Pengembangan model integrasi kurikulum pada wisata edukasi di Desa Wisata Malasari, Kabupaten Bogor
DOI:
https://doi.org/10.60036/jbm.1136Keywords:
Wisata Edukasi, Integrasi Kurikulum, Desa Wisata, Pembelajaran Kontekstual, Pariwisata Berbasis MasyarakatAbstract
Tujuan – Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan model integrasi kurikulum pada wisata edukasi di Desa Wisata Malasari, Kabupaten Bogor, sehingga kegiatan wisata tidak hanya bersifat rekreatif, tetapi juga memiliki keterkaitan yang jelas dengan capaian pembelajaran dalam pendidikan formal.
Desain/metodologi/pendekatan – Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara mendalam. Pendekatan yang digunakan adalah pemetaan potensi wisata ke dalam struktur kurikulum, meliputi mata pelajaran, aktivitas pembelajaran, capaian pembelajaran, dan output akademik. Ruang lingkup penelitian mencakup wisata berbasis alam, budaya, dan aktivitas masyarakat dalam kerangka pembelajaran kontekstual.
Temuan – Hasil penelitian menunjukkan bahwa Desa Wisata Malasari memiliki potensi yang dapat diintegrasikan ke dalam kurikulum, seperti pertanian, kesenian tradisional, pengolahan produk lokal, serta aktivitas ekowisata. Potensi tersebut dapat dirancang menjadi kegiatan pembelajaran terstruktur melalui model integrasi kurikulum yang menghubungkan aktivitas wisata dengan mata pelajaran, capaian pembelajaran, serta output yang terukur, seperti laporan observasi, jurnal lapangan, dan produk kreatif.
Keterbatasan penelitian – Penelitian ini terbatas pada perancangan model konseptual dan belum mencakup implementasi secara luas di berbagai jenjang pendidikan. Selain itu, belum dilakukan pengukuran kuantitatif terhadap efektivitas model terhadap hasil belajar peserta didik. Penelitian selanjutnya disarankan untuk menguji implementasi model ini secara empiris serta mengembangkan modul pembelajaran yang lebih spesifik.
Implikasi – Model integrasi kurikulum ini memberikan implikasi bagi pengembangan wisata edukasi yang lebih terstruktur dan relevan dengan kebutuhan pendidikan formal. Selain itu, model ini dapat meningkatkan kualitas pengalaman belajar peserta didik sekaligus memperkuat peran desa wisata sebagai laboratorium pembelajaran berbasis lingkungan dan budaya.
Kebaruan – Kebaruan penelitian ini terletak pada pengembangan model integrasi kurikulum yang secara sistematis menghubungkan potensi wisata dengan struktur pembelajaran formal, termasuk pemetaan aktivitas, capaian belajar, dan output akademik yang terukur.
Downloads
References
Amalia, S. R., Purnamasari, V., & Darsimah, D. (2021). Peningkatan Hasil Belajar Siswa Sekolah Dasar Melalui Model Pembelajaran Problem Based Learning. EDUKATIF : JURNAL ILMU PENDIDIKAN, 3(5), 2040–2047. https://doi.org/10.31004/edukatif.v3i5.747
Aminah, A., Hairida, H., & Hartoyo, A. (2022). Penguatan Pendidikan Karakter Peserta Didik melalui Pendekatan Pembelajaran Kontekstual di Sekolah Dasar. Jurnal Basicedu, 6(5), 8349–8358. https://doi.org/10.31004/basicedu.v6i5.3791
Aulia, Z., Suryadinata, N., & Farida, N. (2023). KEMAMPUAN BERPIKIR KREATIF MATEMATIS SISWA DALAM PEMBELAJARAN EXPERIENTIAL LEARNING. Jurnal Pendidikan Matematika Universitas Lampung, 11(1), 75–84. https://doi.org/10.23960/mtk/v11i1.pp75-84
Couto, G., Castanho, R. A., Pimentel, P., Carvalho, C., Sousa, Á., & Santos, C. (2020). The impacts of COVID-19 crisis over the tourism expectations of the Azores Archipelago residents. Sustainability (Switzerland), 12(18). https://doi.org/10.3390/su12187612
Falk, J. H. , D. L. D. (2018). Learning from Museums (2nd ed). Rowman & Littlefield Publishers.
Febriandhika, I., & Kurniawan, T. (2019). MEMBINGKAI KONSEP PARIWISATA YANG BERKELANJUTAN MELALUI COMMUNITY-BASED TOURISM : SEBUAH REVIEW LITERATUR. JPSI (Journal of Public Sector Innovations), 3(2), 50. https://doi.org/10.26740/jpsi.v3n2.p50-56
Hadi Susilo, J., Agustina Rahmawati, L., Mustofa, M., Alwi Abid, M., & Surya Atmaja, D. (n.d.). ANALISIS DAYA SAING DESA WISATA DI KABUPATEN BOJONEGORO ANALYSIS OF THE COMPETITIVENESS OF TOURISM VILLAGES IN BOJONEGORO DISTRICT. 13, 379–396. Retrieved https://www.journal.unrika.ac.id/index.php/jurnaldms
Istighfarah, A., Dalem, A. A. G., & Ginantra, I. K. (2024). INTERPRETASI EKOWISATA OLEH PEMANDU WISATA DI KAWASAN PARIWISATA UBUD. SIMBIOSIS, 42–51. https://doi.org/10.24843/JSIMBIOSIS.2024.v12.i01.p05
John W. Creswell; J. David Creswell. (2018). Research Design: Qualitative, Quantitative, and Mixed Methods Approaches (5th ed.). SAGE Publications.
Kartika, D., Mulatsih, L. S., Astuti, Y., Maharani, J., Fikri, M., Haryanto, B., & Almauli, R. (2024). Penguatan Hospitality dan Interpretasi Daya Tarik Wisata Berbasis Sport Edutourism di Objek Wisata. International Journal of Community Service Learning, 8(4), 499–508. https://doi.org/10.23887/ijcsl.v8i4.85979
Mtapuri, O., & Giampiccoli, A. (2019). Tourism, community-based tourism and ecotourism: a definitional problematic. South African Geographical Journal, 101(1), 22–35. https://doi.org/10.1080/03736245.2018.1522598
Mustafa, R. H., Supriyanto, B., Rianty, R., Nismara, M. I., Vigran, I., & Sitanggang, A. (2025). Rethinking Edutourism in Indonesia: A Systematic Review of Global Evidence and Policy Implications. Indonesian Journal of Tourism and Leisure, 06(2), 2025. https://doi.org/10.36256/ijtl.v6i2.548
Oslo Manual 2018. (2018). OECD Publishing. https://doi.org/10.1787/9789264304604-en
Pembuatan Jalur Wisata Berbasis Masyarakat di Desa Malasari Kecamatan Nanggung Kabupaten Bogor. (n.d.).
Priyanto, R. S. D. M. S. (2018). Perancangan Model Wisata Edukasi di Objek Wisata Kampung Tulip. Jurnal Abdimas BSI: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 1(1), 32–38.
Safitri, D., & Andari, R. (2025). DESA WISATA BERBASIS KONSERVASI SEBAGAI MEDIA EDUKASI LINGKUNGAN: STUDI KASUS DESA LABUHAN RATU 7. 13(2). https://doi.org/10.23960/simbol.v13i2
Sharma, A. (2022). Educational tourism and experiential learning: A contemporary perspective. Journal of Hospitality, Leisure, Sport & Tourism Education, 30.
Sugiyono. (2017). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Alfabeta.
Susdiyanti, T., Hasibuan, R. S., Lidiawati, I., Iskandar, S., Angguh, T., & Hasan, S. (2022). PEMBUATAN JALUR WISATA BERBASIS MASYARAKAT DI DESA MALASARI KECAMATAN NANGGUNG KABUPATEN BOGOR. In Jurnal Abdi Inovatif (Pengabdian Kepada Masyarakat) (Vol. 1, Number 2).
Suselo, D., Wildan Pandega, M., Maulidhana, M. I., Sayyid, U., & Tulungagung, A. R. (n.d.). Ar Rehla: Journal of Islamic Tourism, Halal Food, Islamic Traveling, and Creative Economy POTENSI WISATA KAMPUNG COKLAT SEBAGAI TAWARAN WISATA DAN SUMBER BELAJAR.
Suyatna, H., Indroyono, P., Yuda, T. K., & Firdaus, R. S. M. (2024). How Community-based Tourism Improves Community Welfare? A Practical Case Study of ‘Governing the Commons’ in Rural Nglanggeran, Indonesia. International Journal of Community and Social Development, 6(1), 77–96. https://doi.org/10.1177/25166026241228717
Tarun, M., Singh, P., & Rao, T. K. (n.d.). Experiential Learning: A Systematic Review of Approach And Learning Models. In Experiential Learning: A Systematic Review of Approach And Learning Models (Vol. 44, Number 3). Retrieved www.bpasjournals.com
Wang, J., & Dolah, J. (2024). A Framework for Facilitating Experiential Learning in Cultural Tourism. International Journal of Virtual and Personal Learning Environments, 14(1). https://doi.org/10.4018/IJVPLE.360381
WONDIRAD, A., Tolkach, D., & King, B. (2020). Stakeholder collaboration as a major factor for sustainable ecotourism development in developing countries. Tourism Management, 78, 104024. https://doi.org/10.1016/j.tourman.2019.104024
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Jenal Abidin, Lala Siti Sahara, Ardhani Widya Setiani, Firda Egyant Nazar

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.



