Tata kelola kolaboratif dalam penyelenggaraan praktik kerja lapangan pada pendidikan vokasi
DOI:
https://doi.org/10.60036/jbm.1095Keywords:
Tata Kelola Kolaboratif, Praktik Kerja Lapangan, Pendidikan Vokasi, Work-Integrated Learning, Kemitraan IndustriAbstract
Tujuan – Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tata kelola kolaboratif dalam penyelenggaraan Praktik Kerja Lapangan (PKL) pada Program Keahlian Agribisnis Tanaman Perkebunan di SMK Negeri 1 Hanau, serta mengidentifikasi proses kolaborasi, faktor pendukung dan penghambat, serta dampaknya terhadap mutu pembelajaran berbasis kerja.
Desain/metodologi/pendekatan – Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dengan 20 informan yang terdiri dari kepala sekolah, ketua program keahlian, guru pembimbing, siswa peserta PKL, serta perwakilan industri dari tiga perusahaan mitra. Data juga diperoleh melalui observasi terbatas dan studi dokumentasi. Analisis data dilakukan secara interaktif melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan, serta diperdalam melalui analisis tematik dengan memastikan keabsahan data melalui triangulasi dan member checking.
Temuan – Hasil penelitian menunjukkan bahwa efektivitas pelaksanaan PKL dipengaruhi oleh kejelasan pembagian peran, intensitas komunikasi, dan komitmen kolaboratif antara sekolah dan industri. Kolaborasi yang terjalin memberikan dampak positif terhadap mutu pembelajaran berbasis kerja, terutama dalam meningkatkan pengalaman dan keterampilan siswa. Faktor pendukung meliputi kesesuaian kompetensi siswa dengan bidang industri serta keberlanjutan kemitraan antara sekolah dan perusahaan. Namun demikian, kendala utama masih berkaitan dengan kesiapan nonteknis sebagian siswa, terutama dalam aspek komunikasi, inisiatif, dan kemampuan adaptasi terhadap budaya kerja industri.
Keterbatasan penelitian – Penelitian ini terbatas pada satu sekolah dan tiga perusahaan mitra sehingga hasilnya belum dapat digeneralisasikan secara luas. Selain itu, data yang diperoleh masih didasarkan pada persepsi informan dan belum mencakup pengamatan jangka panjang terhadap pelaksanaan PKL.
Implikasi – Temuan penelitian ini memberikan implikasi bagi pengelolaan pendidikan vokasi, khususnya dalam memperkuat tata kelola kemitraan antara sekolah dan industri, meningkatkan pembekalan soft skills siswa sebelum PKL, serta mendorong adanya standardisasi dukungan dari pihak industri agar pelaksanaan pembelajaran berbasis kerja lebih optimal dan berkelanjutan.
Kebaruan – Kebaruan penelitian ini terletak pada analisis tata kelola kolaboratif PKL yang tidak hanya menyoroti aspek kemitraan formal, tetapi juga mengintegrasikan desain kelembagaan, proses kolaboratif, dan kapasitas individu siswa dalam konteks pendidikan vokasi bidang agribisnis tanaman perkebunan.
Downloads
References
Ansell, C., & Gash, A. (2008). Collaborative governance in theory and practice. Journal of Public Administration Research and Theory, 18(4), 543–571. https://doi.org/10.1093/jopart/mum032
Aprianto. (2025). Manajemen kemitraan industri dalam praktik kerja lapangan pada pendidikan vokasi. Jurnal Pendidikan Vokasi Indonesia, 15(1), 45–58.
Artha, I. W., Putra, I. K., & Santosa, G. (2023). Peran praktik kerja industri dalam meningkatkan kompetensi siswa SMK. Jurnal Pendidikan Vokasi, 13(2), 210–222.
Billett, S. (2011). Vocational education: Purposes, traditions and prospects. Springer. https://doi.org/10.1007/978-94-007-1954-5
Billett, S. (2018). Learning through work: Workplace affordances and individual engagement. In S. Billett (Ed.), Learning through practice (pp. 1–20). Springer. https://doi.org/10.1007/978-94-007-1954-5
Billett, S. (2020). Integrating practice-based experiences into higher education. Springer. https://doi.org/10.1007/978-3-030-34847-2
Creswell, J. W., & Poth, C. N. (2018). Qualitative inquiry and research design: Choosing among five approaches (4th ed.). SAGE Publications.
Emerson, K., & Nabatchi, T. (2015). Collaborative governance regimes. Georgetown University Press.
Flick, U. (2018). An introduction to qualitative research (6th ed.). SAGE Publications.
Guile, D., & Young, M. (2003). Transfer and transition in vocational education: Some theoretical considerations. Journal of Vocational Education & Training, 55(4), 471–498. https://doi.org/10.1080/13636820300200240
Jackson, D. (2019). Employability skill development in work-integrated learning. Studies in Higher Education, 44(10), 1758–1770. https://doi.org/10.1080/03075079.2018.1458229
Jackson, D. (2021). The contribution of work-integrated learning to graduate employability. Higher Education Research & Development, 40(2), 395–410. https://doi.org/10.1080/07294360.2020.1737546
Lincoln, Y. S., & Guba, E. G. (1985). Naturalistic inquiry. SAGE Publications.
Miles, M. B., Huberman, A. M., & Saldaña, J. (2019). Qualitative data analysis: A methods sourcebook (4th ed.). SAGE Publications.
Moleong, L. J. (2018). Metodologi penelitian kualitatif. PT Remaja Rosdakarya.
Organisation for Economic Co-operation and Development (OECD). (2019). Vocational education and training in Indonesia: Strengthening system governance. OECD Publishing. https://doi.org/10.1787/02d3c6b4-en
Purnama, A., & Nugroho, R. (2022). Pengaruh soft skills terhadap kesiapan kerja siswa SMK. Jurnal Pendidikan Vokasi, 12(1), 85–96.
Raelin, J. A. (2008). Work-based learning: Bridging knowledge and action in the workplace. Jossey-Bass.
Sa’idah, N., Hidayat, T., & Kusuma, R. (2023). Dampak praktik kerja lapangan terhadap kesiapan kerja siswa SMK. Jurnal Pendidikan dan Dunia Kerja, 5(2), 134–145.
Smith, E. (2012). Work-integrated learning in higher education. Higher Education Research & Development Society of Australasia.
Smith, E. (2020). Partnerships between vocational education and training providers and industry. Journal of Vocational Education & Training, 72(3), 1–18. https://doi.org/10.1080/13636820.2019.1698642
Smith, E., & Yasukawa, K. (2019). The role of partnerships in vocational education and training. Journal of Vocational Education & Training, 71(2), 1–15. https://doi.org/10.1080/13636820.2018.1559186
Sugiyono. (2019). Metode penelitian pendidikan. Alfabeta.
Suhartanta, S., Rahmawati, D., & Prasetyo, H. (2024). Evaluasi program magang dalam pendidikan vokasi. Jurnal Pendidikan Vokasi Indonesia, 14(1), 25–40.
Wahyuningsih, S., Fitriani, L., & Nugraha, A. (2023). Kesiapan kerja siswa dalam pembelajaran berbasis industri. Jurnal Pendidikan Kejuruan, 13(1), 55–67.
Yin, R. K. (2018). Case study research and applications: Design and methods (6th ed.). SAGE Publications.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Muhamad Muammar, Novianita Rulandari

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.



