Pengukuran kinerja keuangan PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk menggunakan pendekatan rasio profitabilitas, solvabilitas, dan aktivitas tahun 2020-2024
DOI:
https://doi.org/10.60036/jbm.1396Keywords:
Kinerja Keuangan, Return on Asset, Net Profit Margin, Debt to Asset Ratio, Total Asset Turn OverAbstract
Tujuan – Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kinerja keuangan PT. Telkom Indonesia (Persero), Tbk pada tahun anggaran 2020–2024 berdasarkan rasio Return On Asset (ROA), Net Profit Margin (NPM), Debt to Asset Ratio (DAR), dan Total Asset Turn Over (TATO), serta menganalisis perkembangan (pertumbuhan) masing-masing rasio tersebut selama periode pengamatan.
Desain/metodologi/pendekatan – Penelitian menggunakan metode deskriptif kuantitatif dengan data sekunder berupa laporan keuangan tahunan PT. Telkom Indonesia (Persero), Tbk periode 2020–2024 yang diperoleh dari situs resmi Bursa Efek Indonesia (www.idx.co.id). Teknik pengumpulan data menggunakan teknik dokumentasi, kemudian data dianalisis dengan menghitung rasio ROA, NPM, DAR, dan TATO serta membandingkannya dengan standar rata-rata industri.
Temuan – Hasil penelitian menunjukkan rata-rata ROA sebesar 11,15% (di bawah standar industri 30%), rata-rata NPM sebesar 21,25% (di atas standar industri 20%), rata-rata DAR sebesar 47,12% (di atas standar industri 35%, padahal semakin rendah semakin baik), dan rata-rata TATO sebesar 0,52 kali (di bawah standar industri 2 kali). Dengan demikian, kinerja keuangan perusahaan dinilai kurang baik pada aspek ROA, DAR, dan TATO, namun dinilai baik pada aspek NPM. Dari sisi pertumbuhan, ROA, DAR, dan TATO menunjukkan tren pertumbuhan rata-rata negatif, sementara NPM relatif lebih stabil meskipun tetap berfluktuasi.
Keterbatasan penelitian – Penelitian ini hanya menggunakan empat rasio keuangan (ROA, NPM, DAR, dan TATO) pada satu perusahaan tunggal sehingga hasilnya tidak dapat digeneralisasi untuk seluruh perusahaan di sektor telekomunikasi. Penelitian ini juga bersifat deskriptif tanpa pengujian statistik inferensial maupun perbandingan langsung dengan kinerja perusahaan pesaing dalam industri yang sama.
Implikasi – Hasil penelitian ini mengindikasikan bahwa PT. Telkom Indonesia (Persero), Tbk perlu meningkatkan efektivitas pengelolaan aset dan efisiensi perputaran aset untuk menghasilkan penjualan, sekaligus menjaga struktur pendanaan agar ketergantungan terhadap utang tidak meningkat, meskipun efisiensi operasional perusahaan dalam menghasilkan laba dari penjualan (NPM) sudah cukup baik.
Kebaruan – Kebaruan penelitian ini tidak terletak pada pembaruan periode semata, melainkan pada dua hal. Pertama, penelitian ini mempersoalkan ketepatan penggunaan tolok ukur rata-rata industri konvensional (ROA 30% dan TATO 2 kali) pada industri telekomunikasi yang bersifat padat modal, dan menawarkan pembacaan alternatif berbasis analisis tren internal antarwaktu. Kedua, penelitian ini menyoroti fenomena spesifik industri telekomunikasi pascapandemi, yaitu terjadinya ekspansi aset infrastruktur digital yang belum diimbangi pertumbuhan pendapatan sepadan, sehingga menghasilkan pola penurunan ROA dan TATO di tengah margin laba (NPM) yang tetap terjaga di atas standar industri.
Downloads
References
Abdurrahman, & Munandar, A. (2020). Analisis rasio keuangan untuk menilai kinerja keuangan perusahaan farmasi PT. Indofarma, Tbk tahun 2011–2018. Jurnal Motivasi, 5(1), 1–12.
Aditikus, C. E., Manoppo, W. S., & Mangindaan, J. V. (2021). Analisis rasio keuangan untuk mengukur kinerja keuangan pada PT Angkasa Pura 1 (Persero). Productivity, 2(2), 145–150.
Arini, R. E., & Iskandar, Y. (2019). Analisis rasio keuangan untuk menilai kinerja keuangan perusahaan: Studi kasus PT. Alfaria Sumber Trijaya, Tbk tahun 2017–2019. Jurnal Multidisiplin West Science, 1(1), 28–41.
Arsita, Y. (2021). Analisis rasio keuangan untuk mengukur kinerja keuangan PT Sentul City, Tbk. Jurnal Manajemen, Pendidikan, Akuntansi, dan Ilmu Sosial, 2(1), 152–167.
Badren, Y. (2021). Analisis rasio keuangan untuk menilai kinerja keuangan pada PT. Ultra Jaya Milk Industry, Tbk [Skripsi]. Universitas Sains dan Teknologi Jayapura.
Bursa Efek Indonesia. (2025). Laporan keuangan dan tahunan PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk periode 2020–2024. https://www.idx.co.id
Fahmi, I. (2011). Analisis laporan keuangan. Alfabeta.
Fahreza. (2021). Rasio keuangan sebagai alat evaluasi kinerja dan kesehatan keuangan perusahaan. Jurnal Ilmu dan Riset Akuntansi, 10(3), 1–15.
Faisal, A., Samben, R., & Pattisahusiwa, S. (2017). Analisis kinerja keuangan. Jurnal Ilmu Akuntansi, 14(1), 6–15.
Gunawan, H. (2022). Analisis rasio keuangan untuk menilai kinerja keuangan perusahaan: Studi kasus PT. Unilever Indonesia, Tbk tahun 2016–2020. Jurnal Ilmiah Akuntansi dan Keuangan, 4(2), 1–14.
Harahap, S. S. (2013). Analisis kritis atas laporan keuangan. Rajawali Pers.
Hery. (2016). Analisis laporan keuangan. Grasindo.
Indah, Y., & Tyas, W. (2020). Analisis rasio keuangan untuk menilai kinerja keuangan pada Elzatta Probolinggo. Jurnal Akuntansi, 8(1), 45–56.
Kasmir. (2013). Analisis laporan keuangan. Rajawali Pers.
Kasmir. (2016). Analisis laporan keuangan. Raja Grafindo Persada.
Kasmir. (2017). Analisis laporan keuangan. Raja Grafindo Persada.
Munawir, S. (2014). Analisis laporan keuangan (Ed. ke-4). Liberty.
Noviarty, H., & Effendi, E. (2020). Perbandingan kinerja keuangan dan kebijakan akuntansi pada PT Telkom Tbk dan PT Indosat Tbk. Jurnal Audit dan Akuntansi Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Tanjungpura, 9(1), 33–46.
Pulungan, A. A. G., Octalin, I. S., & Kusumastuti, R. (2023). Pengukuran kinerja keuangan dengan menggunakan analisis rasio keuangan sebagai dasar penilaian pada kinerja keuangan PT Telkom Indonesia Tbk (periode 2020–2022). Jurnal Ekonomi, Bisnis dan Manajemen, 2(2), 247–261. https://doi.org/10.58192/ebismen.v2i2.984
Rafa, W. D., & Sastrawan, R. (2023). Menilai kinerja keuangan melalui analisis rasio keuangan pada PT. Aneka Tambang, Tbk periode 2018–2022. Jurnal Ilmiah Manajemen dan Bisnis, 5(2), 1–13.
Ramadhan Noor, S., & Sinambela, M. J. M. (2021). Analisis laporan keuangan untuk mengukur kinerja keuangan perusahaan berdasarkan rasio profitabilitas pada PT. Telkom Indonesia Tbk yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2016–2020. Jurnal Akuntansi, 14(2), 34–41.
Riesmiyantiningtias, N., & Siagian, A. O. (2020). Analisis laporan keuangan untuk menilai kinerja keuangan perusahaan pada PT. Midi Utama Indonesia, Tbk. Jurnal AKRAB JUARA, 5(1), 1–12.
Riyanto, M. (2024). Analisis rasio likuiditas dan rasio profitabilitas untuk mengukur kinerja keuangan pada PT Telekomunikasi Indonesia Tbk periode 2021–2023. Jurnal Ekonomi dan Bisnis, 16(2), 71–81. https://doi.org/10.55049/jeb.v16i2.307
Sudana, I. M. (2015). Manajemen keuangan perusahaan: Teori dan praktik. Erlangga.
Sugiyono. (2018). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif, dan R&D. Alfabeta.
Sukmawati, F. (2019). Net profit margin sebagai ukuran kemampuan perusahaan menghasilkan laba bersih dari penjualan. Jurnal Riset Akuntansi dan Keuangan, 7(2), 1–12.
Tomassoyan, J. F. P., Batara, M., & Ramba, D. (2024). Analisis perbandingan kinerja keuangan perusahaan telekomunikasi milik swasta yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia. Innovative: Journal of Social Science Research, 4(1), 11419–11437. https://doi.org/10.31004/innovative.v4i1.9036
Wicaksono, A., & Us, K. A. (2021). Analisis kinerja keuangan perusahaan telekomunikasi. Transekonomika: Akuntansi, Bisnis dan Keuangan, 1(4), 1–12.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Hasanah Fitri Fandasti, Westi Setiati

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.



