Eksplorasi potensi wisata budaya Desa Malasari, Kabupaten Bogor sebagai daya tarik pariwisata berkelanjutan

Authors

  • Jenal Abidin Universitas Negeri Jakarta, Jakarta, Indonesia
  • Lala Siti Sahara Universitas Negeri Jakarta, Jakarta, Indonesia
  • Muhammad Raffa Pramudiva Universitas Negeri Jakarta, Jakarta, Indonesia
  • Graciela Hasibuan Universitas Negeri Jakarta, Jakarta, Indonesia
  • Aisyah Nailah Putri Universitas Negeri Jakarta, Jakarta, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.60036/jbm.1131

Keywords:

Wisata Budaya, Pariwisata Berkelanjutan, Kearifan Lokal, Desa Malasari

Abstract

Tujuan – Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi potensi wisata budaya Desa Malasari, Kecamatan Nanggung, Kabupaten Bogor, sebagai daya tarik pariwisata berkelanjutan.

Desain/metodologi/pendekatan – Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif melalui teknik observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi.

Temuan – Penelitian ini menemukan bahwa Desa Malasari memiliki kekayaan budaya lokal yang masih terjaga, meliputi tradisi (Seren Taun, Tutunggulan, dan Liwetan), kesenian (Pencak Silat, Jaipongan, Dog Dog, Calung, dan Degung), kerajinan Eco Printing, kuliner tradisional (gula aren, lahang, pe’et, rengginang, dodol, enye-enye, kopi, dan misro), serta peralatan dan teknologi tradisional. Hasil penelitian menunjukkan bahwa seluruh elemen budaya tersebut memiliki potensi besar untuk dikembangkan menjadi produk wisata budaya.

Keterbatasan penelitian – Penelitian ini masih terbatas pada identifikasi potensi budaya dan belum menjangkau aspek evaluasi implementasi strategi pengembangan wisata secara menyeluruh. Penelitian lanjutan disarankan mencakup analisis dampak ekonomi dan keterlibatan pemangku kepentingan secara komprehensif.

Implikasi – Pengembangan potensi wisata budaya Desa Malasari sebagai daya tarik pariwisata berkelanjutan memerlukan strategi terpadu yang mencakup pemberdayaan masyarakat melalui Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis), pengembangan paket wisata, penguatan pemasaran digital, perbaikan infrastruktur, aksesibilitas, serta kolaborasi multipihak. Pendekatan ini diharapkan tidak hanya meningkatkan kesejahteraan masyarakat lokal, tetapi juga menjaga keaslian, dan keberlanjutan warisan budaya lokal Desa Malasari.

Kebaruan – Penelitian ini memberikan kontribusi baru dengan mengidentifikasi secara komprehensif lima kategori potensi Desa Malasari yang belum pernah dikaji sebelumnya, sekaligus merumuskan strategi pengembangannya sebagai destinasi wisata budaya berkelanjutan.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Baiquni, M., & Aini, I. N. (2024). Partisipasi Masyarakat dalam Pengelolaan Pariwisata Berkelanjutan Desa Wisata Samiran, Kecamatan Kabupaten Boyolali. Jurnal Pariwisata Terapan, 8(1), 47. https://doi.org/10.22146/jpt.95670

Cole, M. L., & Stavros, J. M. (2019). Theoretical Approaches to Multi-Cultural Positive Psychological Interventions. In Theoretical Approaches to Multi-Cultural Positive Psychological Interventions. Springer International Publishing. https://doi.org/10.1007/978-3-030-20583-6

Fletcher, R., Murray Mas, I., Blanco-Romero, A., & Blázquez-Salom, M. (2019). Tourism and degrowth: an emerging agenda for research and praxis. Journal of Sustainable Tourism, 27(12), 1745–1763. https://doi.org/10.1080/09669582.2019.1679822

Hartono, S. (2024). Development of Ecotourism Based on Local Wisdom to Improve Community Welfare and Preserve Nature for Travel and Tourism Business Actors (Bromo Tengger Semeru National Park, Pasuruan) Pengembangan Ekowisata Berbasis Kearifan Lokal untuk Meningkatkan Keseja. Jurnal Pengabdian Masyarakat (PENGAMAS), 1(1), 127–135. https://journal.ppipbr.com/index.php/pengamas/index

Indraningsih, G. . K. A. (2019). Implementasi Kebijakan Pembangunan Pariwisata Kota Palu. Jurnal Pariwisata PaRAMA : Panorama, Recreation, Accomodation, Merchandise, Accessbility, 1(1), 31–40. https://doi.org/10.36417/jpp.v1i1.257

Ira, W. S., & Muhamad, M. (2020). Partisipasi Masyarakat pada Penerapan Pembangunan Pariwisata Berkelanjutan (Studi Kasus Desa Wisata Pujon Kidul, Kabupaten Magelang). Jurnal Pariwisata Terapan, 3(2), 124. https://doi.org/10.22146/jpt.43802

Jaelani, A., & Hanim, T. F. (2021). Teknologi Digital, Keberlanjutan Lingkungan, Dan Desa Wisata Di Indonesia. Al-Mustashfa: Jurnal Penelitian Hukum Ekonomi Syariah, 6(2), 237. https://doi.org/10.24235/jm.v6i2.9613

Laksmi, G. W., Tarigan, E., Dewi, T. R., & Ingkadijaya, R. (2024). Pengembangan Potensi Desa Wisata Berbasis Ekonomi Kreatif untuk Meningkatkan Perekonomian Masyarakat. Dharma: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 5(1), 40–63. https://doi.org/10.35309/dharma.v5i1.318

Latala, F. H. H., Arsana, I. K. S., Gintulangi, S. O., & Endey, N. (2024). Model Pengembangan Sektor Pariwisata Berkelanjutan Kawasan Pesisir Teluk Tomini. INNOVATIVE: Journal Of Social Science Research, 4(6), 9699–9714.

Miles, M. B., Huberman, A. M., & Saldaña, J. (2013). Qualitative Data Analysis.

Mayestika, J. S., & Sirine, H. (2023). Pengembangan Model Pariwisata Berkelanjutan Berbasis Kearifan Lokal di Desa Wisata Nonongan, Kabupaten Toraja Utara. Perspektif, 12(3), 942–951. https://doi.org/10.31289/perspektif.v12i3.9489

McKercher, B., & Cros, H. du. (2002). Cultural Tourism: Partnership Between Tourism and Cultural Heritage. In The Haworth Press Inc. (Number Mi).

Namu, G., & Ja, C. J. (2024). Impact of Cultural Heritage Travel Experience on Well-being Mediating Escapism : A Multi-Group Analysis between Travelers from the Daily and Non-Daily Living Spheres Impact of Cultural Heritage Travel Experience on Well-being Mediating Escapism : A Multi-. Preprints, 2024071387. https://doi.org/10.20944/preprints202407.1387.v1

Ni Desak Made Santi Diwyarthi, Nyoman Gede Mas Wiartha, Fakhri Fakhrur Rozy, Ardhana Reswari Masykuri, & I Wayan Jata. (2025). Kolaborasi Pentahelix dalam Pengembangan Akomodasi dan Pemasaran Wisata Budaya yang Ramah Lingkungan dan Berkelanjutan di Desa Wisata Taro. TOBA: Journal of Tourism, Hospitality, and Destination, 4(4), 460–468. https://doi.org/10.55123/toba.v4i4.6305

Purnamasari, I., Rahmawati, R., Luthfie, M., Mardiah, M., Apriliani, A., Tri Ramdani, F., Sastrawan, B., Pratami, M., Salopah, Ranbilal, R., Tirtayasa, & Ubaidilah, A. (2023). Local Potential Based Tourism Village Development. Qardhul Hasan: Media Pengabdian Kepada Masyarakat, 9(2), 183–193. https://doi.org/10.30997/qh.v9i2.7358

Resmadi, I., Noor, S. Al, Utami, L. A., Visual, D. K., Kreatif, F. I., & Telkom, U. (2025). Pemberdayaan Masyarakat Desa Baros melalui Tradisi Liwetan dan Produksi Media Informasi Budaya. 8(2), 117–132.

Richards, G. (2018). Cultural tourism: A review of recent research and trends. Journal of Hospitality and Tourism Management, 36, 12–21. https://doi.org/10.1016/j.jhtm.2018.03.005

Richards, G. (2021). Rethinking Cultural Tourism. Rethinking Cultural Tourism, 1–196. https://doi.org/10.4337/9781789905441

Ma’rifat, R. A., Suraharta, I. M., & Jaya, I. I. (2024). RENCANA STRATEGIS KEMENTERIAN PARIWISATA 2025-2029. 2, 306–312.

Rini Novianti, Khomsahrial Romli, M. Mawardi J, & Sri Ilham Nasution. (2025). Implementasi Pembangunan Desa Melalui Integrasi Nilai Kearifan Lokal Berbasis Pendekatan Partisipatif. Journal of Business, Finance, and Economics (JBFE), 6(2), 200–208. https://doi.org/10.32585/jbfe.v6i2.7693

Shakya, M., & Vagnarelli, G. (2024). Creating value from intangible cultural heritage—the role of innovation for sustainable tourism and regional rural development. European Journal of Cultural Management and Policy, 14(March), 1–17. https://doi.org/10.3389/ejcmp.2024.12057

Shen, J., Wong, C. U. I., Zhang, H., Li, F., & Chen, J. (2025). The Intrinsic Experience of Tourism Autobiographical Memory on Environmentally Responsible Behavior: A Self-Expansion Perspective. Behavioral Sciences, 15(1). https://doi.org/10.3390/bs15010002

Simatupang, K. (2019). Peran Masyarakat Lokal dalam Pengembangan Geosite Geopark Kaldera Toba Silahisabungan menuju Geopark Global UNESCO. Jurnal Ekonomi Dan Industri, 20(3). https://doi.org/10.35137/jei.v20i3.344

Sugiyono. (2016). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif dan R &Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif Dan R & D.Bandung:Alfabeta. In Bandung:Alfabeta.

Tourism, W., & Unwto, O. (2020). UNWTO Recommendations on Tourism and Rural Development – A Guide to Making Tourism an Effective Tool for Rural Development. In UNWTO Recommendations on Tourism and Rural Development – A Guide to Making Tourism an Effective Tool for Rural Development. https://doi.org/10.18111/9789284422173

UNWTO. (2018). Tourism and Culture Synergies. In Tourism and Culture Synergies. https://doi.org/10.18111/9789284418978

UNWTO, W. T. O. (2020). One Planet Vision for a Responsible Recovery of Tourism. Pagina Oficial UNWTO, 12. https://webunwto.s3.eu-west-1.amazonaws.com/s3fs-public/2020-06/one-planet-vision-responsible-recovery-of-the-tourism-sector.pdf

Wu, J., Yang, X., & Meta-analysis, Q. (2025). Experiential Learning in Hospitality and Tourism Education over the Last Decade : A Qualitative Meta-Analysis. 2(4), 171–180.

Zulhuda, R, Delima, P, I., Oktavianti, W, Azizah, &, & F. (2025). Kearifan lokal sebagai sumber inspirasi dalam pengembangan produk wisata budaya kreatif. Innovative: Journal Of Social Science Research, 5(3), 2089-2100. INNOVATE: Journal Of Social Science Research, 5(3), 2089–2100.

Downloads

Published

2026-04-29

How to Cite

Abidin, J., Sahara, L. S., Pramudiva, M. R., Hasibuan, G., & Putri, A. N. (2026). Eksplorasi potensi wisata budaya Desa Malasari, Kabupaten Bogor sebagai daya tarik pariwisata berkelanjutan. Jurnal Bisnis Mahasiswa, 6(2), 990–1005. https://doi.org/10.60036/jbm.1131