Determinan kinerja driver ShopeeFood di kota Pekanbaru: Peran insentif, punishment, dan moderasi kepuasan kerja

Authors

  • Devano Dwi Ikhsan Program Studi Manajemen, Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Riau, Pekanbaru, Indonesia
  • Abd. Rasyid Syamsuri Program Studi Manajemen, Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Riau, Pekanbaru, Indonesia
  • Rosnelly Roesdi Program Studi Manajemen, Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Riau, Pekanbaru, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.60036/jbm.1343

Keywords:

Insentif, Punishment, Kepuasan Kerja, Kinerja Driver, Layanan Pesan Antar Makanan

Abstract

Tujuan – Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh insentif dan punishment terhadap kinerja driver ShopeeFood di Kota Pekanbaru dengan kepuasan kerja sebagai variabel moderasi.

Desain/metodologi/pendekatan – Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode Structural Equation Modeling (SEM) berbasis Partial Least Square (PLS). Populasi penelitian ini adalah driver ShopeeFood di Kota Pekanbaru. Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling dengan jumlah responden sebanyak 267 driver ShopeeFood. Pengumpulan data dilakukan melalui penyebaran kuesioner tertutup menggunakan skala pengukuran interval dan dianalisis dengan SmartPLS melalui pengujian outer model dan inner model.

Temuan – Hasil penelitian menunjukkan bahwa model mampu menjelaskan 82,6% variasi kinerja driver (R² = 0,826). Insentif berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja driver ShopeeFood (t = 8,767; p < 0,001). Selain itu, penerapan punishment yang adil dan proporsional juga berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja driver (t = 7,902; p < 0,001). Kepuasan kerja berpengaruh positif terhadap kinerja (t = 10,022; p < 0,001) serta terbukti memperkuat pengaruh insentif (t = 6,521; p < 0,001) dan punishment (t = 2,441; p = 0,015) terhadap kinerja driver.

Keterbatasan penelitian – Penelitian ini menggunakan kuesioner tertutup sehingga informasi yang diperoleh dari responden masih terbatas pada pilihan jawaban yang telah disediakan. Selain itu, penelitian ini hanya menggunakan empat variabel utama yaitu insentif, punishment, kepuasan kerja, dan kinerja driver.

Implikasi – Penelitian ini memberikan implikasi bagi perusahaan ShopeeFood dalam meningkatkan sistem insentif, penerapan punishment yang adil, serta meningkatkan kepuasan kerja driver guna mendukung peningkatan kinerja driver secara optimal. Hasil penelitian ini juga dapat menjadi bahan pertimbangan dalam penyusunan kebijakan pengelolaan mitra driver yang lebih efektif dan berkelanjutan.

Kebaruan – Kebaruan penelitian ini terletak pada pengujian peran kepuasan kerja sebagai variabel moderasi dalam hubungan antara insentif dan punishment terhadap kinerja driver ShopeeFood di Kota Pekanbaru.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Affifudin, M. (2022). Pengaruh reward dan punishment terhadap disiplin kerja dan kinerja karyawan. Jurnal Manajemen Sumber Daya Manusia, 4(2), 98–107.

Alim, Y. A., & Prabowo, B. (2023). Pengaruh kompensasi dan fleksibilitas kerja terhadap kinerja melalui kepuasan kerja sebagai variabel intervening pada driver ShopeeFood di Sidoarjo. Reslaj: Religion Education Social Laa Roiba Journal, 5(6), 3245–3258. https://doi.org/10.47467/reslaj.v5i6.3787

Asfiah, N., et al. (2022). Effects of work flexibility and compensation on employee performance through job satisfaction: Evidence from Shopee-Food East Java, Indonesia. International Journal of Multidisciplinary Research and Analysis. https://doi.org/10.47191/IJMRA/v5-i10-02

Basyiroh, S., et al. (2023). Pengaruh punishment terhadap kinerja karyawan melalui disiplin kerja. Jurnal Manajemen dan Organisasi, 7(1), 55–66.

Efendi, R., et al. (2020). Pengaruh pemberian insentif terhadap kinerja karyawan. Jurnal Manajemen, 12(2), 120–128.

Febrianto, A., & Fuadati, S. R. (2022). Pengaruh kepuasan kerja terhadap kinerja karyawan. Jurnal Ilmu dan Riset Manajemen, 11(4), 1–15.

Fikri, M. (2023). Pengaruh kepuasan kerja terhadap kinerja karyawan pada perusahaan jasa. Jurnal Manajemen dan Bisnis, 5(1), 45–53.

Hair, J. F., Hult, G. T. M., Ringle, C. M., & Sarstedt, M. (2022). A primer on partial least squares structural equation modeling (PLS-SEM) (3rd ed.). Sage.

Handoko, T. H. (2008). Manajemen personalia dan sumber daya manusia. BPFE.

Haq, M. A., Febriantora, A., & Fuadati, S. R. (2020). Pengaruh motivasi, insentif, dan kepuasan kerja terhadap kinerja driver ojek online. Jurnal Ilmu dan Riset Manajemen, 9(9).

Kurniawan, A., & Fitriyani, F. (2021). Pengaruh insentif dan promosi jabatan terhadap kinerja karyawan. Jurnal Riset Keuangan dan Akuntansi, 7(2), 1–18. https://doi.org/10.25134/jrka.v7i2.4858

Kusuma, Y. W. (2016). Pengaruh motivasi kerja dan insentif terhadap semangat kerja karyawan CV. F.A Management. Jurnal Ilmu dan Riset Manajemen, 5, 1–15.

Mahdi, R. F. El, Setiawati, I., & Puspitari, R. H. U. (2023). Pengaruh reward, punishment, dan keselamatan kerja terhadap kinerja driver. Jurnal Manajemen dan Bisnis, 2(1), 1–9.

Mangkunegara, A. A. A. P. (2017). Manajemen sumber daya manusia perusahaan. Remaja Rosdakarya.

Mangkunegara, A. A. A. P., & Prabu, A. (2009). Evaluasi kinerja sumber daya manusia. Refika Aditama.

Muhammad, R., et al. (2022). Pengaruh punishment terhadap kinerja karyawan pada perusahaan jasa. Jurnal Ekonomi dan Bisnis, 11(3), 210–218.

Oktamade, D. (2023). Pengaruh insentif dan loyalitas terhadap kinerja driver Gojek di Kota Pekanbaru. Jurnal Akuntansi dan Keuangan, 12(1).

Pramana, D., & Listyawati, I. (2025). Pengaruh fleksibilitas kerja, motivasi kerja, insentif kerja, dan kepuasan kerja terhadap kinerja driver ojek online Grab Kota Semarang. Ekonomi Bisnis, 8(1). https://doi.org/10.32877/eb.v8i1.2692

Riza, F., & Fazri, A. (2023). Pengaruh kompensasi terhadap kinerja karyawan dengan kepuasan kerja sebagai variabel intervening di Pertamina Hulu Rokan Zona 1 Jambi. Jurnal Manajemen Terapan dan Keuangan, 12(4).

Septyansyah, A., Valianti, R. M., & Salmah, N. N. A. (2024). Pengaruh stres kerja dan pemberian insentif terhadap kinerja driver PT. Gojek Indonesia Cabang Palembang. Jurnal Media Wahana Ekonomika, 21(3), 391–403. https://doi.org/10.31851/jmwe.v21i3.12822

Widodo, U., Indriyatni, L., Yuliati, Y., & Wahyuningsih, S. (2022). Analisis pengaruh kepuasan kerja, reward dan adversity quotient terhadap kinerja driver ojek online. Fokus Ekonomi: Jurnal Ilmiah Ekonomi, 17(2), 487–506. https://doi.org/10.34152/fe.17.2.487-506

Wu, P. F., & Li, Y. (2022). Happy riders are all alike? Ambivalent subjective experience and mental well-being of food-delivery platform workers in China. New Technology, Work and Employment, 37(3), 425–444. https://doi.org/10.1111/ntwe.12243

Wulandari, S., Veronica, M., & Emilda, E. (2024). Pengaruh insentif dan punishment terhadap kinerja driver Grab Bike Kota Palembang. Jurnal Nasional Manajemen Pemasaran & SDM, 5(1), 12–19. https://doi.org/10.47747/jnmpsdm.v5i1.1691

Downloads

Published

2026-08-21

How to Cite

Ikhsan, D. D., Syamsuri, A. R., & Roesdi, R. (2026). Determinan kinerja driver ShopeeFood di kota Pekanbaru: Peran insentif, punishment, dan moderasi kepuasan kerja. Jurnal Bisnis Mahasiswa, 6(4), 2057–2072. https://doi.org/10.60036/jbm.1343