Pengembangan konseptual permen jelly herbal berbasis jahe merah, madu, dan habbatussauda untuk produk kesehatan praktis

Authors

  • Vhina Rahmatika Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Madura, Pamekasan, Jawa Timur, Indonesia
  • Sandika Trio Febrian Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Madura, Pamekasan, Jawa Timur, Indonesia
  • Ficky Noor Akbar Riski Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Madura, Pamekasan, Jawa Timur, Indonesia
  • Laili Amalia Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Madura, Pamekasan, Jawa Timur, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.60036/jbm.1109

Keywords:

Perancangan Produk, Permen Jelly Herbal, Pangan Fungsional, Kewirausahaan Mahasiswa, Bahan Herbal Lokal

Abstract

Tujuan – Penelitian ini bertujuan merancang konsep produk permen jelly herbal berbasis kombinasi ketiga bahan tersebut sebagai alternatif pangan fungsional siap konsumsi sekaligus menganalisis kelayakannya sebagai model usaha rintisan mahasiswa berbasis kearifan lokal.

Desain/metodologi/pendekatan – Metode yang digunakan adalah penelitian pengembangan konseptual (conceptual product development) melalui lima tahap: analisis kebutuhan, perancangan formulasi, penyusunan alur proses produksi, desain kemasan, dan simulasi analisis kelayakan usaha, dengan teknik analisis deskriptif konseptual dan triangulasi sumber literatur ilmiah serta standar industri pangan.

Temuan – Hasil penelitian menunjukkan formulasi konseptual terdiri atas jahe merah 10%, madu 15%, habbatussauda 5%, pektin 20%, air 40%, dan gula aren 10%, dengan karakteristik tekstur kenyal stabil, rasa seimbang, dan aroma herbal ringan; simulasi penerimaan konsumen pada lima atribut sensori menghasilkan skor rata-rata 4,08–4,25 (skala 1–5); analisis finansial menunjukkan HPP Rp3.250/kemasan, BEP 65%, dan ROI 53,8% per siklus produksi.

Keterbatasan penelitian –  Keterbatasan penelitian terletak pada sifatnya yang masih konseptual tanpa uji laboratorium fisikokimia, organoleptik, maupun uji konsumen lapangan, sehingga validasi empiris masih diperlukan.

Implikasi – Konsep produk berpotensi dikembangkan sebagai usaha rintisan mahasiswa berbasis inovasi pangan lokal sekaligus menjadi kerangka awal bagi penelitian eksperimental lanjutan.

Kebaruan – Kebaruan penelitian terletak pada integrasi tiga komponen herbal aktif dalam satu produk semi-padat siap konsumsi melalui pendekatan perancangan konseptual yang masih jarang dilakukan dalam riset pangan fungsional nasional.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Aklisa, S. A. N., Lestari, O. A., & Kusuma Dewi, Y. S. (2025). Pengaruh formulasi pemanis terhadap karakterisasi fisikokimia dan sensori permen jelly jahe. Jurnal Sains Pertanian Equator.

Anjliany, M., Nabilah, T. A., & Syafutri, M. I. (2025). Variation of pectin and sugar concentration on the characteristic of passion fruit gummy candy. Indonesian Food Science and Technology Journal, 6(1), 1–10.

Diantari, N. K., & Astuti, K. W. A. (2022). Potensi ekstrak rimpang jahe merah (Zingiber officinale var. rubrum) sebagai nutraceutical. Prosiding Workshop dan Seminar Nasional Farmasi.

Dzulkarnain, M., & Suryanti, R. (2021). Pengaruh karakter tekstur pada penerimaan konsumen produk jelly. Jurnal Teknologi Olahan Pangan, 6(2), 77–84.

Fitri, S., & Syukri, M. (2023). Analisis kelayakan usaha kripik tempe menggunakan metode RCR dan BEP. Jurnal Ilmiah Hospitality, 12(2), 443–448. https://doi.org/10.47492/jih.v12i2.2927

Iznilillah, W., Amalia, L., & Aminah, S. (2025). Pengaruh penambahan ekstrak habbatussauda (Nigella sativa) dan madu terhadap sifat kimia permen keras. Jurnal Ilmiah Pangan Halal, 7(1), 128–140.

Klepacka, M., [Penulis kedua], [Penulis ketiga], [dst.]. (2025). Effect of watermelon pomace on physicochemical, textural, and antioxidant properties of vegan jellies. Scientific Reports, 15. https://doi.org/10.1038/s41598-025-16320-x

Lake, R., Adams, J., & Ni Mhurchu, C. (2021). Definition of functional foods and the impact of functional labeling on consumer understanding and health outcomes: A scoping review. Food & Nutrition Research, 65, 1–15.

Lubis, U. S., Hamidah, S., & Rini, W. D. E. (2023). Analisis kelayakan usaha (Studi kasus pada UMKM Keripik "Selasih" Kab. Asahan, Sumatera Utara). Journal of Agricultural Social and Business, 2(1), 18–26.

Melati, D., Sukha, A. R., Anggara, J. H. D. A. B., Purwitasari, N., Maharani, P., & Zahroh, U. (2024). Sensory characteristics of jelly candy with the addition of tamarind turmeric. Journal of Tropical Food and Agroindustrial Technology, 5(2), 74–80. https://doi.org/10.21070/jtfat.v5i02.1616

Nurcahyani, I., Wibowo, E., & Hartono, R. (2022). Strategi pengembangan produk pangan lokal berbasis sumber daya lokal di era modern. Jurnal Agroindustri Indonesia, 11(3), 112–120.

Paur, M. A. A., Hartati, F. K., & Prayudanti, A. A. (2025). Jenis dan konsentrasi gelling agent terhadap mutu fisikokimia dan organoleptik permen jelly jambu kristal (Psidium guajava). Syntax Literate: Jurnal Ilmiah Indonesia, 10(3), 57750.

Prasetyo, A., & Hidayat, N. (2022). Inovasi produk pangan: Konversi bahan lokal ke bentuk modern. Jurnal Teknologi Industri Pangan, 15(1), 45–52.

Ramdani, S., Saputrayadi, A., Marianah, M., & Nazaruddin, N. (2024). A study of the characteristics of a mango jelly candy formulated with gelatin and honey. Journal of Agritechnology and Food Processing.

Restuputri, F., & Novita, P. (2022). Analisis preferensi konsumen pangan lokal menggunakan skala hedonik. Jurnal Sains dan Teknologi Pangan, 7(1), 58–67.

Rosyidah, C., & Utomo, D. (2022). Optimasi kombinasi karagenan dan gelatin dalam formulasi permen jelly jagung manis. Jurnal Agribisnis dan Teknologi Pangan.

Setyawati, N., Putra, F., & Rahman, A. (2023). Peran madu sebagai bahan fungsional dalam produk pangan inovatif. Jurnal Pangan dan Gizi Indonesia, 18(1), 45–53.

Shirani, K., Mottaghi, A., & Shabani, M. (2025). Honey as a functional food: Evaluating its antimicrobial properties and bacterial safety concerns. Foodborne Pathogens and Disease.

Wang, H., Li, L., Lin, X., Bai, W., & Liu, G. (2023). Composition, functional properties and safety of honey: A review. Journal of the Science of Food and Agriculture, 103(14), 6767–6779.

Widia, Amaliah, L., Masrikhiyah, R., Salsabila, A. P., Mustikaningrum, A. C., Nafilah, N., Rachma, D. E., & Wahyuningtyas, A. P. (2025). Inovasi pangan fungsional lokal: Strategi pasar dan bisnis berkelanjutan (Studi kasus Universitas Sultan Ageng Tirtayasa). Jurnal Bisnis dan Kewirausahaan, 21(3), 165–175. https://doi.org/10.31940/jbk.v21i3.165-175

Wijaya, S., & Mahendra, R. (2023). Nilai tambah produk herbal lokal dalam pengembangan kewirausahaan kreatif. Jurnal Ekonomi Pertanian dan Pangan, 7(1), 88–96.

Yuliana, T., & Wijayanti, V. (2023). Penggunaan skala hedonik dalam evaluasi produk pangan inovatif. Jurnal Teknologi dan Industri Pangan, 11(2), 102–110.

Downloads

Published

2026-04-27

How to Cite

Rahmatika, V., Febrian, S. T., Riski, F. N. A., & Amalia, L. (2026). Pengembangan konseptual permen jelly herbal berbasis jahe merah, madu, dan habbatussauda untuk produk kesehatan praktis. Jurnal Bisnis Mahasiswa, 6(2), 908–917. https://doi.org/10.60036/jbm.1109