Audit kepatuhan atas penerapan PSAK 109 tentang piutang usaha PT Hyra Jaya Tbk sebagai klien KAP Sentra Audit dan Rekan
DOI:
https://doi.org/10.60036/jbm.1382Keywords:
Audit Kepatuhan, Expected Credit Loss, Piutang Usaha, PSAK 109, Prosedur AuditAbstract
Tujuan – Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kebijakan akuntansi piutang usaha PT Hyra Jaya Tbk, mengevaluasi prosedur audit dan kertas kerja pemeriksaan yang dilaksanakan oleh KAP Sentra Audit dan Rekan, mengidentifikasi kendala atau temuan signifikan dalam audit kepatuhan terhadap penerapan PSAK 109, serta memberikan rekomendasi perbaikan untuk memitigasi risiko ketidakpatuhan di masa mendatang.
Desain/metodologi/pendekatan – Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan sumber data primer dan sekunder. Data primer diperoleh melalui wawancara mendalam dengan supervisor auditor yang terlibat langsung dalam audit PT Hyra Jaya Tbk. Data sekunder diperoleh melalui observasi dan dokumentasi terhadap kertas kerja pemeriksaan, aging schedule, laporan keuangan, dan dokumen pendukung lainnya. Analisis data dilakukan melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan dengan triangulasi sumber dan metode.
Temuan – Hasil penelitian menunjukkan bahwa kebijakan akuntansi piutang usaha PT Hyra Jaya Tbk secara umum telah sesuai dengan PSAK 109 pada aspek pengakuan, klasifikasi, pengukuran awal, penyajian, dan pengungkapan. Namun, ditemukan ketidaksesuaian pada aspek penurunan nilai (Expected Credit Loss/ECL), di mana perusahaan tidak melakukan penambahan cadangan kerugian pada tahun 2025 karena menganggap cadangan tahun sebelumnya sudah cukup, sementara perhitungan auditor menunjukkan nilai ECL yang seharusnya diakui lebih besar. Kendala utama yang dihadapi auditor adalah keterbatasan data aging schedule yang disusun secara triwulanan, sehingga menghambat analisis pola kolektibilitas piutang secara mendalam dan penerapan pendekatan forward-looking.
Keterbatasan penelitian – Penelitian ini terbatas pada satu periode audit (tahun buku 2025) dan satu objek perusahaan (PT Hyra Jaya Tbk), sehingga hasilnya tidak dapat digeneralisasi secara luas. Keterbatasan data historis piutang yang tersedia juga memengaruhi kedalaman analisis ECL.
Implikasi – Penelitian ini memberikan implikasi praktis bagi perusahaan untuk meningkatkan frekuensi monitoring piutang, penyusunan aging schedule secara bulanan, dan perhitungan ECL secara berkala. Implikasi teoritisnya adalah penelitian ini memperkaya literatur tentang implementasi PSAK 109 dan audit kepatuhan atas instrumen keuangan di Indonesia.
Kebaruan – Penelitian ini memberikan kontribusi dengan mengintegrasikan analisis kebijakan akuntansi, prosedur audit, dan perhitungan ECL dalam satu studi kasus pada perusahaan sektor teknologi. Berbeda dengan penelitian sebelumnya yang umumnya hanya berfokus pada prosedur audit secara atau aspek akuntansi piutang secara parsial, penelitian ini secara simultan mengevaluasi kesesuaian kebijakan akuntansi, prosedur audit, dan perhitungan ECL, serta mengidentifikasi kesenjangan spesifik antara ketentuan standar dan praktik di lapangan, terutama terkait ketersediaan data untuk pendekatan forward-looking.
Downloads
References
Agoes, S., & Trisnawati, A. (2019). Praktikum audit. Jakarta: Salemba Empat.
Arens, A. A., Elder, R. J., Beasley, M. S., & Hogan, C. E. (2017). Auditing and assurance services: An integrated approach (16th ed., global ed.). Harlow, England: Pearson Education Limited.
Audika, B., & Budiwitjaksono, G. S. (2022). Expected credit loss based on PSAK 71: A systematic literature review. Proceedings of International Conference on Economics Business and Government Challenges, 5(1), 240–244.
Aurelia, V., & Batam, U. I. (2022). Jurnal Multidisiplin Indonesia, 1(4), 1115–1120. https://doi.org/10.58344/jmi.v1i4.107
Citrahayu, Z., Umar, Z., & Fitrika, C. (2025). Analisis Expected Credit Loss (ECL) dalam Pembentukan Cadangan Kerugian Penurunan Nilai (CKPN) Menurut PSAK 71 pada Perusahaan PT. Perta Arun Gas. Jurnal Keuangan Dan Perbankan, 21(2), 123–136. https://doi.org/10.35384/jkp.v21i2.687
Fiantika, F. R., Wasil, M., Jumiyati, S., Honesti, L., Wahyuni, S., Mouw, E., …Waris, L. (2020). Metodologi Penelitian Kualitatif. In Rake Sarasin. Retrieved from https://scholar.google.com/citations?user=O-B3eJYAAAAJ&hl=en
Hardiansyah, D., & Trisnaningsih, S. (2025). Analysis Of Audit Procedures On Receivables at BHK Foundation By KAP Djoko Soerjadi. International Journal Business, Management and Innovation Review, 2(1), 01–17. https://doi.org/10.62951/ijbmir.v2i1.32
Hidayat, A. R., & Hardianto, F. (2022). Lembaga Keuangan dan Kebijakan Publik Dalam Menangani Krisis Ekonomi Global. Syntax Literate, 7(10), 17710–17719. https://doi.org/10.36418/syntax-literate.v7i10.13174
Ikatan Akuntan Indonesia. (2024). Pernyataan Standar Akuntansi Keuangan (PSAK) 109: Instrumen Keuangan. Jakarta: Dewan Standar Akuntansi Keuangan – IAI.
International Auditing and Assurance Standards Board. (2023). Handbook of International Quality Management, Auditing, Review, Other Assurance, and Related Services Pronouncements. New York, NY: IFAC.
Juniasih, N. W., & Marunduh, A. P. (2025). Penerapan PSAK No. 71 tentang piutang pada kredit macet di Koperasi Serba Usaha (KSU) Sarunta Waya. Jurnal Ekonomi, Kependidikan, Manajemen, dan Akuntansi (JEKMA), 3(1), 70–78.
Kartini, E., Mimbar, L., & Izrawati. (2023). Implementasi Akuntansi Berdasarkan Standar Akuntansi Keuangan Pada UMKM Krupuk di Kota Mataram. Jurnal Akuntansi Dan Keuangan Syariah, 6(1), 66–71. https://doi.org/10.54712/aliansi.v6i1.258
Kurniawati, L. (2021). JURNALKU Volume 1 No. 3, September 2021 PENERAPAN PSAK 71 PADA PERUSAHAAN PENJAMINAN KREDIT: TELAAH TEORI INSTITUSIONAL. 1(3), 234–250
Putra, I. S. (2020). Analisis akuntansi piutang usaha terhadap laporan keuangan CV. Linggar Perdana Banjarmasin. JIEB: Jurnal Ilmiah Ekonomi Bisnis, 6(2), 210–217.
Remenaric, B., Kenfelja, I., & Ivan, C. (2018). Binomial model for measuring expected credit losses from trade receivables in non-financial sector entities. Ekonomski Vjesnik / Econviews, 31(1), 125–135.
Sugiyono. (2020). Metode Penelitian Pendidikan: Pendekatan Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta.
Sulistia, A. R. B., & Meidawati, N. (2024). Audit Atas Piutang Usaha PT X. Jurnal Aplikasi Bisnis, 21(1), 529–539. https://journal.uii.ac.id/JABIS/article/view/33592
Tanjung, R., & Sihite, R. E. A. R. (2024). Analisis implementasi PSAK No.1 pada laporan keuangan PT. Angkasa Pura II. Jurnal Akuntansi, 19(1), 50–63.
Taroreh, J. R., & Runtu, T. (2016). Evaluasi Penerapan Sistem Pengendalian Internal Piutang Pada PT Mandiri Tunas Finance Cabang Manado. Jurnal Riset Ekonomi, Manajemen, Bisnis Dan Akuntansi, 4(3), 125–134.
Yunita, D. I., & Indahwati, R. (2022). Pengaruh penerapan PSAK 71 terhadap pencatatan, pengakuan, pengukuran dan penyajian cadangan penurunan nilai piutang pada PT. Pelabuhan Indonesia (Persero) Regional 1 Cabang Belawan. Indonesian Accounting Research Journal, 3(1), 1–12.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Hilda Tri Rachmawati, Yusna, Novrida Qudsi Lutfillah

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.



