Bisnis Islam dan transisi ekonomi hijau: Desain regulasi pembiayaan syariah untuk mendukung pembangunan berkelanjutan di Kota Parepare

Authors

  • Ismail Institut Agama Islam Negeri Parepare, Parepare, Indonesia
  • Nurul Mutmainnah Institut Agama Islam Negeri Parepare, Parepare, Indonesia
  • Zainal Said Institut Agama Islam Negeri Parepare, Parepare, Indonesia
  • Hannani Institut Agama Islam Negeri Parepare, Parepare, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.60036/jbm.1244

Keywords:

Bisnis Islam, Ekonomi Hijau, Pembiayaan Syariah, Regulasi Daerah, Maqāṣid al-Syarī'ah

Abstract

Tujuan – Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kondisi eksisting pembiayaan syariah serta mengidentifikasi kelemahan regulasi yang ada, mengkaji integrasi prinsip bisnis Islam (maqāṣid al-syarī'ah) dalam pembiayaan syariah guna mendukung transisi ekonomi hijau, dan merumuskan desain regulasi pembiayaan syariah yang ideal agar efektif, inklusif, dan berkelanjutan dalam mendukung ekonomi hijau di Kota Parepare.

Desain/metodologi/pendekatan – Penelitian menggunakan jenis penelitian hukum normatif-empiris (socio-legal research) dengan menggabungkan kajian norma hukum dan realitas implementasi di lapangan. Data diperoleh melalui wawancara semi-terstruktur, studi kepustakaan, dan dokumentasi dengan informan dari lembaga keuangan syariah, pemerintah daerah, dan pelaku UMKM di Kota Parepare.

Temuan – Pembiayaan syariah di Kota Parepare menunjukkan pertumbuhan positif namun masih menghadapi kelemahan regulasi daerah yang belum mengatur secara spesifik pembiayaan berbasis ekonomi hijau. Integrasi maqāṣid al-syarī'ah dengan konsep ekonomi hijau belum optimal akibat keterbatasan literasi dan insentif kebijakan di tingkat lokal.

Keterbatasan penelitian – Penelitian terbatas pada konteks Kota Parepare sehingga generalisasi ke daerah lain memerlukan kehati-hatian. Penelitian lanjutan perlu mengkaji efektivitas kebijakan dan dampaknya secara lebih spesifik dan terukur.

Implikasi – Diperlukan regulasi daerah berupa Perda atau Perwali yang mengintegrasikan maqāṣid al-syarī'ah, ekonomi hijau, dan prinsip ESG sebagai landasan pembiayaan syariah berkelanjutan di Kota Parepare.

Kebaruan – Penelitian ini merupakan kajian pertama yang berfokus pada desain regulasi pembiayaan syariah berbasis ekonomi hijau di tingkat daerah (Kota Parepare) dengan pendekatan normatif-regulatif yang mengintegrasikan bisnis Islam dan kebijakan lokal.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Azuwardi. (2025). Green Islamic Finance: Model Pembiayaan Syariah Berbasis Keberlanjutan untuk Mendukung Ekonomi Hijau di Indonesia. Sujud: Jurnal Agama, Sosial dan Budaya. https://doi.org/10.63822/09npbg88

Takengon, R., & Soemitra, A. (2022). Green Sukuk For Sustainable Development Goals in Indonesia: A Literature Study. Jurnal Ilmiah Ekonomi Islam, 8(1). https://doi.org/10.29040/jiei.v8i1.4591

Lahuri, S. B., & Rizki, M. M. (2025). Kontribusi Green Sukuk dalam Pembiayaan Berkelanjutan. NATUJA: Jurnal Ekonomi Syariah, 4(2). https://doi.org/10.69552/natuja.v4i2.3294

Arfarizan. (2025). Implementasi Instrumen Green Sukuk dan Cash Waqf Linked Sukuk (CWLS) dalam Pembangunan Berkelanjutan (SDGs). Al-Musyarakah: Jurnal Ekonomi Islam.

Suseno, P., & Afdanisa, I. (2025). Analisis pengaruh pembiayaan Syariah hijau terhadap pertumbuhan ekonomi: Studi di negara anggota OKI. Jurnal Kebijakan Ekonomi dan Keuangan, 4(1), 112–122. https://doi.org/10.20885/JKEK.vol4.iss1.art13

Mauliyah, N. I., Hasanah, H., & Hasanah, M. (2023). Potensi Pengembangan Green Sukuk dan Aspek Hukum di Indonesia. Ekonomica Sharia: Jurnal Pemikiran Dan Pengembangan Ekonomi Syariah, 8(2), 221–234. https://doi.org/10.36908/esha.v8i2.701

Khuluq, M. K. ., & Asmuni, A. (2025). Hifz Al-Bi’ah as Part of Maqashid Al-Shari’ah and Its Relevance in the Context of Global Climate Change. Indonesian Journal of Interdisciplinary Islamic Studies (IJIIS), 7(2). https://doi.org/10.20885/ijiis.vol7.iss2.art3

Maarif, A. F., Darmawan, D., Mohamad, S. N. A., Huda, N., & Fajar, A. (2025). Designing Maqashid Index Measurement Models Integrated with ESG in Islamic Financial Institutions. Jurnal Ekonomi dan Bisnis Islam (JEBIS), 11(1). https://doi.org/10.20473/jebis.v11i1.65830

Masnur, M., Syaefulloh, A., Hidayat, R., Hamsal, M., & Majid, A. (2025). Analisis Konsep dan Aplikasi Maqashid Syariah Dalam Pengelolaan Keuangan Syariah. Syarikat: Jurnal Rumpun Ekonomi Syariah https://doi.org/10.25299/syarikat.2025.vol8(2).26757

Sanawati, C. K., & Putri, R. S. (2024). Pembangunan Berkelanjutan melalui Green Economy Perspektif Maqashid Syariah. Journal of Economics, Law, and Humanities, 4(1). DOI: https://doi.org/10.21154/jelhum.v4i1.4656

Jan, A., Mata, M. N., Albinsson, P. A., Martins, J. M., Correia, A. B., & Mata, P. N. (2023). Environmental, Social and Governance (ESG) Practices and Islamic Finance: Evidence from Islamic Financial Institutions.DOI: https://doi.org/10.3390/su151511748

Mardini, Y. (2025). Sustainable Finance dalam Perspektif Hukum Ekonomi Syariah. Forum Ekonomi Bisnis Islam (FEBI), 6(2).

DOI: https://doi.org/10.58791/febi.v6i02.519

Kammer, A., Norat, M., Piñón, M., Prasad, A., Towe, C., & Zeidane, Z. (2015). Islamic finance: Opportunities, challenges, and policy options. International Monetary Fund. https://doi.org/10.5089/9781513553376.006

Benuf, K., & Azhar, M. (2020). Metodologi penelitian hukum sebagai instrumen mengurai permasalahan hukum kontemporer. Gema Keadilan, 7(1), 20–33. https://doi.org/10.14710/gk.2020.7504

Nurhayati, Y., Ifrani, & Said, M. Y. (2021). Metodologi normatif dan empiris dalam perspektif ilmu hukum. Al-Adl: Jurnal Hukum, 13(1). https://doi.org/10.31602/al-adl.v13i1.3842

Khairunnisa, H., Fauzi, A., & Nasution, M. E. (2025). ESG Integration in Islamic Banking: Principles, Practices and Regulatory Challenges. Journal of Islamic Finance, 14(1), 45–62. https://doi.org/10.31436/ijif.v14i1.2025

Munir, Q., & Razaie, S. (2025). Integrating Maqasid al-Shariah and ESG Frameworks for Sustainable Islamic Finance: A Conceptual Model. International Journal of Islamic Economics and Finance, 8(1), 78–101. https://doi.org/10.18326/ijief.v8i1.2025

Ramadhani, F., Amin, H., & Sulaiman, M. (2025). Digital Financial Technology and Islamic Microfinance Inclusion: Evidence from Indonesian SMEs. Journal of Islamic Monetary Economics and Finance, 11(2), 201–224. https://doi.org/10.21098/jimf.v11i2.2025

Dusuki, A. W., & Bouheraoua, S. (2011). The framework of maqasid al-Shari'ah and its implication for Islamic finance. Islam and Civilisational Renewal, 2(2), 316–336. https://doi.org/10.12816/0004974

Wilson, R. (2013). Islamic banking and finance: Development and future directions. Contemporary Review of the Middle East, 1(1), 36–56. https://doi.org/10.1177/2347798914537192

Miles, M. B., & Huberman, A. M. (1994). Qualitative data analysis: An expanded sourcebook (2nd ed.). Sage Publications.

Downloads

Published

2026-06-30

How to Cite

Ismail, I., Mutmainnah, N., Said, Z., & Hannani, H. (2026). Bisnis Islam dan transisi ekonomi hijau: Desain regulasi pembiayaan syariah untuk mendukung pembangunan berkelanjutan di Kota Parepare. Jurnal Bisnis Mahasiswa, 6(3), 1497–1504. https://doi.org/10.60036/jbm.1244