electrical and Electronics Engineers.
Gaol, B. L. (2022). Gaya kepemimpinan otoriter dan kepemimpinan Kristen terhadap karyawan. Filadelfia: Jurnal Teologi dan Pendidikan Kristen, 3(1), 301–320.
Ghozali, I. (2018). Aplikasi analisis multivariat dengan program IBM SPSS 25. Badan Penerbit Universitas Diponegoro.
Hasibuan, M. S. P. (2000). Manajemen sumber daya manusia (Edisi revisi). Bumi Aksara.
Hessel, N. S. T. (2007). Manajemen publik. Grasindo.
Lesmana, E. (2022). Pengaruh gaya kepemimpinan laissez faire terhadap kinerja anggota organisasi melalui disiplin kerja sebagai variabel mediasi di industri kerajinan sarung tenun UD Bin Aris. Jurnal Manajemen dan Kewirausahaan, 10(1), 45–60.
Lewin, K., Lippit, R., & White, R. K. (1939). Patterns of aggressive behaviour in experimentally created social climates. Journal of Social Psychology, 10(2), 271–299.
Manitu, E. (2017). Pengaruh gaya kepemimpinan terhadap kinerja pegawai pada Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa Provinsi Sulawesi Tengah. e-Jurnal Katalogis, 5(1), 23–35.
Mulyono, H. (2018). Metodologi penelitian kualitatif. Remaja Rosdakarya.
Mustafa, Z., & Maryadi. (2017). Kepemimpinan pelayan (dimensi baru dalam kepemimpinan). Celebes Media Perkasa.
Nawawi, H. (2013). Manajemen sumber daya manusia untuk bisnis yang kompetitif. Gajah Mada University Press.
Nuraisyah, A. I. (2018). Gaya kepemimpinan demokratik kepala desa di era otonomi daerah berdasarkan Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2014 di Desa Karangbenda Kecamatan Parigi Kabupaten Pangandaran. Jurnal Ilmu Pemerintahan, 6(2), 134–145.
Olivianti, B., & Kolopaking, L. M. (2004). Kepemimpinan (leadership) berbasis karakter dalam peningkatan kualitas pengelolaan. Jurnal Sosial Humaniora, 3(1), 77–89.
Paramita, P. D. (2011). Hubungan gaya kepemimpinan lurah dengan kualitas pelayanan kelurahan. Jurnal Sosiologi Pedesaan, 5(2), 112–125.
Pasolong, A. (2008). Teori administrasi publik. Alfabeta.
Pidani, H. Y., et al. (2024). Analisis kepemimpinan dalam meningkatkan kinerja pegawai pada Biro Administrasi Pimpinan Sekretariat Daerah Provinsi Sulawesi Tenggara. Jurnal Administrasi Publik, 15(1), 88–102.
Purwanto, A. E. (2016). Gaya kepemimpinan (style of leadership) yang efektif dalam suatu organisasi. Jurnal Manajemen dan Bisnis, 8(3), 201–215.
Rizky, M. (2020). Dampak ketidakpastian pengambilan keputusan terhadap efektivitas kepemimpinan birokrasi. Tesis tidak diterbitkan, Universitas Indonesia.
Rozi, A. (2025). Pengaruh gaya kepemimpinan dan motivasi terhadap kinerja pegawai desa di Kecamatan Kibin. Jurnal Ilmu Pemerintahan, 12(1), 45–60.
Ruvendi, R. (2005). Imbalan dan gaya kepemimpinan pengaruhnya terhadap kepuasan kerja karyawan di Balai Besar Industri Hasil Pertanian Bogor. Jurnal Ilmiah Binaniaga, 1(1), 33–45.
Sahadi, S., Taufiq, O. H., & Wardani, A. K. (2020). Pelayanan publik. Journal of Public Service, 14(2), 189–205.
Saydam, G. (1993). Karakter kepemimpinan ideal dalam organisasi. Jurnal Ilmu Pemerintahan, 4(2), 155–170.
Steers, R. M. (1985). Organizational effectiveness: A behavioral view. Scott Foresman.
Sugiyono. (2000). Metode penelitian administrasi. Alfabeta.
Supardi, S., et al. (2017). Pemimpin yang melayani dalam membangun bangsa yang mandiri. Anterior Jurnal, 16(2), 90–103.
Syahril, S. (2019). Efektivitas penerapan prinsip-prinsip kepemimpinan kepala sekolah terhadap peningkatan mutu layanan administrasi pendidikan. Jurnal Manajemen Pendidikan, 11(3), 245–258.
Talahatu, I. (2015). Pengaruh gaya kepemimpinan (otokratis, demokratis dan laissez faire) terhadap kinerja karyawan PT Kimia Farma Trading dan Distribution Cabang Ambon. Cita Ekonomika: Jurnal Ekonomi, 9(1), 11–22.
Thoha, M. (1991). Perspektif perilaku birokrasi. Rajawali Press.
Waedoloh, H., Purwanta, H., & Ediyono, S. (2022). Gaya kepemimpinan dan karakteristik pemimpin yang efektif. Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series, 5(1), 112–125.
Wahyuni, S., Sukatin, Fadilah, I. N., & Astri, W. (2022). Gaya kepemimpinan otoriter (otokratis) dalam manajemen pendidikan. Educational Leadership: Jurnal Manajemen Pendidikan, 8(2), 77–89.
Weber, M. (1947). The theory of social and economic organization (A. M. Henderson & T. Parsons, Trans.). Oxford University Press.
Wibowo, U. B. (2011). Teori-teori kepemimpinan. Riayah: Jurnal Sosial dan Keagamaan, 6(2), 145–160.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Achmad Hamam, Ady Setiawan, Aloysius Jondar

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.



