Pengaruh work-life balance terhadap turnover intention dengan kepuasan kerja sebagai variabel intervening

(Studi pada karyawan lembaga pendidikan multibahasa swasta)

Authors

  • Clarissa Aurelia Williem STIE Professional Manajemen College Indonesia, Medan, Indonesia
  • Syawaluddin STIE Professional Manajemen College Indonesia, Medan, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.60036/jbm.1054

Keywords:

Work-Life Balance, Kepuasan Kerja, Turnover Intention, Sumber Daya Manusia

Abstract

Tujuan – Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh work-life balance terhadap turnover intention dengan kepuasan kerja sebagai variabel intervening pada karyawan lembaga pendidikan multibahasa swasta.

Desain/metodologi/pendekatan – Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei. Data dikumpulkan melalui kuesioner yang disebarkan kepada karyawan dan dianalisis menggunakan regresi linier serta analisis jalur untuk menguji pengaruh langsung dan tidak langsung antarvariabel penelitian.

Temuan – Hasil penelitian menunjukkan bahwa work-life balance berpengaruh negatif terhadap turnover intention dan berpengaruh positif terhadap kepuasan kerja. Kepuasan kerja juga terbukti berpengaruh negatif terhadap turnover intention. Selain itu, kepuasan kerja berperan sebagai variabel intervening yang memediasi hubungan antara work-life balance dan turnover intention. Temuan ini mengindikasikan bahwa keseimbangan antara kehidupan kerja dan kehidupan pribadi mampu meningkatkan kepuasan kerja sekaligus menekan niat karyawan untuk meninggalkan organisasi.

Keterbatasan penelitian – Penelitian ini memiliki keterbatasan pada ruang lingkup objek penelitian yang hanya dilakukan pada satu lembaga pendidikan multibahasa swasta serta penggunaan data persepsi responden yang berpotensi mengandung bias subjektif.

Implikasi – Secara praktis, hasil penelitian ini memberikan implikasi bagi manajemen lembaga pendidikan untuk mengembangkan kebijakan work-life balance yang berorientasi pada peningkatan kepuasan kerja sebagai strategi dalam menekan turnover intention. Secara teoretis, penelitian ini memperkaya kajian manajemen sumber daya manusia terkait mekanisme psikologis yang menghubungkan work-life balance dan turnover intention.

Kebaruan – Kebaruan penelitian ini terletak pada pengujian peran kepuasan kerja sebagai variabel intervening dalam hubungan antara work-life balance dan turnover intention dalam konteks lembaga pendidikan multibahasa swasta yang masih relatif terbatas dikaji dalam literatur empiris.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Allen, T. D., French, K. A., Dumani, S., & Shockley, K. M. (2020). A cross-national meta-analytic examination of predictors and outcomes associated with work–family conflict. Journal of Applied Psychology, 105(6), 539–576. https://doi.org/10.1037/apl0000442

Allen, T. D., Herst, D. E. L., Bruck, C. S., & Sutton, M. (2000). Consequences associated with work-to-family conflict: A review and agenda for future research. Journal of Occupational Health Psychology, 5(2), 278–308. https://doi.org/10.1037/1076-8998.5.2.278

Bakker, A. B., & Demerouti, E. (2017). Job demands–resources theory: Taking stock and looking forward. Journal of Occupational Health Psychology, 22(3), 273–285. https://doi.org/10.1037/ocp0000056

Cahyadi, A., Putra, I. M., & Lestari, N. P. A. (2023). Work-life balance, job satisfaction, and employee performance: Evidence from service organizations. International Journal of Productivity and Performance Management, 72(4), 1012–1029. https://doi.org/10.1108/IJPPM-09-2021-0514

Cropanzano, R., & Mitchell, M. S. (2005). Social exchange theory: An interdisciplinary review. Journal of Management, 31(6), 874–900. https://doi.org/10.1177/0149206305279602

Cropanzano, R., Anthony, E. L., Daniels, S. R., & Hall, A. V. (2017). Social exchange theory: A critical review with theoretical remedies. Academy of Management Annals, 11(1), 479–516. https://doi.org/10.5465/annals.2015.0099

Deery, M., & Jago, L. (2015). Revisiting talent management, work-life balance and retention strategies. International Journal of Contemporary Hospitality Management, 27(3), 453–472. https://doi.org/10.1108/IJCHM-12-2013-0538

Greenhaus, J. H., & Allen, T. D. (2011). Work–family balance: A review and extension of the literature. In J. C. Quick & L. E. Tetrick (Eds.), Handbook of occupational health psychology (pp. 165–183). American Psychological Association. https://doi.org/10.1037/12304-009

Greenhaus, J. H., & Powell, G. N. (2006). When work and family are allies: A theory of work–family enrichment. Academy of Management Review, 31(1), 72–92. https://doi.org/10.5465/amr.2006.19379625

Guest, D. E. (2017). Human resource management and employee well-being: Towards a new analytic framework. Human Resource Management Journal, 27(1), 22–38. https://doi.org/10.1111/1748-8583.12139

Haar, J. M., Russo, M., Suñe, A., & Ollier-Malaterre, A. (2014). Outcomes of work–life balance on job satisfaction, life satisfaction and mental health. Journal of Vocational Behavior, 85(3), 361–373. https://doi.org/10.1016/j.jvb.2014.08.010

Halim, F., & Antolis, J. (2021). Work-life balance and turnover intention: The mediating role of job satisfaction. Journal of Asian Finance, Economics and Business, 8(6), 157–165. https://doi.org/10.13106/jafeb.2021.vol8.no6.0157

Hom, P. W., Lee, T. W., Shaw, J. D., & Hausknecht, J. P. (2017). One hundred years of employee turnover theory and research. Journal of Applied Psychology, 102(3), 530–545. https://doi.org/10.1037/apl0000103

Judge, T. A., Weiss, H. M., Kammeyer-Mueller, J. D., & Hulin, C. L. (2017). Job attitudes, job satisfaction, and job affect: A century of continuity and change. Journal of Applied Psychology, 102(3), 356–374. https://doi.org/10.1037/apl0000181

Lambert, E. G., Qureshi, H., Frank, J., Keena, L. D., & Hogan, N. L. (2019). The relationship of work–family conflict with job stress, job satisfaction, and turnover intent among correctional staff. Criminal Justice Review, 44(2), 221–244. https://doi.org/10.1177/0734016819828039

Mobley, W. H. (2020). Intermediate linkages in the relationship between job satisfaction and employee turnover. Journal of Applied Psychology, 62(2), 237–240. https://doi.org/10.1037/0021-9010.62.2.237

Mobley, W. H., Griffeth, R. W., Hand, H. H., & Meglino, B. M. (1979). Review and conceptual analysis of the employee turnover process. Psychological Bulletin, 86(3), 493–522.

Robbins, S. P., & Judge, T. A. (2017). Organizational behavior (17th ed.). Pearson Education.

Spector, P. E. (1997). Job satisfaction: Application, assessment, causes, and consequences. Sage Publications.

Sugiyono. (2022). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif, dan R&D. Alfabeta.

Widyanti, R., & Made, N. (2022). Job satisfaction and turnover intention: Evidence from educational institutions. Jurnal Manajemen dan Kewirausahaan, 24(2), 85–96. https://doi.org/10.9744/jmk.24.2.85-96

Yusuf, R. M., & Syarif, D. (2018). Komitmen organisasi: Definisi, pengaruh, dan implikasi manajerial. Jurnal Ilmu Manajemen, 6(1), 45–56.

Downloads

Published

2026-02-17

How to Cite

Williem, C. A., & Syawaluddin. (2026). Pengaruh work-life balance terhadap turnover intention dengan kepuasan kerja sebagai variabel intervening: (Studi pada karyawan lembaga pendidikan multibahasa swasta). Jurnal Bisnis Mahasiswa, 6(1), 556–568. https://doi.org/10.60036/jbm.1054