Kelayakan finansial dan determinan perilaku investasi PLTS atap pada UMKM di Jawa Barat
DOI:
https://doi.org/10.60036/jbm.1437Keywords:
Kelayakan Finansial, PLTS Atap, Keputusan Investasi, Persepsi Risiko, Dukungan Kebijakan, UMKM Jawa BaratAbstract
Tujuan – Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kelayakan finansial investasi Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) atap serta menguji pengaruh persepsi manfaat ekonomi, persepsi risiko investasi, dan dukungan kebijakan terhadap keputusan investasi PLTS pada pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Jawa Barat.
Desain/metodologi/pendekatan – Penelitian kuantitatif ini menggunakan desain explanatory research dengan teknik purposive sampling terhadap 100 pemilik atau pengelola UMKM. Analisis perilaku dilakukan menggunakan regresi linear berganda, sementara kelayakan finansial dinilai melalui pemodelan arus kas 20 tahun yang memperhitungkan biaya operasi dan pemeliharaan, degradasi panel 0,5% per tahun, serta penggantian inverter pada tahun ke-10.
Temuan – Analisis kelayakan finansial pada skenario acuan 5 kWp menunjukkan proyek ini layak secara finansial dengan nilai NPV Rp30.915.737, IRR 15,24%, PI 1,42, dan Payback Period 6,32 tahun. Hasil regresi menunjukkan bahwa persepsi manfaat ekonomi dan dukungan kebijakan berpengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan investasi, sedangkan persepsi risiko investasi berpengaruh negatif dan signifikan, dengan keseluruhan model mampu menjelaskan 46,5% variasi keputusan investasi.
Keterbatasan penelitian – Keterbatasan kajian ini mencakup penggunaan teknik sampling non-probabilistik dan cakupan wilayah yang relatif terbatas di Jawa Barat, sehingga generalisasi pada populasi yang lebih luas harus dilakukan secara hati-hati. Selain itu, pengukuran keputusan investasi pada penelitian ini didasarkan pada persepsi dan kesiapan responden, bukan pada realisasi investasi aktual.
Implikasi – Secara manajerial, vendor PLTS disarankan untuk menyusun penawaran berbasis business case yang mencakup estimasi penghematan dan proyeksi cash flow. Bagi pemerintah dan lembaga keuangan, temuan ini menggarisbawahi pentingnya penyediaan skema pembiayaan hijau yang terjangkau, kejelasan layanan purna jual, serta penguatan kebijakan dan pendampingan teknis untuk sektor UMKM.
Kebaruan – Keterbaruan penelitian ini terletak pada integrasi antara pendekatan techno-economic (kelayakan finansial proyek) dengan pendekatan perilaku secara simultan untuk menjelaskan secara komprehensif determinan keputusan adopsi PLTS di sektor UMKM.
Downloads
References
Ajzen, I. (1991). The theory of planned behavior. Organizational Behavior and Human Decision Processes, 50(2), 179–211. https://doi.org/10.1016/0749-5978(91)90020-T
Bekti, D. B. M., Prasetyo, Y. T., Redi, A. A. N. P., Budiman, A. S., Mandala, I. M. P. L., Putra, A. R., Persada, S. F., Nadlifatin, R., & Young, M. N. (2022). Determining factors affecting customer intention to use rooftop solar photovoltaics in Indonesia. Sustainability, 14(1), 280. https://doi.org/10.3390/su14010280
Davis, F. D. (1989). Perceived usefulness, perceived ease of use, and user acceptance of information technology. MIS Quarterly, 13(3), 319–340. https://doi.org/10.2307/249008
Iriyanto, S. D., Rehiara, A. B., & Rumengan, Y. (2025). Techno-economic assessment of rooftop solar photovoltaic integration for institutional energy efficiency and sustainability enhancement. Social, Ecology, Economy for Sustainable Development Goals Journal, 3(1), 57–70. https://doi.org/10.61511/seesdgj.v3i1.2025.1967
Khan, F. T., Alif, K. M. O., Chowdhury, A., Huda, A. S. N., & Rabbani, A. (2026). Probabilistic financial modeling and EFAST based sensitivity analysis of industrial rooftop solar photovoltaic systems. Results in Engineering, 29, 109269. https://doi.org/10.1016/j.rineng.2026.109269
Pramono, B., & Waskitho, N. T. (2026). Analisis techno-economic integrasi PLTS atap pada UMKM industri pangan menggunakan simulasi PVsyst untuk reduksi biaya energi listrik. Journal of Educational Engineering and Environment, 5(1). https://doi.org/10.36526/jeee.v5i1.7909
Putri, D. N. N., Rizanulhaq, F. M., Sari, T. K., Widjaja, M. S., & Irianto, C. G. (2024). Techno-economic of rooftop solar power plants for residential customer in Indonesia. Jurnal Teknik Elektro, 16(2). https://doi.org/10.15294/jte.v16i2.14514
Rizkita, M. A., & Prasetyo, S. D. (2026). Decentralized renewable energy for productive uses in micro, small, and medium-sized enterprise (MSMEs) clusters: A systematic review and meta-analysis. Energy for Sustainable Development, 93, 102008. https://doi.org/10.1016/j.esd.2026.102008
Septian, A., Irianto, C. G., & Sari, L. (2026). Analysis of Energy Management System and Feasibility of 25 kWp Rooftop Solar Power Plant using Techno-Economic Method in DKI Jakarta Regional Government Building. Jurnal Ecotipe, 13(1), 82–92. https://doi.org/10.33019/jurnalecotipe.v13i1.4586
Setyawati, D. (2020). Analysis of perceptions towards the rooftop photovoltaic solar system policy in Indonesia. Energy Policy, 144, 111569. https://doi.org/10.1016/j.enpol.2020.111569
Yuan, L., Cetin, K. S., & Anctil, A. (2026). Decarbonization potential of solar photovoltaics for commercial and industrial buildings. Energy Conversion and Management, 348, 120693. https://doi.org/10.1016/j.enconman.2025.120693
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Yuhaprizon, Fikry Ramadhan Suhendar

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.



