Analisis komparatif cadangan devisa Indonesia di era ACFTA dalam perspektif ekonomi Islam
DOI:
https://doi.org/10.60036/jbm.1036Keywords:
Cadangan Devisa, Perdagangan Internasional, IndustriAbstract
Tujuan – Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui dan menganalisis sejauh mana kebijakan ACFTA memberikan dinamika terhadap cadangan devisa Indonesia selama kurun waktu 10 tahun terakhir.
Desain/metodologi/pendekatan – Dalam penelitian, digunakan metode kuantitatif deskriptif untuk membandingkan data cadangan devisa dan menganalisis perbedaan. Data perbandingan akan disertai dengan penjelasan deskriptif, dilengkapi dengan data pendukung lainnya dan kajian literatur yang relevan. Untuk uji analisis data, akan dilakukan menggunakan aplikasi eviews untuk menguji signifikansi perbedaan yang terjadi dalam perbandingan data selama 10 tahun.
Temuan – Hasil penelitian adalah cadangan devisa Indonesia berada dalam kategori yang aman berdasarkan standar yang ditetapkan oleh International Monetary Fund. Selain itu, kestabilan cadangan devisa ini juga diiringi dengan meningkatnya nilai ekspor dan impor dalam periode yang sama. Hasil uji mengatakan bahwa terdapat perbedaan signifikan yang terjadi dan dapat disimpulkan bahwa eksistensi kebijakan ACFTA cukup membawa pengaruh meskipun tidak dapat terlepas dari beberapa faktor eksternal. Dalam sudut pandang ekonomi Islam, perdagangan dianggap sebagai suatu hal yang mubah sebagai bentuk pemenuhan kebutuhan hidup dan memperoleh kekayaan dengan cara yang halal. Islam juga sangat mengakui adanya kebebasan dalam berdagang, namun tetap dalam koridor syariah dan kebebasan yang terarah dan bertanggung jawab.
Keterbatasan penelitian – Penelitian ini memiliki keterbatasan dalam hal teori yang digunakan, jumlah sampel yang masih sedikit, dan pemilihan variabel.
Implikasi – Dari penelitian ini diharapkan pemerintah dapat konsisten menjaga kualitas industri dalam negeri baik dari regulasi yang diberikan maupun dukungan fasilitas pemerintah yang menjembatani industri-industri lokal untuk berkembang ke kancah internasional. Dan penelitian selanjutnya bisa lebih memperkaya teori, memasukkan lebih banyak sampel, serta mencari variabel independen yang memiliki akurasi tinggi.
Kebaruan – Hal baru dalam penelitian ini adalah menggunakan variabel Cadangan Devisa untuk melakukan uji komparatif pada fenomena kebijakan ACFTA serta pendekatan ekonomi Islam dalam membahas kebebasan pada ruang lingkup perdagangan internasional.
Downloads
References
Amogne, H. S., & T. H. (2021). Impact of alternative regional trade arrangements on the Ethiopian economy. Journal of Economic Structures, 2. https://journalofeconomicstructures.springeropen.com/counter/pdf/10.1186/s40008-020-00232-2.pdf
Ananda, P. D. (2023). Analisis pengaruh kurs, ekspor dan impor terhadap cadangan devisa di Indonesia periode tahun 1992–2021. Jurnal Ilmu Manajemen, Ekonomi, dan Kewirausahaan, 50. https://www.researchgate.net/publication/366807305
Andreas, S. P., & T. H. (2023). Aspects influencing the foreign exchange reserves of Indonesia. GROWTH, 84–85. https://www.researchgate.net/publication/377390347
Astuti, M. (2022). Perdagangan bebas dalam pandangan Islam. Iuris Studia Jurnal Kajian Hukum, 228–233. https://jurnal.bundamediagrup.co.id/index.php/iuris/article/view/253
Badan Pusat Statistik. (2019). Laporan perekonomian Indonesia 2019. BPS RI. https://www.bps.go.id/id/publication/2019/09/16/7cc68afc43aa0d8b9e8eaf47/laporan-perekonomian-indonesia-2019.html
Badan Pusat Statistik. (2023). Laporan perekonomian Indonesia 2023. Badan Pusat Statistik. https://www.bps.go.id/id/publication/2023/09/21/a62efbad86d18bc35581c33a/laporan-perekonomian-indonesia-2023.html
Badan Pusat Statistik Indonesia. (2014, 8 September). Volume impor menurut negara asal utama (berat bersih: ribu ton), 2017–2024. Badan Pusat Statistik. https://www.bps.go.id/id/statistics-table/1/MTAzNSMx/volume-impor-menurut-negara-asal-utama--berat-bersih-ribu-ton---2017-2023.html
Badan Pusat Statistik Indonesia. (2025, 28 Februari). Posisi cadangan devisa, 2024. Badan Pusat Statistik. https://www.bps.go.id/id/statistics-table/2/MTA5MSMy/posisi-cadangan-devisa.html
Badan Pusat Statistik Indonesia. (2025, 7 Juli). Statistik perdagangan luar negeri Indonesia impor 2024, Buku I. Badan Pusat Statistik. https://www.bps.go.id/id/publication/2025/07/07/526bc1e0e937d64b8b2a8e61/statistik-perdagangan-luar-negeri-indonesia-impor-2024--buku-i.html
Badan Pusat Statistik Indonesia. (2026, 2 Februari). Nilai ekspor, 2025. Badan Pusat Statistik. https://www.bps.go.id/id/statistics-table/2/MTk2IzI=/nilai-ekspor--november-2025.html
Badan Pusat Statistik Indonesia. (2026, 2 Februari). Nilai impor, 2024. Badan Pusat Statistik. https://www.bps.go.id/id/statistics-table/2/NDk3IzI=/nilai-impor--november-2025.html
Bandiyah, A. N., dkk. (2025). Analisis perdagangan internasional antara negara berkembang dan negara maju: Pendekatan Heckser-Olin terhadap modal dan tenaga kerja. Neraca Manajemen, Ekonomi. https://ejournal.cahayailmubangsa.institute/index.php/musytari/article/view/1031
Bank Indonesia. (2016). Laporan perekonomian Indonesia tahun 2015: Bersinergi mengawal stabilitas mewujudkan reformasi struktural. Departemen Komunikasi. https://www.bi.go.id/id/publikasi/laporan/Documents/3_Bagian_I.pdf
Bank Indonesia. (2017). Laporan perekonomian Indonesia 2016: Bersinergi memperkuat resiliensi mendorong momentum pemulihan ekonomi. Departemen Komunikasi. https://www.bi.go.id/id/publikasi/laporan/Pages/LPI_2016.aspx
Bank Indonesia. (2018). Laporan perekonomian Indonesia tahun 2017: Mengoptimalkan momentum, memperkuat struktur. Departemen Komunikasi. https://www.bi.go.id/id/publikasi/laporan/Documents/3_LPI2017_BAB1.pdf
Bank Indonesia. (2019). Laporan perekonomian Indonesia tahun 2018: Sinergi untuk ketahanan dan pertumbuhan. Departemen Komunikasi. https://www.bi.go.id/id/publikasi/laporan/Documents/3_LPI2018_BAB1.pdf
Bank Indonesia. (2021). Laporan perekonomian Indonesia 2020: Bersinergi membangun optimisme pemulihan ekonomi. Departemen Kebijakan Ekonomi dan Moneter. https://www.bi.go.id/id/publikasi/laporan/Pages/LPI_2020.aspx
Bank Indonesia. (2022). Laporan perekonomian Indonesia 2021: Bangkit dan optimis: Sinergi dan inovasi untuk pemulihan ekonomi. Departemen Kebijakan Ekonomi dan Moneter. https://www.bi.go.id/id/publikasi/laporan/Pages/LPI_2021.aspx
Bank Indonesia. (2024). Laporan perekonomian 2023: Sinergi memperkuat ketahanan dan kebangkitan ekonomi nasional. Departemen Kebijakan Ekonomi dan Moneter. https://www.bi.go.id/id/publikasi/laporan/Pages/LPI_2023.aspx
Chaidir, A. B., & H. W. (2025). Dampak ASEAN China Free Trade Agreement (ACFTA) terhadap pertumbuhan ekonomi Indonesia. Jurnal Ekonomi, Akuntansi dan Manajemen, 135–144.
Direktorat Jenderal Perundingan Perdagangan Internasional. (2019, 1 Agustus). FTA Support Center. Kementerian Perdagangan. https://ftasupportcenter.kemendag.go.id/acfta
Elysia, N. S., dkk. (2025). Pemikiran ekonomi Ibnu Taimiyah. Neraca Akuntansi Manajemen, Ekonomi. https://ejournal.cahayailmubangsa.institute/index.php/musytari/article/view/2775/2404
Gandhi, D. V. (2006). Pengelolaan cadangan devisa di Bank Indonesia. Pusat Pendidikan dan Studi Kebanksentralan (PPSK). https://www.bi.go.id/id/edukasi/Documents/17.%20Pengelolaan%20Cadangan%20Devisa%20di%20bank%20Indonesia.pdf
Ibrahim, A., & A. E. (2021). Pengantar ekonomi Islam. Departemen Ekonomi dan Keuangan Syariah–Bank Indonesia. https://www.researchgate.net/profile/Azharsyah-Ibrahim/publication/356818167
International Monetary Fund. (2011, 7 April). IMF News. https://www.imf.org/en/news/articles/2015/09/28/04/53/sopol040711b
Julina, S. (2022). ACFTA (ASEAN China Free Trade Area): Menguntungkan atau merugikan Indonesia? Ditinjau dari perspektif neoliberalisme. Jurnal Ilmu Hubungan Internasional, 4. https://ejournal-jayabaya.id/Alternatif/article/view/20/20
Juliansyah Hijri, M. P. (2020). Analisis faktor-faktor yang mempengaruhi cadangan devisa Indonesia: Bukti kointegrasi dan kausalitas. Jurnal Ekonomi Regional Unimal, 34. https://ojs.unimal.ac.id/ekonomi_regional/article/view/3204
Junarti, Y. M. (2023). Konsep industrialisasi dan transformasi struktural di Indonesia. Jurnal Mahasiswa, 271. https://ejurnal.provisi.ac.id/index.php/jurnalmahasiswa/article/view/615/502
Kartini, W. A. (2025). Kebebasan dalam ekonomi Islam. Jurnal Studi Ekonomi dan Bisnis Islam, 60.
Masunda, S., & M. G. (2024). Effects of free trade on export efficiency of COMESA member states. Journal of Shipping and Trade, 1. https://jshippingandtrade.springeropen.com/counter/pdf/10.1186/s41072-024-00164-1.pdf
Maulanasyah, A. B., Putri, S. Y., & Situmeang, N. (2023). Strategi pemerintah Indonesia dalam membatasi impor telepon genggam Tiongkok berlebih pasca kerja sama ASEAN-China Free Trade Area (ACFTA) periode 2018–2021. Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan, 9(17), 941–955. https://doi.org/10.5281/zenodo.8405243
Naf'an. (2014). Ekonomi makro tinjauan ekonomi syariah. Graha Ilmu.
Nita, T. W. (2024). Tinjauan ekonomi Islam terhadap ekspor-impor sebagai pendapatan negara Indonesia. Jurnal Ekonomi Islam, 88–89.
Rokan, M. K. (2013). Bisnis ala Nabi. Penerbit Bunyan. http://repository.uinsu.ac.id/1625/1/Buku%20Bisnis%20Ala%20Nabi.pdf
Rusydiana, A. S. (t.t.). Perdagangan internasional: Komparasi teori ekonomi modern dengan perspektif Islam. Jaringan Dokumentasi dan Informasi Hukum Kementerian Perdagangan, 3. https://www.academia.edu/22200915
Shihab, M. Q. (2002). Tafsir Al-Mishbah: Pesan, kesan, dan keserasian Alquran. Penerbit Lentera Hati.
Sugiyono. (2013). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif dan R&D. Alfabeta.
Supiyadi, D., dkk. (2020). Peran ekspor dan impor terhadap pertumbuhan ekonomi di Indonesia (2007–2017). Jurnal Indonesia Membangun, 3. https://www.academia.edu/143654127
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Deby Nurmaya Sari Sari, Evi Ekawati, Taufiqur Rahman

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.



