Manajemen desain pembelajaran vokasi berbasis kemandirian peserta didik berkebutuhan khusus di SLBN Pembina Tingkat Nasional Lawang, Malang
DOI:
https://doi.org/10.60036/jbm.1127Keywords:
Manajemen Pembelajaran Vokasi, Anak Berkebutuhan Khusus, Kemandirian, SLBN Pembina Lawang, Kurikulum MerdekaAbstract
Tujuan – Penelitian ini bertujuan menganalisis manajemen desain pembelajaran vokasi berbasis kemandirian peserta didik berkebutuhan khusus (ABK) di SLBN Pembina Tingkat Nasional Bagian C Malang yang menyelenggarakan sembilan program vokasi, meliputi tata kecantikan, tata busana, tata boga, tata graha, membatik cap, desain grafis/TIK, kriya kayu, pertanian, dan kriya keramik.
Desain/metodologi/pendekatan – Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif studi kasus dengan teknik pengumpulan data melalui observasi partisipatif, wawancara mendalam, dan studi dokumentasi. Informan dipilih secara purposive sampling yang mencakup kepala sekolah, koordinator vokasi, sembilan guru vokasi, dan guru pembimbing khusus. Analisis data menggunakan model Miles, Huberman, dan Saldana (2014).
Temuan – Perencanaan dilakukan melalui Siklus Perencanaan Partisipatif-Adaptif (PAPC) yang mengintegrasikan asesmen individual ABK dengan fleksibilitas Kurikulum Merdeka. Pengorganisasian menerapkan sistem micro-class dengan rasio 3,8 siswa per rombel serta kolaborasi guru-GPK yang intensif. Pelaksanaan menggunakan strategi task analysis dan scaffolding yang diadaptasi untuk masing-masing program, sementara evaluasi bersifat multidimensional berbasis portofolio.
Keterbatasan penelitian – Penelitian ini merupakan studi kasus tunggal pada satu institusi sehingga temuan tidak dapat digeneralisasi secara langsung ke SLB lain di Indonesia. Fokus pada sembilan program vokasi di satu lokasi juga membatasi kemungkinan perbandingan lintas institusi maupun lintas wilayah.
Implikasi – Temuan penelitian memberikan kontribusi bagi pengembangan kebijakan manajemen pembelajaran vokasi di SLB nasional, khususnya dalam adaptasi teori POAC untuk konteks pendidikan luar biasa. Secara praktis, model PAPC dan ABSD dapat diadopsi oleh SLB lain sebagai kerangka manajerial dalam mengembangkan program vokasi berbasis kemandirian ABK sesuai Kurikulum Merdeka, serta menjadi acuan bagi Dinas Pendidikan dalam penyusunan panduan pengelolaan vokasi SLB.
Kebaruan – Penelitian ini menghasilkan dua konsep manajerial baru: PAPC (Siklus Perencanaan Partisipatif-Adaptif) dan ABSD (Desain Struktural Berbasis Kemandirian) yang merekomendasikan pergeseran fungsi Controlling menjadi Facilitating dalam adaptasi teori POAC untuk pendidikan luar biasa. Kombinasi perspektif manajemen dengan desain pembelajaran vokasi berbasis kemandirian ABK yang mencakup sembilan program di era Kurikulum Merdeka ini belum dijumpai dalam literatur manajemen pendidikan khusus sebelumnya.
Downloads
References
Carter, E. W., Austin, D., & Trainor, A. A. (2015). Predictors of postschool employment outcomes for young adults with severe disabilities. Journal of Disability Policy Studies, 23(1), 50–63. https://doi.org/10.1177/1044207311417858
Creswell, J. W., & Poth, C. N. (2018). Qualitative inquiry and research design: Choosing among five approaches (4th ed.). SAGE Publications.
Dapodik Kemendikdasmen. (2024). Data pokok SLBN Pembina Tingkat Nasional Bagian C Malang (NPSN 20517808). Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah. https://dapo.kemdikbud.go.id
Dick, W., Carey, L., & Carey, J. O. (2015). The systematic design of instruction (8th ed.). Pearson Education.
Friend, M., & Cook, L. (2017). Interactions: Collaboration skills for school professionals (8th ed.). Pearson Education.
Hallahan, D. P., Kauffman, J. M., & Pullen, P. C. (2019). Exceptional learners: An introduction to special education (14th ed.). Pearson Education.
Institut Teknologi Sains dan Kesehatan RS dr. Soepraoen. (2022). Estimasi distribusi jenis ketunaan peserta didik SLB di Jawa Timur. ITSK RS dr. Soepraoen Malang.
Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi. (2022). Capaian pembelajaran pada Kurikulum Merdeka. Kemendikbudristek.
Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi. (2023). Statistik pendidikan khusus tahun 2022/2023. Pusdatin Kemendikbudristek.
Kementerian Pendidikan Nasional. (2009). Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 70 Tahun 2009 tentang pendidikan inklusif bagi peserta didik yang memiliki kelainan dan memiliki potensi kecerdasan dan/atau bakat istimewa. Kemendiknas.
Kurniasih, N., & Purwanto, M. N. (2020). Pengelolaan program vokasi berbasis kemandirian peserta didik tunagrahita. Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan, 5(2), 135–150.
Miles, M. B., Huberman, A. M., & Saldaña, J. (2014). Qualitative data analysis: A methods sourcebook (3rd ed.). SAGE Publications.
Moleong, L. J. (2021). Metodologi penelitian kualitatif (Edisi revisi). PT Remaja Rosdakarya.
Rachmawati, Y., & Sunaryo, S. (2021). Implementasi program keterampilan vokasional bagi anak berkebutuhan khusus di SLB Negeri Semarang. Jurnal Pendidikan Luar Biasa, 17(1), 45–58.
Republik Indonesia. (2003). Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional. Sekretariat Negara.
Republik Indonesia. (2016). Undang-Undang Nomor 8 Tahun 2016 tentang Penyandang Disabilitas. Sekretariat Negara.
Robbins, S. P., & Coulter, M. (2018). Management (14th ed.). Pearson Education.
Shogren, K. A., Burke, K. M., Anderson, M. H., Antosh, A. A., Wehmeyer, M. L., LaPlante, T., & Shaw, L. A. (2019). Evaluating the differential impact of interventions to promote self-determination. Research and Practice for Persons with Severe Disabilities, 44(2), 69–82. https://doi.org/10.1177/1540796919855048
Susanto, A., & Wardani, I. G. A. K. (2022). Manajemen kurikulum di sekolah luar biasa: Kajian terhadap perencanaan dan implementasi di Jawa Timur. Jurnal Manajemen Pendidikan, 9(2), 112–128.
UNESCO. (2015). Rethinking education: Towards a global common good? UNESCO Publishing.
Wehmeyer, M. L. (2015). Framing the future: Self determination. Remedial and Special Education, 36(1), 20–23. https://doi.org/10.1177/0741932514551281
Wehmeyer, M. L., & Shogren, K. A. (2016). Self determination and choice. In N. N. Singh (Ed.), Handbook of evidence-based practices in intellectual and developmental disabilities (pp. 561–584). Springer.
Yin, R. K. (2018). Case study research and applications: Design and methods (6th ed.). SAGE Publications.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Mudianto, Husnuz Zaimah, Gunarti Dwi Lestari, Ima Widiyanah

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.



