Pengaruh faktor physical evidence terhadap keputusan konsumen melakukan pembelian kembali di Mbak Ningsih Kosmetik, Rantepao

Authors

  • Ria Tolla Universitas Kristen Indonesia Toraja, Tana Toraja, Indonesia
  • Helba Rundupadang Universitas Kristen Indonesia Toraja, Tana Toraja, Indonesia
  • Mey E. Limbongan Universitas Kristen Indonesia Toraja, Tana Toraja, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.60036/jbm.1063

Keywords:

Physical Evidence, Bukti Fisik, Keputusan Pembelian

Abstract

Tujuan – Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis pengaruh Physical Evidence (Bukti Fisik) terhadap keputusan konsumen untuk melakukan pembelian kembali di Kosmetik Rantepao.

Desain/metodologi/pendekatan – Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif. Data primer dikumpulkan melalui penyebaran kuesioner kepada 100 responden yang merupakan pelanggan Kosmetik yang telah melakukan pembelian ulang. Analisis data dilakukan menggunakan regresi linier sederhana, uji t, uji F, koefisien korelasi, koefisien determinasi (R²), serta uji asumsi klasik dengan bantuan perangkat lunak SPSS.

Temuan – Hasil penelitian menunjukkan bahwa Physical Evidence berpengaruh signifikan terhadap keputusan pembelian kembali, dibuktikan dengan nilai t_hitung 5,869 > t_tabel 1,660 dan signifikansi 0,000 < 0,05. Nilai koefisien korelasi sebesar 0,510 menunjukkan hubungan pada kategori sedang. Koefisien determinasi (R2) sebesar 0,260 menunjukkan bahwa Physical Evidence berkontribusi sebesar 26% terhadap keputusan pembelian kembali, sementara 74% sisanya dipengaruhi oleh faktor lain di luar penelitian ini. Temuan ini menegaskan bahwa elemen lingkungan fisik toko sangat krusial dalam membangun niat beli ulang pelanggan.

Keterbatasan penelitian – Penelitian ini hanya berfokus pada satu variabel independen, yaitu physical evidence, dan terbatas pada satu lokasi usaha ritel kosmetik di Rantepao, sehingga hasilnya tidak dapat digeneralisasi untuk industri ritel skala besar atau wilayah geografis yang berbeda.

Implikasi – Secara praktis, pemilik Mbak Ningsih Kosmetik direkomendasikan untuk melakukan perbaikan pada tata ruang, kebersihan, pencahayaan, dan fasilitas pendukung untuk meningkatkan kenyamanan belanja. Secara teoritis, penelitian ini memberikan bukti empiris tambahan mengenai pentingnya bauran pemasaran jasa (Physical Evidence) dalam mempertahankan loyalitas konsumen di sektor ritel kosmetik.

Kebaruan – Originalitas penelitian ini terletak pada pengujian variabel physical evidence secara mendalam pada toko kosmetik lokal di daerah Rantepao, yang menyoroti bagaimana aspek visual dan kenyamanan fasilitas fisik dapat menjadi penentu utama loyalitas konsumen di pasar tradisional-modern yang kompetitif.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Ahmad, R. (2019). Pengaruh Kualitas Layanan, Physical Evidence dan Promoasi Terhadap Keputusan Pembelian di Gerai Matahari Departemen Store Makassar.

Bagus, I., Udayana, N., Tria, L., Hutami, H., Yani, Y. E., Sarjanawiyata, U., & Yogyakarta, T. (2022). Website Quality, Brand Image, and Brand Trust on Repurchase Intention Through Customer Satisfaction as Intervening Variabels. 6(2). https://journal.unismuh.ac.id/index.php/profitability

Febrinurhayati, F., et al. (2024). Pengaruh Physical Evidence, Promosi dan Harga terhadap Keterikatan Pelanggan Mie Gacoan Purwokerto. Jurnal Ekonomi Islam, 12(1), 45-56.

Isnaini, R. (2024). Pengaruh Physical Evidence terhadap Kepuasan Konsumen di Layanan Jasa. Jurnal Manajemen Pelayanan, 9(2), 112-123.

Kotler, P., & Keller, K. L. (2016). Marketing Management (15th ed.). Pearson.

Larasati, L. (2023). Pengaruh Physical Evidence terhadap Repurchase Intention di Whiz Prime Hotel Padang. Jurnal Ilmu Manajemen, 18(3), 234-245.

May, S., et al. (2017). Impact of Physical Evidence on Consumer Purchase Decision. International Journal of Marketing Studies, 9(2), 45-56.

Nugroho, A., & Japarianto, E. (2013). Strategic Management of Physical Evidence in Service Marketing. Journal of Business Strategy, 12(4), 123-134.

Nur Hasan, A. (2019). People, Process, dan Physical Evidence. Jurnal Administrasi Bisnis, 12(3), 23–35.

Oliver, R. L. (2014). Satisfaction: A Behavioral Perspective on the Consumer. Routledge.

Pada, S., Pangkas, K., Arjuna, R., Halim, W., & Lampung, B. (2019). Pengaruh People , Process , Dan Physical Evidence ( Skripsi ) Oleh Nur Hasan Abstrak Pengaruh People , Process , Dan Physical Evidence Nur Hasan Kata Kunci : People , Process dan Physical Evidence dan Kepuasan Konsumen .

Parasuraman, A., Zeithaml, V. A., & Berry, L. L. (2015). SERVQUAL: A multiple-item scale for measuring consumer perceptions of service quality. Journal of Retailing, 64(1), 12-40.

Rahmawaty, R. (2015). Faktor-faktor yang mempengaruhi keputusan pembelian ulang. Jurnal Manajemen Bisnis, 28(3), 234-245.

Rahmawati, W., & Shierli, W. (2024). Pengaruh Physical Evidence, Kualitas Produk dan Promosi Terhadap Keputusan Pembelian di Lawson Cabang Serpong. 1(2), 308–325.

Schiffman, L. G., & Kanuk, L. L. (2014). Consumer Behavior (11th ed.). Pearson.

Sari, M. (2015). Pengaruh Physical Evidence Terhadap Kepuasan Pelanggan di LotteMart Wholesale. Jurnal Ilmu dan Riset Manajemen, 4(10).

Sugiyono. (2018). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D.

Sugiyono. (2019). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta.

Sugiyono. (2021). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta, Edisi kedua.

Wangsadi, A. (2024). Pengaruh Kualitas Physical Evidence terhadap Keputusan Pembelian Ulang di Ritel Lokal. Jurnal Ilmu Manajemen, 20(1), 78-88.

Zeithaml, V. A., Bitner, M. J., & Gremler, D. D. (2020). Services Marketing: Integrating Customer Focus Across the Firm (7th ed.). McGraw-Hill.

Downloads

Published

2026-02-17

How to Cite

Tolla, R., Rundupadang, H., & Limbongan, M. E. (2026). Pengaruh faktor physical evidence terhadap keputusan konsumen melakukan pembelian kembali di Mbak Ningsih Kosmetik, Rantepao. Jurnal Bisnis Mahasiswa, 6(1), 608–615. https://doi.org/10.60036/jbm.1063