Efektivitas digitalisasi layanan pertanahan di kantor BPN Kabupaten Jember dalam perspektif Maslahah Mursalah

Authors

  • Umi Kulsum Universitas Islam Negeri Kiai Haji Achmad Siddiq Jember, Jember, Indonesia
  • Lutfiya Firnanda Universitas Islam Negeri Kiai Haji Achmad Siddiq Jember, Jember, Indonesia
  • Mohamad Budi Fadilah Universitas Islam Negeri Kiai Haji Achmad Siddiq Jember, Jember, Indonesia
  • Fauzan Universitas Islam Negeri Kiai Haji Achmad Siddiq Jember, Jember, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.60036/jbm.1233

Keywords:

Digitalisasi, KKP, Layanan Pertanahan, Efektivitas Duncan, Maslahah Mursalah

Abstract

Tujuan – Penelitian ini bertujuan mengkaji efektivitas implementasi sistem Komputerisasi Kegiatan Pertanahan (KKP) di Kantor BPN Kabupaten Jember sebagai wujud e-government di sektor pertanahan, serta menilai tingkat kemaslahatannya menurut kerangka maslahah mursalah.

Desain/metodologi/pendekatan – Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Data dikumpulkan melalui observasi partisipatif selama lima bulan (Januari–Mei 2026), wawancara semi-terstruktur terhadap enam informan dari kalangan pegawai BPN dan masyarakat pengguna layanan, serta studi dokumentasi, dan dianalisis dengan model interaktif Miles dan Huberman dan diperkuat melalui triangulasi sumber, triangulasi metode, member checking, dan audit trail. Kerangka analitik memadukan tiga indikator efektivitas Duncan (pencapaian tujuan, integrasi, adaptasi) dengan tingkatan maslahah mursalah menurut Al-Ghazali dan kaidah dar'ul mafasid Al-Syatibi.

Temuan – KKP mampu memproses satu berkas SPK kurang dari satu jam dalam kondisi normal, namun menghadapi empat kendala struktural: gangguan sistem rata-rata 5 hari kerja per bulan (rentang 3–7 hari, setara 19–32% hari kerja efektif), koneksi internet yang tidak stabil, arsitektur single-session yang menghambat akses simultan, serta keterbatasan kapasitas SDM yang diperparah oleh sentralisasi kewenangan. Hasil integrasi analitik menempatkan implementasi KKP pada tataran maslahah hajiyah karena prinsip dar'ul mafasid belum terpenuhi secara konsisten.

Keterbatasan penelitian – Penelitian ini bersifat single-site study di satu kantor BPN sehingga generalisasi temuan terbatas, dengan jumlah informan eksternal yang relatif kecil (tiga orang). Penelitian selanjutnya disarankan menggunakan desain komparatif multi-situs dengan jumlah informan eksternal yang lebih banyak.

Implikasi – Implikasi praktis penelitian ini mencakup rekomendasi peningkatan infrastruktur sistem, desentralisasi kewenangan teknis kepada kantor kabupaten, dan penyusunan SOP darurat yang operasional. Implikasi teoretis berupa kerangka analitik integratif yang menghubungkan teori efektivitas Duncan dengan doktrin kemaslahatan publik Islam.

Kebaruan – Kontribusi utama penelitian ini adalah kerangka analitik integratif yang menghubungkan teori efektivitas Duncan dengan doktrin kemaslahatan publik Islam, dilengkapi kriteria operasional penilaian tingkatan maslahah yang dapat direplikasi untuk kajian serupa.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Addawiyah, F. L., & Fadillah, N. (2025). Efektivitas implementasi kebijakan publik dalam mewujudkan pelayanan publik yang responsif: Tinjauan teoritis dan empiris. Jurnal Riset Rumpun Ilmu Sosial, Politik Dan Humaniora, 4(1), 27–35. https://doi.org/10.55606/jurrish.v4i1.4438

Adinegoro, K. R. R. (2023). Analisis transformasi digital layanan publik pertanahan: Hak tanggungan elektronik pada Kementerian Agraria dan Tata Ruang/BPN. Jurnal Administrasi Publik, XIX(1), 26–49. https://doi.org/10.52316/jap.v19i1.135

Al-Ghazali, A. H. M. (1993). Al-Mustashfa min ’ilm al-ushul. Dar al-Kutub al-’Ilmiyyah.

Al-Syatibi, I. (1997). Al-Muwafaqat fi ushul al-syari’ah. Dar Ibn ’Affan.

Alrawabdeh, W. (2014). Internet and mobile technology usage and challenges in e-government in developing countries. Journal of Internet Commerce, 13(3–4), 268–289. https://doi.org/10.1080/15332861.2014.949695

Arisandy, D., Toun, N. R., & Irwani, I. (2024). The effectiveness and challenges of e-government implementation through the media center in the city of Palangka Raya. Indonesia Journal of Public Administration and Government, 1(1), 48–54. https://doi.org/10.70074/ijpag.v1i1.23

Az-zahra, S. (2025). Evaluasi aplikasi pemantauan berkas untuk modernisasi layanan dan penerbitan dokumen elektronik di bidang pertanahan. Jurnal Widya Bhumi, 5(2), 187–205. https://doi.org/10.31292/wb.v5i2.250

Creswell, J. W., & Poth, C. N. (2018). Qualitative inquiry and research design: Choosing among five approaches (4th ed.). SAGE Publications.

Dwivedi, Y. K., Hughes, D. L., Coombs, C., Constantiou, I., Duan, Y., Edwards, J. S., Gupta, B., Lal, B., Misra, S., Prashant, P., Raman, R., Rana, N. P., Sharma, S. K., & Upadhyay, N. (2021). Impact of COVID-19 pandemic on information management research and practice: Transforming education, work and life. International Journal of Information Management, 55, 102211. https://doi.org/10.1016/j.ijinfomgt.2020.102211

Hasanah, U., Amalia, R., & Putri, S. (2025). Kedudukan mashalih al-mursalah sebagai dalil hukum. Jurnal Al-Ahwal As-Syakhsiyah, 12(2), 21–28.

Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional. (2020). Peraturan Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala BPN Nomor 5 Tahun 2020 tentang Pelayanan Hak Tanggungan Terintegrasi Secara Elektronik. Kementerian ATR/BPN.

Kusumastuti, A., & Khoiron, A. M. (2019). Metode penelitian kualitatif. Lembaga Pendidikan Sukarno Pressindo.

Miles, M. B., & Huberman, A. M. (1994). Qualitative data analysis (An expande). Sage Publications.

Nurfadillah, A., Nursamsir, & Mardiana. (2025). Efektivitas Aplikasi Komputerisasi Kegiatan Pertanahan (KKP) dalam validasi pengelolaan data buku tanah di Kantor BPN Kabupaten Kolaka. Jurnal Ilmu Sosial Dan Pendidikan, 3(3), 112–125.

Pandega, M. Z. S. (2023). Implementasi Geo-KKP sebagai penerapan e-government di BPN Kabupaten Bogor I. BULLET: Jurnal Multidisiplin Ilmu, 2(3), 748–756.

Peraturan Presiden Nomor 95 Tahun 2018 tentang Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik. (2018). Sekretariat Negara Republik Indonesia.

Pratama, M. Y. J. (2024). Implementasi Peraturan Pemerintah Nomor 20 Tahun 2021 tentang penertiban kawasan dan tanah terlantar dalam perspektif maslahah mursalah. MAQASID: Jurnal Studi Hukum Islam, 15(1).

Qorib, A., & Harahap, I. (2016). Penerapan mashlahah mursalah dalam ekonomi Islam. Analytica Islamica, 5(1). https://doi.org/10.30829/jai.v5i1.480

Sangaji. (2025). Transformasi inovasi pelayanan publik menuju tata kelola digital yang inklusif. Jejaring Administrasi Publik, 17(1), 54–70. https://doi.org/10.20473/jap.v17i1.72708

Steers, R. M. (1985). Efektivitas organisasi: Kaidah perilaku. Erlangga.

Twizeyimana, J. D., & Andersson, A. (2019). The public value of e-government: A literature review. Government Information Quarterly, 36(2), 167–178. https://doi.org/10.1016/j.giq.2019.01.001

Undang-Undang Nomor 25 Tahun 2009 tentang Pelayanan Publik. (2009). Sekretariat Negara Republik Indonesia.

Williamson, I., Enemark, S., Wallace, J., & Rajabifard, A. (2010). Land administration for sustainable development. ESRI Press.

Wirtz, B. W., Weyerer, J. C., & Geyer, C. (2019). Artificial intelligence and the public sector: Applications and challenges. International Journal of Public Administration, 42(7), 596–615. https://doi.org/10.1080/01900692.2018.1498103

Downloads

Published

2026-06-29

How to Cite

Kulsum, U., Firnanda, L., Fadilah, M. B., & Fauzan, F. (2026). Efektivitas digitalisasi layanan pertanahan di kantor BPN Kabupaten Jember dalam perspektif Maslahah Mursalah. Jurnal Bisnis Mahasiswa, 6(3), 1430–1442. https://doi.org/10.60036/jbm.1233