Pengaruh fasilitas kerja terhadap kinerja pegawai Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) Kota Pagaralam

Authors

  • M Aqil Al Mubarok Program Manajemen, Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Lembah Dempo, Kota Pagar Alam, Indonesia
  • Sastra Mico Program Manajemen, Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Lembah Dempo, Kota Pagar Alam, Indonesia
  • Yadi Maryadi Program Manajemen, Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Lembah Dempo, Kota Pagar Alam, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.60036/jbm.1348

Keywords:

Fasilitas Kerja, Kinerja Pegawai, Manajemen Sumber Daya Manusia, Sektor Publik

Abstract

Tujuan – Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh fasilitas kerja terhadap kinerja pegawai pada Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) Kota Pagar Alam.

Desain/metodologi/pendekatan – Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif asosiatif kausal dengan teknik sampling jenuh terhadap seluruh 92 pegawai (ASN dan Non-ASN). Data dikumpulkan melalui kuesioner Skala Likert lima poin; data ordinal ditransformasikan ke skala interval menggunakan Method of Successive Interval (MSI) sebelum dianalisis dengan uji validitas, reliabilitas, regresi linear sederhana, koefisien korelasi dan determinasi, serta uji t menggunakan SPSS 26.

Temuan – Fasilitas kerja berhubungan sangat kuat dengan kinerja pegawai (r = 0,821) dan menghasilkan persamaan regresi Y = 19,774 + 1,141X. Uji t menunjukkan pengaruh positif dan signifikan (t = 13,625; p = 0,000), dengan koefisien determinasi 67,3% dan sisanya 32,7% dijelaskan faktor lain di luar model.

Keterbatasan penelitian – Penelitian hanya menguji satu variabel independen pada satu instansi dengan 92 responden, tanpa membedakan status kepegawaian ASN dan Non-ASN, sehingga generalisasi temuan perlu dilakukan secara hati-hati.

Implikasi – Instansi disarankan memprioritaskan pengadaan, pemeliharaan, dan pembaruan fasilitas kerja, baik sarana administratif maupun peralatan teknis lapangan, sebagai strategi praktis meningkatkan kinerja pegawai dan kualitas pelayanan publik.

Kebaruan – Penelitian ini menguji pengaruh fasilitas kerja pada instansi dengan karakteristik pekerjaan ganda yang khas, yaitu memadukan aktivitas administratif tata ruang dan pekerjaan teknis lapangan (infrastruktur/alat berat), sebuah konteks organisasi sektor publik yang masih jarang diteliti secara spesifik.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Afandi, P. (2021). Manajemen sumber daya manusia: Teori, konsep dan indikator (Ed. rev.). Zanafa Publishing.

Anggraeni, R., Ahmad, G., & Junaidi, A. (2018). Pengaruh kemampuan, motivasi dan fasilitas kerja terhadap kinerja pegawai pada Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik, dan Persandian Kabupaten Bantaeng. Jurnal Mirai Management, 3(1), 150–163.

Anggun, S. (2021). Pengaruh kemampuan sumber daya manusia, komunikasi organisasi dan fasilitas kerja. Guepedia.

Darmiah, D., Fatmasari, F., & Azhari, A. (2023). Pengaruh kompetensi, fasilitas kerja, dan motivasi kerja terhadap produktivitas kerja pegawai. Jurnal Aplikasi Manajemen & Kewirausahaan MASSARO, 5(2), 69–83. https://doi.org/10.37476/massaro.v5i2.4059

Harpis, M. (2019). Pengaruh fasilitas kerja, pengawasan dan kompensasi terhadap kinerja pegawai pada Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kabupaten Serdang Bedagai. Maneggio: Jurnal Ilmiah Magister Manajemen, 2(1). https://doi.org/10.30596/maneggio.v2i1.4760

Hasibuan, M. S. P. (2019). Manajemen sumber daya manusia (Ed. rev.). Bumi Aksara.

Jufrizen, J. (2018). Pengaruh fasilitas kerja dan disiplin kerja terhadap kinerja karyawan melalui motivasi kerja. Jurnal Riset Sains Manajemen, 2(1), 27–34.

Listyani, I. (2016). Pengaruh fasilitas kerja dan komunikasi kerja terhadap kinerja karyawan. JMK (Jurnal Manajemen dan Kewirausahaan), 1(1), 56–64.

Mangkunegara, A. A. A. P. (2020). Manajemen sumber daya manusia perusahaan. Remaja Rosdakarya.

Moenir, H. A. S. (2014). Manajemen pelayanan umum di Indonesia. Bumi Aksara.

Munawirsyah, I. (2017). Pengaruh kepuasan kerja dan fasilitas kerja terhadap motivasi kerja dan dampaknya kepada kinerja pegawai non medis pada Rumah Sakit Umum Daerah Kota Subulussalam. Jurnal Bisnis Administrasi, 6(1), 44–51.

Murtiningsih, E. (2012). Pengaruh motivasi kesejahteraan dan fasilitas kerja terhadap kinerja anggota Satuan Polisi Pamong Praja Kabupaten Kediri. Jurnal Ilmu Manajemen Revitalisasi, 1(3), 81–92.

Nurhadian, A. F. (2019). Pengaruh fasilitas kerja terhadap kinerja pegawai. Jurnal Ekonomi, Bisnis & Entrepreneurship, 13(1), 45–56.

Prawira, I. (2020). Pengaruh kompensasi, kepemimpinan dan fasilitas kerja terhadap kepuasan kerja pegawai. Maneggio: Jurnal Ilmiah Magister Manajemen, 3(1), 28–40. https://doi.org/10.30596/maneggio.v3i1.4681

Rialmi, Z., & Morsen, M. (2020). Pengaruh komunikasi terhadap kinerja karyawan PT Utama Metal Abadi. JENIUS (Jurnal Ilmiah Manajemen Sumber Daya Manusia), 3(2), 221–227. https://doi.org/10.32493/jjsdm.v3i2.3940

Rifai’i, A. (2019). Pengaruh komunikasi dan fasilitas kerja terhadap kinerja pegawai Kabupaten Sukabumi. Jurnal Ekonomedia, 8(9), 1689–1699.

Robbins, S. P., & Judge, T. A. (2017). Perilaku organisasi (Ed. 16). Salemba Empat.

Sedarmayanti. (2018). Manajemen sumber daya manusia dan produktivitas kerja. Mandar Maju.

Sugiyono. (2022). Metode penelitian kuantitatif. Alfabeta.

Sutrisno, E. (2019). Manajemen sumber daya manusia. Kencana.

Wahyuni, S. (2014). Pengaruh motivasi, pelatihan dan fasilitas kerja terhadap kinerja pegawai Dinas Pendapatan Daerah Provinsi Sulawesi Tengah. e-Jurnal Katalogis, 2(1), 124–134.

Wibowo. (2019). Manajemen kinerja (Ed. 5). Rajawali Pers.

Downloads

Published

2026-08-11

How to Cite

Al Mubarok, M. A., Mico, S., & Maryadi, Y. (2026). Pengaruh fasilitas kerja terhadap kinerja pegawai Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) Kota Pagaralam. Jurnal Bisnis Mahasiswa, 6(4), 1937–1945. https://doi.org/10.60036/jbm.1348