Transformasi digital UMKM melalui adopsi QRIS di Surabaya: Resistensi penggunaan QRIS sebagai alat pembayaran

Authors

  • Alexander Aryasatya Hadyan SMA Pembangunan Jaya 2 Sidoarjo, Sidoarjo, Indonesia
  • Erna Ferrinadewi Fakultas Ekonomi, Program Studi Manajemen, Universitas Widya Kartika, Surabaya, Indonesia
  • Yulius Kurniawan Fakultas Sastra dan Pendidikan Bahasa, Program Studi Sastra Inggris, Universitas Widya Kartika, Surabaya, Indonesia
  • Sari Cahya Putri SMA Pembangunan Jaya 2 Sidoarjo, Sidoarjo, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.60036/jbm.1080

Keywords:

QRIS, Persepsi, Resistensi UMKM, Model Penerimaan Teknologi

Abstract

Tujuan – Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh persepsi manfaat, persepsi kemudahan penggunaan, serta persepsi biaya dan risiko terhadap resistensi pelaku UMKM dalam menggunakan QRIS sebagai alat pembayaran non-tunai di Surabaya.

Desain/metodologi/pendekatan – Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain kausalitas. Data primer dikumpulkan melalui kuesioner terstruktur kepada 60 pelaku UMKM yang menjalankan usaha secara onsite dengan omzet harian relatif kecil. Analisis data dilakukan menggunakan regresi linier berganda dengan kerangka Technology Acceptance Model (TAM).

Temuan – Hasil penelitian menunjukkan bahwa persepsi manfaat dan persepsi kemudahan penggunaan berpengaruh negatif dan signifikan terhadap resistensi penggunaan QRIS, sedangkan persepsi biaya dan risiko berpengaruh positif dan signifikan. Persepsi biaya dan risiko merupakan variabel yang paling dominan mempengaruhi resistensi UMKM

Keterbatasan penelitian – Penelitian ini terbatas pada jumlah sampel yang relatif kecil (60 UMKM). Selain itu, model penelitian hanya mengadopsi konstruk utama Technology Acceptance Model (TAM) dengan penambahan persepsi biaya dan risiko, sehingga variabel lain seperti literasi digital, kepercayaan, dan pengaruh sosial belum diakomodasi. Disarankan memperluas wilayah, jumlah sampel, serta mengembangkan model dengan variabel tambahan dan pendekatan metode campuran.

Implikasi – Temuan penelitian memberikan implikasi praktis bagi pemerintah dan penyedia layanan pembayaran digital untuk meningkatkan literasi digital, transparansi biaya, serta penguatan keamanan transaksi guna menekan resistensi UMKM.

Kebaruan – Penelitian ini menekankan perspektif resistensi UMKM terhadap QRIS dengan memasukkan persepsi biaya dan risiko sebagai faktor dominan dalam kerangka TAM.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Alfira, R. D., & Susilo, D. (2023). Faktor teknologi, organisasi, dan lingkungan dalam adopsi QRIS oleh UMKM: Pendekatan TOE Framework. Jurnal Manajemen dan Bisnis Indonesia, 9(1), 75–88. https://doi.org/10.21009/jmbi.091.06

AlSoufi, A., & Ali, H. (2014). Customers perception of M-banking adoption in Saudi Arabia: An empirical study. International Journal of Business and Management, 9(5), 21–28. https://doi.org/10.5539/ijbm.v9n5p21

Arwanto, M., Andajani, E., & Rahayu, S. (2025). Factors that influence adoption intention towards QR code payment at merchants in Indonesia. Southeast Asian Journal of Service Management, 2(1), 1-15.

Branch, J., Pritchett, R., & Davis, D. (2020). Digital transformation in higher education: A framework for the role of technology in institutional change. Journal of Educational Technology Development and Exchange (JETDE), 13(1), 29–45. https://doi.org/10.18785/jetde.1301.03

Cennamo, C., Ozalp, H., & Kretschmer, T. (2020). Platform architecture and quality trade‐offs of multihoming complements. Information Systems Research, 31(2), 585–603. https://doi.org/10.1287/isre.2019.0899

Creswell, J. W. (2014). Research design: Qualitative, quantitative, and mixed methods approaches (4th ed.). Sage Publications.

Dahlberg, T., Guo, J., & Ondrus, J. (2015). A critical review of mobile payment research. Electronic Commerce Research and Applications, 14(5), 265–284.

Davis, F. D. (1989). Perceived usefulness, perceived ease of use, and user acceptance of information technology. MIS Quarterly, 13(3), 319–340.

Fadrizha Nanda, & Evriyenni. (2022). Analisis penggunaan QRIS pada UMKM sektor makanan dan minuman di Banda Aceh. Jurnal Ilmiah Mahasiswa Ekonomi dan Bisnis Islam, 7(2), 55–64. https://doi.org/10.24815/jimeka.v7i2.

Featherman, M. S., & Pavlou, P. A. (2003). Predicting e-services adoption: A perceived risk facets perspective. International Journal of Human-Computer Studies, 59(4), 451–474

Ferrinadewi, Erna; Budiman A., Murtadho M. (2025) Metodologi Penelitian. Yasayan Adi Dharma. Jogjakarta

Gefen, D., Karahanna, E., & Straub, D. W. (2003). Trust and TAM in online shopping. MIS Quarterly, 27(1), 51–90.

Gujarati, D. N., & Porter, D. C. (2009). Basic econometrics (5th ed.). McGraw-Hill.

Ghozali, I. (2018). Aplikasi analisis gefen dengan program IBM SPSS (9th ed.). Badan Penerbit Universitas Diponegoro.

Green, S. B. (1991). How many subjects does it take to do a regression analysis? Multivariate Behavioral Research, 26(3), 499–510. https://doi.org/10.1207/s15327906mbr2603_7

Hair, J. F., Black, W. C., Babin, B. J., & Anderson, R. E. (2019). Multivariate data analysis (8th ed.). Cengage.

Indriyani, R., Widyastuti, U., & Yusuf, M. (2024). Analisis Penggunaan Digital Payment: Modifikasi Teori Technology Acceptance Model. Jurnal Masharif Al-Syariah: Jurnal Ekonomi Dan Perbankan Syariah, 9(3). https://doi.org/10.30651/jms.v9i3.22988

Kim, C., Mirusmonov, M., & Lee, I. (2010). An empirical examination of factors influencing the intention to use mobile payment. Computers in Human Behavior, 26(3), 310–322.

Maulidin, M., Fitria, R., & Ilhadi, V. (2025). Analisis Penerimaan Teknologi QRIS Sebagai Alat Pembayaran Digital Dengan Metode TAM . Jurnal Algoritma, 22(2), 1875–1885. https://doi.org/10.33364/algoritma/v.22-2.2441

Malhotra, N. K. (2010). Marketing research: An applied orientation (6th ed.). Pearson Education.

Mangambe, D. J., Pontoh, W., & Datu, C. (2023). Pengaruh perceived usefulness, perceived ease of use, dan perceived risk terhadap penggunaan pembayaran non-tunai pada UMKM. Jurnal Manajemen Bisnis dan Keuangan Korporat, 5(2), 67–78.

Marakarkandy, B., Yajnik, N., & Dasgupta, C. (2017). Enabling Internet Banking Adoption: An Empirical Examination With An Augmented Technology Acceptance Model (TAM). Journal of Enterprise Information Management, 30(2). 263-294.

Oliveira, T., Thomas, M., Baptista, G., & Campos, F. (2016). Mobile payment: Understanding the determinants of customer adoption. Computers in Human Behavior, 61, 404–414.

Pontoh, M. A. H., Worang, F. G., & Tumewu, F. J. (2022). The Influence of Perceived Ease of Use, Perceived Risk and Consumer Trust towards Merchant Intention in using QRIS as a Digital Payment Method

Rahardjo, W. S. (2025). Analisis manfaat dan kendala adopsi QRIS pada UMKM: Temuan survei lapangan di wilayah Ciayumajakuning. Journal of Economics and Business UBS, 14(6), 1610-1620.

Rahimi, Y., Restuti, S., & Wasnury, R. (2024). Analisis Penggunaan QRIS (Quick Response Indonesian Standard) Dengan Pendekatan Technology Acceptance Model (TAM). Jurnal Manajemen Pemasaran dan Perilaku Konsumen, 3(1), 177-187..

Reis, J., Amorim, M., Melão, N., & Matos, P. (2020). Digital transformation: A literature review and guidelines for future research. In Rocha, Á., Adeli, H., Reis, L. P., & Costanzo, S. (Eds.), Trends and advances in information systems and technologies (pp. 411–421). Springer. https://doi.org/10.1007/978-3-030-45697-9_41

Riaz, N., Sabir, H. M., & Shehzadi, A. (2025). Behavioral Intentions and Determinants of Consumer Preference for Islamic Banks in Faisalabad. Journal of Contemporary Macroeconomic Issues, 6(2), 39-48.

Sari, M., Rani, M., Kurniasih, P., & Jannah, S. R. (2024). Potensi QRIS dalam meningkatkan daya saing UMKM. PENG: Jurnal Ekonomi Dan Manajemen, 1(2), 637-643.

Setiawan, A., & Mahyuni. (2020). Persepsi pelaku UMKM terhadap implementasi QRIS sebagai sistem pembayaran digital. E-Jurnal Ekonomi dan Bisnis Universitas Udayana, 9(12), 2134–2150. https://ojs.unud.ac.id/index.php/EEB/article/view/

Sidin, M. A., Nugroho, Y., & Wahyudi, A. (2023). Analisis faktor-faktor yang mempengaruhi penggunaan QRIS pada UMKM sektor F&B di Kota Malang menggunakan pendekatan TAM. Jurnal Sistem Informasi dan Teknologi (JUST-SI), 12(1), 45–56. https://doi.org/10.31289/justsi.v12i1

Suriyani, N. N., & Sumantra, K. (2022). Analisis pemanfaatan QRIS dalam transaksi digital oleh UMKM di pasar tradisional. Jurnal Ekonomi dan Bisnis Digital, 4(1), 35–47. https://doi.org/10.12345/jebd.v4i1

Setyaningtyas, R. A., & Suranto, S. (2024). The Influence of Perceived Benefits, Perceived Ease of Use, And Perceived Risk on MSME Decisions in Using QRIS as a Digital Payment System in Surakarta. Indonesian Interdisciplinary Journal of Sharia Economics (IIJSE), 7(1), 4611-4626

Sugiyono. (2019). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif, dan R&D. Alfabeta.

Sekaran, U., & Bougie, R. (2016). Research methods for business: A skill-building approach (7th ed.). Wiley.

Schierz, P. G., Schilke, O., & Wirtz, B. W. (2010). Understanding consumer acceptance of mobile payment services. Electronic Commerce Research and Applications, 9(3), 209–216.

Slade, E. L., Dwivedi, Y. K., Piercy, N. C., & Williams, M. D. (2015). Modeling consumers’ adoption intentions of remote mobile payments. Computers in Human Behavior, 65, 720–733.

Sholihah, E., & Nurhapsari, R. (2023). Percepatan Implementasi Digital Payment Pada UMKM: Intensi Pengguna QRIS Berdasarkan Technology Acceptance Model. Nominal: Barometer Riset Akuntansi Dan Manajemen, 12(1), 1–12. https://doi.org/10.21831/nominal.v12i1.52480

Venkatesh, V., & Davis, F. D. (2000). A theoretical extension of the Technology Acceptance Model. Management Science, 46(2), 186–204.

Venkatesh, V., Thong, J. Y. L., & Xu, X. (2012). Consumer acceptance and use of information technology. MIS Quarterly, 36(1), 157–178.

Vial, G. (2019). Understanding digital transformation: A review and a research agenda. The Journal of Strategic Information Systems, 28(2), 118–144. https://doi.org/10.1016/j.jsis.2019.01.003

Warner, K. S. R., & Wäger, M. (2019). Building dynamic capabilities for digital transformation: An ongoing process of strategic renewal. Long Range Planning, 52(3), 326–349. https://doi.org/10.1016/j.lrp.2018.12.001

Waluyo. (2022). EvaluasiPenggunaan QRIS pada m-Banking Bank Syariah: Pendekatan Technology Acceptance Model. Mutanaqishah: Journal of Islamic Banking, 2(2), 80-92.https://doi.org/10.54045/mutanaqishah.v2i2.530

Zhou, T. (2014). Understanding the determinants of mobile payment continuance usage. Industrial Management & Data Systems, 114(6), 936–948. https://doi.org/10.1108/IMDS-02-2014-0068

Downloads

Published

2026-04-01

How to Cite

Hadyan, A. A., Ferrinadewi, E., Kurniawan, Y., & Putri, S. C. (2026). Transformasi digital UMKM melalui adopsi QRIS di Surabaya: Resistensi penggunaan QRIS sebagai alat pembayaran. Jurnal Bisnis Mahasiswa, 6(2), 730–747. https://doi.org/10.60036/jbm.1080