Tantangan strategis dalam integrasi evaluasi kinerja anggaran ke dalam penganggaran berbasis kinerja di Indonesia

Authors

  • Dzulfawati Dzulhijjah Universitas Padjadjaran, Bandung, Indonesia
  • Farhatun Nisa Universitas Padjadjaran, Bandung, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.60036/jbm.812

Keywords:

Penganggaran Berbasis Kinerja, Evaluasi Kinerja Anggaran, Direktorat Jenderal Anggaran

Abstract

Tujuan – Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tantangan dan strategi penguatan pemanfaatan Evaluasi Kinerja Anggaran (EKA) dalam mendukung implementasi Penganggaran Berbasis Kinerja (PBK) di instansi pusat, khususnya Direktorat Jenderal Anggaran Kementerian Keuangan.

Desain/metodologi/pendekatan – Metode yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan studi kasus, melalui wawancara semi-terstruktur, observasi partisipatif, dan studi dokumentasi.

Temuan – Hasil penelitian menunjukkan empat tantangan utama yang menyebabkan belum optimalnya integrasi hasil EKA dalam proses penganggaran, yaitu: keterbatasan kewenangan Subdirektorat Evaluasi Kinerja Penganggaran, belum optimalnya peran APIP dalam mengintegrasikan hasil EKA, rendahnya komitmen pimpinan K/L, serta inkonsistensi implementasi kebijakan reward and punishment.

Keterbatasan penelitian – Penelitian ini terbatas pada instrumen evaluasi kinerja dalam kerangka PBK, sehingga belum mencakup indikator kinerja dan standar biaya. Informan terbatas pada lima narasumber internal Kementerian Keuangan (DJA dan Inspektorat Jenderal), bersifat lintas-seksi (cross-sectional), dan sebagian data dikumpulkan melalui observasi partisipatif selama magang penulis sehingga berpotensi menimbulkan bias kedekatan, meskipun telah dimitigasi melalui triangulasi dan member checking.

Implikasi – Implikasi penelitian ini diharapkan dapat mendorong penguatan fungsi informasi kinerja sebagai alat pembelajaran, pengendalian, dan pertanggungjawaban dalam siklus anggaran yang lebih efektif dan akuntabel

Kebaruan – Penelitian ini menawarkan kebaruan dengan menyoroti konteks instansi pusat, khususnya Direktorat Jenderal Anggaran, yang selama ini kurang dieksplorasi karena studi terdahulu lebih banyak berfokus pada perangkat daerah dan lembaga teknis operasional. Selain itu, penelitian ini menerapkan kerangka tiga fungsi penggunaan informasi kinerja (to learn, to steer and control, to give account) dari Van Dooren, Bouckaert, dan Halligan (2015) sebagai lensa untuk membedah akar tantangan integrasi EKA ke dalam PBK.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Braun, V., & Clarke, V. (2006). Using thematic analysis in psychology. Qualitative Research in Psychology, 3(2), 77–101. https://doi.org/10.1191/1478088706qp063oa

Direktorat Jenderal Anggaran. (2025). Kajian Penganggaran Berbasis Kinerja di Indonesia. Jakarta: Kementerian Keuangan Republik Indonesia.

Inspektorat Jenderal Kementerian Keuangan Republik Indonesia. (2021). Mengoptimalkan Hasil Evaluasi Kinerja dan Anggaran (EKA) bagi Pengawasan APIP K/L.

Hendrawan, T, R., Sihombing, M., & Lubis, M.S. (2021). Analisis Perencanaan Dan Evaluasi Anggaran Dalam Meningkatkan Kinerja Pemerintah Daerah Kabupaten Aceh Singkil. Strukturasi: Jurnal Ilmiah Magister Administrasi Publik, 3(1) 2021: 65-74.

Kakerissa, H., Lewerissa, F., & Malintang, H. (2023). Evaluasi kinerja anggaran atas aspek implementasi pada Badan Pusat Statistik Kabupaten Maluku Tenggara. Jurnal Ekonomi dan Bisnis Terapan, 3(1), 1–10. https://doi.org/10.55047/jebt.v3i1.420

Keuangan, K. (2015). Framework Penganggaran Berbasis Kinerja: Better Practice Guide

Keuangan, K. (2023). Peraturan Menteri Keuangan Republik Indonesia Nomor 62 Tahun 2023 Tentang Perencanaan Anggaran, Pelaksanaan Anggaran, Serta Akuntansi Dan Pelaporan Keuangan

Keuangan, K. (2023). Keputusan Menteri Keuangan Republik Indonesia Nomor 466 Tahun 2023 Tentang Pedoman Teknis Pelaksanaan Pengendalian Dan Pemantauan Serta Evaluasi Kinerja Anggaran Terhadap Perencanaan Anggaran.

Keuangan, K. (2024). Surat Menteri Keuangan Republik Indonesia Nomor 629 Tahun 2024 Tentang Penyampaian Nilai Kinerja Anggaran (NKA) Belanja K/L Tahun Anggaran 2023.

Keuangan, K. (2024). Peraturan Menteri Keuangan Republik Indonesia Nomor 107 Tahun 2024 Perubahan Atas Peraturan Menteri Keuangan Nomor 62 Tahun 2023 tentang Perencanaan Anggaran, Pelaksanaan Anggaran Serta Akuntansi dan Pelaporan Keuangan.

Miles, M. B., Huberman, A. M., & Saldña, J. (2014). Qualitative data analysis: A methods sourcebook (3rd ed.). SAGE Publications.

OECD. (2010). Glossary of Key Terms in Evaluation and Results Based Management.

OECD. (2019). Good Practices for Performance Budgeting. OECD

OECD (2023), OECD Journal on Budgeting, Volume 2023 Issue 3, OECD Publishing, Paris, https://doi.org/10.1787/ec1d2b4e-en

Public Expenditure and Financial Accountability (PEFA). (2019). PEFA framework for assessing public financial management (2nd ed.). PEFA Secretariat.

Rahardjo, S.N., & Chariri, A. (2022). The adoption of performance-based budgeting in Indonesia public sectors: note to future research. Academy of Accounting and Financial Studies Journal, 26(1), 1-11.

Rubio, G. M. (2011). The Design and Implementation of a Menu of Evaluations. World Bank.

Sugiyono. (2020). Metode Penelitian Pendidikan (Pendekatan Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D). Bandung: Alfabeta

Suherman. (2024). Optimalisasi penganggaran berbasis kinerja (PBK) di masa transisi kepemimpinan nasional: Tantangan dan strategi. Konferensi Nasional Ilmu Administrasi (KNIA), 6(1). https://knia.stialanbandung.ac.id/index.php/knia/article/view/996

Suliantoro, I (2020). Menimbang Kembali Formula Efisiensi Pada Evaluasi Kinerja Anggaran. Jurnal Manajemen dan Pelayanan Publik, Vol.4, No.1, (2020), Hal.49-56.

Suliantoro, I., & Deviyani, A. M. (2023). Evaluasi belanja K/L sebagai beban kerja tambahan pada satker mitra kerja KPPN Kediri. Jurnal Manajemen dan Pelayanan Publik, 10(2), 105–117.

Van Dooren, W., Bouckaert, G., & Halligan, J. (2015). Performance management in the public sector (2nd ed.). Routledge.

Downloads

Published

2026-06-12

How to Cite

Dzulhijjah, D., & Nisa, F. (2026). Tantangan strategis dalam integrasi evaluasi kinerja anggaran ke dalam penganggaran berbasis kinerja di Indonesia . Jurnal Bisnis Mahasiswa, 6(3), 1235–1248. https://doi.org/10.60036/jbm.812